PKL Letakkan 3 "Pocong" di Depan Kantor Gubernur DI Yogyakarta

Kompas.com - 13/08/2021, 14:17 WIB
Dinta saat menaburkan bunga di ketiga pocong yang tidur di gerbang Kantor Kepatihan, Kompleks Kepatihan, Jumat (13/8/2021) KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWODinta saat menaburkan bunga di ketiga pocong yang tidur di gerbang Kantor Kepatihan, Kompleks Kepatihan, Jumat (13/8/2021)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Sejumlah pedagang kakil lima yang tergabung dalam Forum Warga Yogyakarta menggelar aksi unjuk rasa dengan membawa pocong di depan pintu masuk Kantor Gubernur Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, Kompleks Kepatihan Kota Yogyakarta.

Selain membawa tiga pocong, Forum Warga Yogyakarta juga menabur bunga di depan pintu gerbang Kepatihan.

Juru Bicara Forum Warga Yogyakarta Dinta Yuliant Sukma, mengatakan pocong dan tabur bunga merupakan simbol matinya empati dan simpati pemerintah.

Baca juga: Jalan Malioboro dan Stasiun Tugu Yogyakarta Dicanangkan Jadi Kawasan Wajib Vaksin Covid-19

Aksi mereka juga merupakan bentuk keprihatinan atas meninggalnya warga yang terpapar Covid-19.

"Kami di sini membawa pocongan kepada Pemda sebagai bentuk simbol keprihatinan dan berkabungnya matinya simpati dan empati pemerintah atas keresahan, kegelisahan dan persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari," kata Dinta saat ditemui di lokasi, Jumat (13/8/2021).

Forum Warga Yogyakarta yang terdiri dari 25 paguyuban pedagang kaki lima itu menyerukan beberapa permasalahan yang dihadapi para pedagang saat pandemi Covid-19 sejak awal hingga kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 berlangsung.

Dinta menyampaikan dalam aksi ini pihaknya menolak bantuan berupa hibah bantuan koperasi yang digulirkan pemerintah DI Yogyakarta.

Baca juga: Wisata ke Malioboro Akan Dibatasi Maksimal 2 Jam, Parkir Bus Wisata 3 Jam

Pihaknya meminta bantuan koperasi dialokasikan menjadi pemberian jatah hidup tunai kepada masyarakat yang terdampak PPKM level 4 maupun pandemi.

Menurut dia, bantuan berupa hibah untuk koperasi tidak bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat mengingat tidak semua masyarakat merupakan anggota koperasi.

"Tidak semua warga DIY terdaftar sebagai anggota koperasi dan pengguliran hibah bantuan dalam bentuk kredit itu merupakan hal yang salah kaprah," jelas dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Keracunan Makanan di Lebak Bertambah Jadi 172 Orang, 3 di Antaranya Dirujuk ke RS

Korban Keracunan Makanan di Lebak Bertambah Jadi 172 Orang, 3 di Antaranya Dirujuk ke RS

Regional
Biografi Singkat Raden Saleh dan Makna Lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro

Biografi Singkat Raden Saleh dan Makna Lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 23 Januari 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 23 Januari 2022

Regional
Sejumlah Warga di Bogor Deklarasi Dukung Ridwan Kamil Maju di Pilpres 2024

Sejumlah Warga di Bogor Deklarasi Dukung Ridwan Kamil Maju di Pilpres 2024

Regional
Sejarah Vaksin di Indonesia, dari Pandemi Cacar hingga Covid-19

Sejarah Vaksin di Indonesia, dari Pandemi Cacar hingga Covid-19

Regional
5 Fakta E-KTP Digital, dari Syarat dan Cara Pembuatan hingga Dilengkapi QR Code

5 Fakta E-KTP Digital, dari Syarat dan Cara Pembuatan hingga Dilengkapi QR Code

Regional
Detik-detik Ambulans Polisi di NTT Terbalik Saat Antar Pelayat, Seorang Bocah Tewas di Lokasi

Detik-detik Ambulans Polisi di NTT Terbalik Saat Antar Pelayat, Seorang Bocah Tewas di Lokasi

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Januari 2022

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 Januari 2022

Regional
Truk Bermuatan Kertas Terguling di Jalan Kota Malang, Sopir Terancam Pidana

Truk Bermuatan Kertas Terguling di Jalan Kota Malang, Sopir Terancam Pidana

Regional
2 Hari Kabur dari Lapas Bengkulu Utara, Narapidana Ini Ditangkap di Mukomuko

2 Hari Kabur dari Lapas Bengkulu Utara, Narapidana Ini Ditangkap di Mukomuko

Regional
Karyawan BRI Link Tewas Saat Kejar Perampok, Polisi: Pelaku Menembakkan Senjata ke Kepala Korban

Karyawan BRI Link Tewas Saat Kejar Perampok, Polisi: Pelaku Menembakkan Senjata ke Kepala Korban

Regional
Dua Warga di NTB Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Dua Warga di NTB Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 23 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 23 Januari 2022

Regional
Seorang Siswa SD di Garut Diduga Meninggal Dunia Usai Divaksin

Seorang Siswa SD di Garut Diduga Meninggal Dunia Usai Divaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.