Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Budiono Sukses, YouTuber Surabaya yang Meraup Dollar dari Konten Kuliner

Kompas.com - 24/10/2021, 20:32 WIB
Muchlis,
Abba Gabrillin

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Budiono (40) adalah seorang YouTuber kondang di Jawa Timur yang kini lebih banyak menayangkan konten tentang kuliner.

Saluran YouTube bernama "Budiono Sukses" yang dirintis sejak 2015 itu kini telah memiliki 485.000 subscriber atau pelanggan dan ditonton lebih dari 90 juta kali.

Namun, untuk mencapainya, Budiono mengakui tidak mudah.

"Alhamdulillah bisa mencapai 485K subscriber, itu semua berkat dukungan penonton setia saya, Mas. Kalau dibilang lambat ya bisa, tapi saya enggak tergesa-gesa untuk jadi besar. Saya menikmati semua prosesnya dari awal sampai sekarang," kata Budiono kepada Kompas.com, Senin (18/10/2021).

Baca juga: Cerita YouTuber Pak Bhabin Herman Buat Konten karena Hobi, Tujuannya Edukasi

Sebelumnya, pria kelahiran Ponorogo, Jawa Timur, itu sudah pernah mengelola channel YouTube semasa kuliah di Fakultas Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Namun, channel yang dinamai "Deteksi" tersebut lebih difungsikan untuk menayangkan dokumentasi kegiatan sehari-sehari di kampus.

Misalnya ketika ada kontes robot di Graha ITS, maka Budiono datang untuk merekam pertandingan-pertandingan yang diperkirakan akan berlangsung seru.

Para penggemar kontes robot dari berbagai kampus terkemuka di Indonesia yang tidak bisa hadir langsung ke Graha ITS sangat terbantu dengan adanya unggahan di saluran YouTube tersebut.

Namun, channel pertama tersebut telah dinonaktifkan dan sekarang Budiono fokus mengelola channel Budiono Sukses.

Wayang kulit hingga mobil bekas taksi

Awalnya, Budiono mengunggah berbagai konten di channel Budiono Sukses.

Misalnya ketika melakukan perjalanan melalui Tol Trans Jawa yang waktu itu baru diresmikan, maka rekaman dari kamera dasbor atau dashcam mobilnya diunggah ke YouTube.

Hal lainnya, saat menjumpai kecelakaan lalu lintas di jalan, Budiono turun untuk melakukan reportase.

Berbekal latar belakang sebagai pendiri UKM Radio Kampus ITS, Budiono mewawancarai beberapa saksi yang melihat kejadian tersebut.

"Kebetulan dulu pas kuliah, aktif di UKM Radio Kampus ITS, Mas. Saya pendirinya dengan beberapa teman, dan kami pernah dilatih jurnalistik oleh beberapa tokoh senior seperti Errol Jonathans. Sedikit banyak tahu bagaimana 5W 1H dalam liputan," kata Budiono.

Baca juga: Imam Bentuk Kampung YouTuber di Bondowoso, Lewat Konten Bermanfaat Raih Puluhan Juta Rupiah Per Bulan

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pilkada Salatiga, PKB-Gerindra Jajaki Koalisi

Pilkada Salatiga, PKB-Gerindra Jajaki Koalisi

Regional
Pilkada Kota Semarang, PDI-P Buka Pendaftaran Bakal Calon Awal Mei

Pilkada Kota Semarang, PDI-P Buka Pendaftaran Bakal Calon Awal Mei

Regional
Pemprov Jateng Ajukan Dataran Tinggi Dieng sebagai Geopark Nasional, Ini Alasannya

Pemprov Jateng Ajukan Dataran Tinggi Dieng sebagai Geopark Nasional, Ini Alasannya

Regional
Gagal Curi Kotak Amal, Wanita di Jambi Gasak Karpet Masjid

Gagal Curi Kotak Amal, Wanita di Jambi Gasak Karpet Masjid

Regional
Honda CRV Tabrak Truk dari Belakang di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Tewas

Honda CRV Tabrak Truk dari Belakang di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Tewas

Regional
Pilkada Banyumas, Minimal Dukungan Calon Independen Sebanyak 89.874 Warga

Pilkada Banyumas, Minimal Dukungan Calon Independen Sebanyak 89.874 Warga

Regional
Pemprov Sumbar Dapat Dana Rp 478 Miliar untuk Bangun Jalan

Pemprov Sumbar Dapat Dana Rp 478 Miliar untuk Bangun Jalan

Regional
Demam Berdarah di Demak Alami Tren Kenaikan, Capai 164 Kasus, Terbanyak di Wilayah Kota

Demam Berdarah di Demak Alami Tren Kenaikan, Capai 164 Kasus, Terbanyak di Wilayah Kota

Regional
Pilkada Ende, Politisi PDI-P Daftar Penjaringan Calon Bupati oleh Partai Demokrat

Pilkada Ende, Politisi PDI-P Daftar Penjaringan Calon Bupati oleh Partai Demokrat

Regional
Bukan Rampok, 3 Mobil Pengadang Pengendara di Pekanbaru Ternyata Debt Collector

Bukan Rampok, 3 Mobil Pengadang Pengendara di Pekanbaru Ternyata Debt Collector

Regional
5 Kearifan Lokal di Sumatera, dari Smong hingga Kelekak

5 Kearifan Lokal di Sumatera, dari Smong hingga Kelekak

Regional
Penyuludupan Walabi dan Burung Cendrawasih Digagalkan, Ditemukan di Atas Kapal Pelni

Penyuludupan Walabi dan Burung Cendrawasih Digagalkan, Ditemukan di Atas Kapal Pelni

Regional
SMA di Pulau Buru Maluku Dirusak, Para Pelaku Ancam Tembak Penjaga Sekolah

SMA di Pulau Buru Maluku Dirusak, Para Pelaku Ancam Tembak Penjaga Sekolah

Regional
Jokowi Kunjungi Mal di Mamuju, Warga Saling Dorong Berebut 'Selfie'

Jokowi Kunjungi Mal di Mamuju, Warga Saling Dorong Berebut "Selfie"

Regional
Terjerat Investasi Bodong, Wanita di Gresik Rekayasa Perampokan karena Takut Ketahuan Suami

Terjerat Investasi Bodong, Wanita di Gresik Rekayasa Perampokan karena Takut Ketahuan Suami

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com