Kompas.com - 26/04/2017, 20:39 WIB
|
EditorErlangga Djumena

MEDAN, KOMPAS.com - Ratusan guru honorer dengan didampingi aktivis melakukan aksi demonstrasi di gedung DPRD dan Kantor Gubernur Sumatera Utara terkait pemecatan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Simalungun kepada 700-an guru honorer.

Mereka menuntut DPRD Sumut agar memanggil dan memeriksa Bupati Simalungun Jopinus Ramli Saragih karena telah memecat mereka.

"Pemecatan ini tidak realistis karena sekolah tempat mereka mengajar masih kekurangan guru. Kami minta DPRD Sumut memanggil dan memeriksa Bupati JR Saragih," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Sumut, Liston Hutajulu, Rabu (26/4/2017).

"Kami diperlakukan tidak manusiawi. Kami yang mencerdaskan anak didik malah kami dipecat dan diintimidasi. Di mana hati nurani bupati? Pemkab Simalungun sudah melakukan maladministasi karena memberhentikan kami secara sepihak dengan alasan guru berlebih," sambung Jon Roi Purba, Ketua Lembaga Kajian Pendidikan dan Politik (LKP2).

Baca juga: Cerita Guru Honorer, dari Kisah Periuk Nasi hingga Batal Nikah

Enam bulan silam, sebutnya para guru honorer tersebut diberhentikan melalui surat edaran. Padahal mereka diangkat dengan SK.

Kemudian, pada awal 2017 Pemkab Simalungun kembali merekrut guru. Jon menilai, perekrutan ini membuktikan adanya kekurangan guru.

"Setelah dipecat dan telantarkan, gaji ke-700 guru honor itu pun tidak diberikan, sudah masuk enam bulan ini. Sudah tidak manusiawi lagi ini," katanya.

Mengenai alasan pemecatan, menurut Jon, karena anggaran untuk membayar gaji guru honor tidak cukup. Padahal APBD Simalungun telah menganggarkan Rp 8,3 miliar untuk gaji guru honor dengan nominal Rp 1 juta per bulan.

“Kami hitung, anggaran itu cukup untuk setahun. Ini alasan kami kenapa memperjuangkan hak dan nasib para guru. Tidak mungkin anggaran dihitung kurang dari satu tahun,” ucapnya.

Ketua Forum Guru Honor Simalungun (FHGS) Armando Silalahi mengatakan, pihaknya sudah melapor ke Ombudsman RI Perwakilan Sumut, DPRD Simalungun, DPRD Sumut, dan gubernur.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.