Cerita Adi Ismanto Selamatkan Anggrek Langka, Diancam Dibunuh hingga Ditawari Uang Ratusan Juta Rupiah

Kompas.com - 16/08/2022, 11:38 WIB

Setelah menyadari keberadaan anggrek mulai langka di alam, Adi membentuk Paguyuban Anggrek Muarojambi pada 2009. Namun, tak bertahan lama karena rekan-rekannya banyak terlibat politik.

Tak lama berselang, masih di tahun yang sama, Adi kembali mendirikan komunitas Gerakan Muarojambi Bersakat (GMB), bertepatan dengan hari lingkungan. Komunitas ini didirikan oleh 4 orang, yakni Adi Ismanto, Edward Sasmita, Sanusi, dan Junaidi.

Aktivitas penyelamatan anggrek mulai dilakukan di bawah bendera GMB. Kala itu, alih fungsi lahan sangat masif sehingga hutan-hutan gundul dan anggrek-anggrek menghilang.

Berpacu dengan kerusakan hutan, Adi terus menyelamatkan anggrek secara mandiri.

Baca juga: 4 Warga Nganjuk Terima Imbalan dari BPSMP Sangiran Usai Berhasil Selamatkan Fosil

 

Seperti 80 spesies anggrek di antaranya anggrek macan (Grammatophyllum speciosum), anggrek hitam (Coelogyne pandurata), kemudian anggrek hutan (Dendrobium lampongense) Bulbophyllum, Cymbidium, Appendicula, Pomatocalpa, Phalaenopsis atau Eria, Trichotosia Ferox, Thelasis, Flicking Coelogyne, Javanica dan anggrek keris (Dendrobium aporum aloifolium).

"Totalnya ada 80 spesies anggrek yang dapat kami selamatkan dari hutan. Kemudian dibawa ke rumah masing-masing anggota GMB, untuk dirawat dan nantinya akan dilepasliarkan ke alam," kata Adi.

Beberapa tahun merawat anggrek di rumah, para anggota GMB menemukan banyak kendala. Mulai dari biaya perawatan hingga membagi waktu dengan pekerjaan lain.

Akibatnya, banyak anggrek yang mati. Dari kejadian tersebut, mulai tumbuh kesadaran baru bagi Adi. Dia ingin melakukan penyelamatan yang lebih besar, yakni mengelola kawasan hutan untuk merawat anggrek.

"Saya sadar susah menanam anggrek di rumah. Karena anggrek ini dari alam, maka harus dikembalikan ke alam," kata Adi.

Baca juga: Detik-detik Kebakaran Besar di Jambi, Gudang Minyak Ilegal Dilahap Api, Warga Sempat Dengar Ledakan

Maka pada 2013, Adi bersama kawan GMB menemui sejumlah pihak terkait seperti Dinas Kehutanan Kabupaten Muarojambi dan Provinsi Jambi, lalu Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Pemda Muarojambi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

39.000 Anak di Lhokseumawe Aceh Diwajibkan Ikut Imunisasi Polio

39.000 Anak di Lhokseumawe Aceh Diwajibkan Ikut Imunisasi Polio

Regional
Bukan Bunuh Diri, Tamu Hotel di Palembang yang Jatuh dari Lantai 5 Ternyata Dibunuh Muncikari

Bukan Bunuh Diri, Tamu Hotel di Palembang yang Jatuh dari Lantai 5 Ternyata Dibunuh Muncikari

Regional
11.420 Relawan Jokowi Bakal Hadiri Pernikahan Kaesang-Erina di Puro Mangkunegaran

11.420 Relawan Jokowi Bakal Hadiri Pernikahan Kaesang-Erina di Puro Mangkunegaran

Regional
Menilik Aturan Resepsi Pernikahan Kaesang-Erina di Solo, Tak Menerima Sumbangan, hingga Tamu Diminta Tak Pakai Batik Parang Lereng

Menilik Aturan Resepsi Pernikahan Kaesang-Erina di Solo, Tak Menerima Sumbangan, hingga Tamu Diminta Tak Pakai Batik Parang Lereng

Regional
 3 Tukang Ojek di Papua Tewas Usai Diserang, Polisi Sebut Pelakunya KKB Pimpinan Nason Mimin

3 Tukang Ojek di Papua Tewas Usai Diserang, Polisi Sebut Pelakunya KKB Pimpinan Nason Mimin

Regional
Ditangkap Saat Pesta Narkoba, Anggota DPRD Maluku Tengah Terancam 5 Tahun Penjara

Ditangkap Saat Pesta Narkoba, Anggota DPRD Maluku Tengah Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Cabuli 9 Santri Selama 2 Tahun, Oknum Guru di Lampung Ditangkap

Cabuli 9 Santri Selama 2 Tahun, Oknum Guru di Lampung Ditangkap

Regional
2 Rumah Panggung di Bima Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 75 Juta

2 Rumah Panggung di Bima Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 75 Juta

Regional
Penyidik Tipikor Polda Tangkap Anggota Fraksi Otsus DPR Papua Barat terkait Kasus Korupsi

Penyidik Tipikor Polda Tangkap Anggota Fraksi Otsus DPR Papua Barat terkait Kasus Korupsi

Regional
Sebagian Wilayah Aceh Timur Kembali Tergenang Banjir

Sebagian Wilayah Aceh Timur Kembali Tergenang Banjir

Regional
Hanyut Usai Melakukan Ritual di Obyek Wisata Khayangan Wonogiri, Pria Asal Sukoharjo Ditemukan Tewas

Hanyut Usai Melakukan Ritual di Obyek Wisata Khayangan Wonogiri, Pria Asal Sukoharjo Ditemukan Tewas

Regional
Ibu Negara Iriana Bersama Keluarga Pesan Bus Tingkat Werkudara Berwisata Keliling Solo

Ibu Negara Iriana Bersama Keluarga Pesan Bus Tingkat Werkudara Berwisata Keliling Solo

Regional
Tambak Udang di Bangka Belitung Diduga Cemari Pantai

Tambak Udang di Bangka Belitung Diduga Cemari Pantai

Regional
Puluhan Warga Lingkar KEK Mandalika Lakukan Sanding Data dengan ITDC di Kantor Gubernur NTB

Puluhan Warga Lingkar KEK Mandalika Lakukan Sanding Data dengan ITDC di Kantor Gubernur NTB

Regional
Pengakuan Pemuda yang Dorong Tamu Hotel dari Lantai 5: Karena Pacar Saya Open BO Tanpa Ngomong

Pengakuan Pemuda yang Dorong Tamu Hotel dari Lantai 5: Karena Pacar Saya Open BO Tanpa Ngomong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.