KILAS DAERAH
Kilas Daerah Jawa Tengah

Pemprov Jateng akan Borong 3 Juta Masker Buatan UMKM Senilai Rp 10 Miliar

Kompas.com - 18/05/2020, 12:07 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat saat meninjau gudang masker di Kantor Dinkop UKM Jateng, Minggu (17/5/2020). Dok. Pemprov JatengGubernur Jateng Ganjar Pranowo saat saat meninjau gudang masker di Kantor Dinkop UKM Jateng, Minggu (17/5/2020).

KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) punya cara tersendiri untuk menyelamatkan usaha mikro kecil menengah ( UMKM) agar tidak gulung tikar.

Salah satu cara yang dilakukan adalah menggerakkan UMKM fesyen untuk memproduksi masker kain dan hasilnya dibeli Pemprov Jateng.

Untuk mendukung program itu, Pemprov Jateng menyiapkan anggaran Rp 10 miliar yang ditargetkan bisa memborong 3 juta masker buatan UMKM.

Nantinya, masker kain itu akan didistribusikan kepada gugus tugas coronavirus disease 2019 ( Covid-19) di seluruh Jateng.

Baca juga: Ganjar Minta Warga Jateng Patuhi Anjuran Shalat Idul Fitri di Rumah Saja

Masker juga akan dibagikan kepada petugas TNI dan Polri, serta para pedagang yang berjualan di pasar.

Program borong masker itu merupakan langkah Pemprov Jateng untuk menyelamatkan UMKM yang usahanya terhenti akibat wabah Covid-19.

"Dalam Jaring Pengaman Ekonomi, kami membagi ada tiga penanganan, yakni darurat, jangka pendek dan menengah,” kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam keterangan tertulis.

Pernyataan itu ia sampaikan saat meninjau gudang masker di Kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Jateng, Minggu (17/5/2020).

Baca juga: Ganjar Tegaskan Bansos untuk Perantau di Jabodetabek Berbentuk Sembako

Ia melanjutkan, sekarang ini penanganan darurat dan harus direspons cepat agar para pelaku UMK bisa tertolong.

Program borong masker, sambung Ganjar, juga merupakan tindakan darurat, sebagai salah satu cara mendorong dan mestimulus ekonomi di masyarakat agar tetap bisa berjalan.

Menurut Kepala Dinkop UKM Jateng Ema Rachmawati, semua pelaku UMKM bidang fesyen dan jahit di bawah naungan pihaknya akan diberdayakan.

“Sampai saat ini, sudah ada 2,1 juta masker kain yang dikirim ke kami. Targetnya 3 juta masker dari pelaku UMKM akan kami beli dan distribusikan secara gratis kepada masyarakat,” ujar dia.

Baca juga: Nekat Antar Pemudik Masuk Jateng, Travel Gelap Bisa Didenda dan Izin Dicabut

Ema melanjutkan, pesanan masker sudah banyak. Begitu sudah terkumpul, masker akan langsung didistribusikan. Saat ini pihaknya masih menunggu beberapa daerah yang belum mengirim.

Bantuan untuk UMKM boga di Jateng

Pemprov Jateng tidak hanya memperhatikan UMKM festen. Target selanjutnya yang akan mendapat stimulus adalah UMKM boga.

Sebelumnya, Ganjar mengatakan bahwa mereka yang memproduksi makanan, minuman, atau cemilan akan mendapat bantuan berupa bahan baku.

Hal itu dilakukan agar ekonomi masyarakat tetap terjaga dan mereka tidak hanya menunggu bantuan saja.

"Seperti yang disampaikan bapak Gubernur, kami segera melakukan program bantuan untuk UMKM boga,” ujar Ema.

Baca juga: Ini Skenario Penyekatan Pemudik di Jawa Tengah, Mulai dari Arteri hingga Tol

Pihaknya pun sudah menyiapkan anggaran Rp 38 miliar untuk membantu bahan baku bagi pelaku UMKM boga se Jateng.

“Pemberian stimulus ini tepat, mengingat saat ini sudah mendekati lebaran. Apalagi, banyak UMKM boga di Jateng yang sudah berjalan dan memiliki pangsa pasar tertentu,” kata Ema.

Menurut dia, para UMKM boga itu sekarang kesulitan bahan baku, sehingga pemprov akan membantu bahan baku, seperti tepung, gula, dan minyak.

“Masing-masing UMKM akan mendapatkan bantuan bahan baku senilai Rp 3 juta," ujar Ema.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Regional
Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Regional
Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Regional
Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
komentar di artikel lainnya