5 Kasus Keracunan Ikan Buntal di Tanah Air, Bocah 1 Tahun hingga Suami Istri Meninggal Jadi Korban

Kompas.com - 18/11/2020, 11:33 WIB
Bokjili, sup ikan buntal yang merupakan salah satu makanan ekstrem Korea. Doramakun.ruBokjili, sup ikan buntal yang merupakan salah satu makanan ekstrem Korea.
Editor Rachmawati

Setelah masak, korban menawari tiga rekannya. Namun hanya Muha yang menyantap lauik ikan buntal.

Setelah makan, kedua pria tersebut muntah-muntah dan kedua lidah korban juga tampak mengejang.

Mereka berdua langsung dibawa ke rumah sakit. Namun nyawa Rudiyanto tak tertolong sebelum sampai ke Puskesmas Montong.

"Untuk Muha masih dirawat, sedangkan Rudiyanto Wijaya meninggal dunia," kata AKP Mustijat.

Baca juga: Usai Santap Telur Ikan Buntal, Pria Asal Tuban Ini Meninggal Dunia

2. Di Probolinggo, suami istri meninggal makan ikan buntal

Di Kabupaten Probolinggo, empat orang warga Desa Brumbungan Kidul, kecamatan Maron keracunan ikan buntal pada Rabu (6/1/2019)

Dua orang di antaranya meninggal dunia yakni pasangan suami istri Baidowi dan Suhaina.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara dua rekannya yakni Mahduf dan M Habibulloh dirawat di RSUD Waluyo Jati Krksaan.

Kapolsek Maron AKP Sugeng Supriyantoro mengatakan ikan buntal yang mereka konsumsi adalah hasil pancingan Mahfud.

Ikan tersebut kemudian dimasak dan dimakan bersama-sama sebagai menu buka puasa. Kebetulan hari itu, mereka sedang puasa sunnah.

Beberapa jam kemudian mereka mual, sesak nafas, dan merasakan sakit di sekujur tubuh. Oleh warga, mereka dibawa ke Puskesmas Maron.

"Baidowi dan Suhaina meninggal dunia pada malam harinya. Mahfud dan Habibulloh selamat tapi masih dirawat di rumah sakit, mereka anak dari Baidlowi dan Sulaiman," kata Sugeng, Jumat (8/2/2019).

Baca juga: Dua Warga di Probolinggo Meninggal usai Makan Ikan Buntal

3. Bocah 1 tahun di TTS meninggal keracunan ikan buntal

Pufferfish atau ikan buntal di Tasitolu, Dili, Timor Leste.ARYA DARU PANGAYUNAN Pufferfish atau ikan buntal di Tasitolu, Dili, Timor Leste.
Roland Banamtuan bocah berusia 1 tahun asal Desa Oni, Kecamatan Kualin Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) NTT tewas karena keracunan usai menuantap ikan buntal.

Selain Roland, dua orang lainnya yakni Nance Kase (43) dan Erni Kase (17) juga meninggal usai konsumsi ikan yang sama termasuk seekor ikan peliharaan.

Sedangkan, tiga orang lainnya yang juga ikut menyantap ikan yakni Jingsi Banamtuan (13), Marti Banamtuan (12) dan Marto Boimau (14), menjalani perawatan medis di Puskesmas setempat.

"Dari hasil olah TKP dan dikuatkan dengan keterangan dari dokter Puskemas Kolbano, tiga orang ini diduga kuat meninggal karena keracunan ikan buntal," ungkap Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Jamari kepada Kompas.com, Jumat (27/9/2019).

Baca juga: 3 Warga Tewas di Timor Tengah Selatan akibat Keracunan Ikan Buntal

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X