Pelaksanaan “Jateng di Rumah Saja” Tegal: Padamkan Lampu hingga Tutup Jalan

Kompas.com - 04/02/2021, 19:22 WIB
Lampu penerangan Jalan Sultan Agung Kota Tegal, Jawa Tengah dipadamkan Pemerintah Kota Tegal menjelang 'Jateng di Rumah Saja', Rabu (3/2/2021) malam. KOMPAS.com/Tresno SetiadiLampu penerangan Jalan Sultan Agung Kota Tegal, Jawa Tengah dipadamkan Pemerintah Kota Tegal menjelang 'Jateng di Rumah Saja', Rabu (3/2/2021) malam.

 

Jalan ditutup beton

Selain memadamkan lampu penerangan jalan, sejumlah jalan di pusat Kota Tegal, Jawa Tengah, juga bakal ditutup.

Dimulai pada Kamis (4/2/2021) sampai Senin (8/2/2021), ada 17 ruas jalan yang akan ditutup memakai beton movable concrete barrier (MCB).

Kabag Ops Polres Tegal Kota Kompol Harsono menyampaikan berdasarkan hasil rapat, 17 titik yang bakalan ditutup antara lain Jalan Serayu, Jalan Pemuda, hingga jalan-jalan menuju pusat kota.

Kata Harsono, lokasi penutupan jalan bisa saja bertambah.

Baca juga: Jelang Jateng di Rumah Saja, Jalan di Kota Tegal Akan Ditutup Beton

"Tidak menutup kemungkinan melihat situasi di lapangan bisa bertambah. Beton-beton sudah mulai digeser ke lokasi namun belum ditutup full. Mungkin nanti malam. Rencana sampai hari Senin. Termasuk pemadaman lampu," ungkapnya di Mapolres Tegal, Kamis (4/2/2021).

Walau ada penutupan jalan, kendaraan yang mengangkut logistik tetap diperkenankan melintas.

"Ada yang buka tutup dengan dijaga petugas di lokasi," ujarnya.

Jateng di Rumah Saja” merupakan program yang diusulkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk mengurangi persebaran Covid-19.

Gerakan yang dilangsungkan selama dua hari ini mengimbau masyarakat untuk tinggal di rumah dan mengurangi aktivitas di luar.

Baca juga: Usulkan Jateng di Rumah Saja, Ganjar: Saya Ingin Melihat Jawa Tengah Sepi

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Tegal, Tresno Setiadi | Editor: Dony Aprian, Teuku Muhammad Valdy Arief)

 

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X