Habiskan Dana Desa untuk Foya-foya dan Bayar Utang, Mantan Kades di Sumsel Ditangkap

Kompas.com - 24/01/2020, 16:37 WIB
Sarudin (45), mantan Kepala Desa Gedung Agung, Kecamatan kota Agung, saat berada di Polres Lahat, Sumatera Selatan. Ia ditangkap polisi lantaran telah menghabiskan dana desa untuk kepentingan pribadi serta membayar utang, Jumat (24/1/2020). HANDOUTSarudin (45), mantan Kepala Desa Gedung Agung, Kecamatan kota Agung, saat berada di Polres Lahat, Sumatera Selatan. Ia ditangkap polisi lantaran telah menghabiskan dana desa untuk kepentingan pribadi serta membayar utang, Jumat (24/1/2020).

LAHAT, KOMPAS.com - Sarudin (45), mantan Kepala Desa Gedung Agung, Kecamatan kota Agung, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, harus meringkuk di jeruji besi, lantaran telah menghabiskan dana desa tahun 2017 sebesar Rp 500 juta untuk berfoya-foya serta membayar utang.

Kapolres Lahat AKBP Irwansyah mengatakan, kasus tersebut terbongkar dari hasil audit yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) setempat.

Saat itu, tersangka Sarudin diketahui menjabat sebagai kepala Desa Gedung Agung periode 2013-2018.

"Hasil penyidikan didapati pada tahun 2017, Desa Gedung Agung mendapat kucuran dana desa sebesar Rp 700 juta yang diperuntukkan pembangunan sejumlah proyek infrastruktur namun ternyata tak sesuai dengan RAB," kata Irwansyah di kantornya, Jumat (24/1/2020).

Baca juga: Polda Papua Tangani 5 Kasus Korupsi Dana Desa, dengan Kerugian Negara Rp 4 Miliar Lebih

Dia menambahkan, dari total anggaran Rp 700 juta, hanya Rp 200 juta yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

Sementara, sisanya digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

"Sisanya dipakai untuk berfoya-foya dan membayar utang saat pencalonan tersangka sebagai kades. Tersangka ini sudah tidak lagi menjabat  sebagai Kepala Desa Gedung Adung " jelas Irwansyah.

Baca juga: Kapolri Terbitkan Arahan Penanganan Korupsi Dana Desa dan Pemda

Saat ini, Sarudin telah ditahan di Polres Lahat untuk selanjutnya dilimpahkan ke pihak Kejaksaan guna menjalani persidangan.

"Berkas perkaranya telah dinyatakan  P21 dan selanjutnya akan dilimpahkan ke kejaksaan," ujarnya.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Kos di Bandung Digerebek,  Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Rumah Kos di Bandung Digerebek, Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Regional
Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Regional
Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Regional
5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

Regional
Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Regional
Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Regional
Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Regional
Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Regional
Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Regional
Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Regional
Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Regional
Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Regional
22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

Regional
Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Regional
Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X