Fakta 70 Warga Serang Polisi di Rumah Sakit, 11 Pelaku Diamankan hingga 4 Petugas yang Dirawat Dipindahkan

Kompas.com - 01/08/2019, 14:48 WIB
Salah satu tersangka penyerangan polisi di empat lawang ketika menjalani perawatan di rumah sakit. ISTIMEWA/POLDA SUMSELSalah satu tersangka penyerangan polisi di empat lawang ketika menjalani perawatan di rumah sakit.

Supriadi menjelaskan, untuk mengatisipasi hal yang tak diinginkan, empat anggota polisi yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Tebing Tinggi saat ini dipindahkan ke rumah sakit kota Lubuk Linggau.

"Untuk empat warga sebagai tersangka penyerangan masih di rawat di RS Tebing Tinggi. Tidak ada korban yang tewas, semuanya mengalami luka tembak dan senjata tajam," jelas Supriadi.

Selain itu, tokoh masyarakat yang merupakan warga sekitar telah dikumpulkan petugas untuk meredam kericuhan.

Baca juga: Kantor PWI Aceh Tenggara Sedikit Terbakar, Polisi Temukan Bekas Minyak Tanah

5. Polisi amankan sebelas pelaku 

Sebanyak 11 orang pelaku penyerangan polisi ketika dirawat di Rumah Sakit Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diamankan petugas.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, 11 pelaku tersebut diamankan di lokasi terpisah.

Dua orang ditangkap di Desa Tanjung Raman, Kecamatan Pendopo, dan sisanya ditangkap ketika penyerangan di Rumah Sakit Tebing Tinggi.

"Total ada 11 tersangka yang sudah ditangkap. Mereka diduga adalah pendukung Erwan dan Erwin yang telah ditangkap," kata Supriadi, Kamis (1/8/2019).

Baca juga: Penyerangan Polisi di Empat Lawang, 11 Pelaku Diamankan

6. Dua pucuk senpi rakitan dan lima belas sajam diamankan

Ilustrasi senjata tajam.Kompas.com Ilustrasi senjata tajam.

Supriadi menerangkan, tak ada korban jiwa dari peristiwa penyerangan tersebut. Namun, empat anggota polisi dan empat warga mengalami luka tembak dan senjata tajam.

"Dua pucuk senjata api rakitan dan 15 senjata tajam kami amankan. Malam itu ada 50 sampai 70 warga menggunakan truk menyerang rumah sakit," ujar dia.

Ratusan personel anggota gabungan kini telah diturunkan untuk mengamankan lokasi kejadian. "Kondisi sekarang sudah kondusif," kata dia.

Baca juga: Kejahatan di Medan Sangat Meresahkan, Pelaku Pakai Sajam hingga Senpi Rakitan

Sumber: KOMPAS.com (Aji YK Putra)

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Kekerasan Seksual Bisa Menimpa Siapa Saja, Tanpa Memandang Apa yang Dikenakan Korban'

"Kekerasan Seksual Bisa Menimpa Siapa Saja, Tanpa Memandang Apa yang Dikenakan Korban"

Regional
Jumlah Kasus Harian Covid-19 Jateng Tertinggi di Indonesia, Begini Respons Ganjar...

Jumlah Kasus Harian Covid-19 Jateng Tertinggi di Indonesia, Begini Respons Ganjar...

Regional
Tak Dukung Calon yang Diusung Partai, Demokrat Pecat Seorang Anggota DPRD Manado

Tak Dukung Calon yang Diusung Partai, Demokrat Pecat Seorang Anggota DPRD Manado

Regional
Berusaha Kabur, Seorang Pencuri Spesialis Kamar Kos Ditembak Polisi

Berusaha Kabur, Seorang Pencuri Spesialis Kamar Kos Ditembak Polisi

Regional
Aktivitas Gunung Ile Lewotolok Lembata Terus Meningkat, Warga Diimbau Pakai Masker

Aktivitas Gunung Ile Lewotolok Lembata Terus Meningkat, Warga Diimbau Pakai Masker

Regional
Pengelola Wisata di Aceh Tengah Tewas Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Ini Penyebabnya

Pengelola Wisata di Aceh Tengah Tewas Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Ini Penyebabnya

Regional
Video 'Hancurkan Risma' Viral, Balai Kota Surabaya Dipenuhi Karangan Bunga

Video "Hancurkan Risma" Viral, Balai Kota Surabaya Dipenuhi Karangan Bunga

Regional
Bagikan Informasi Secara Efektif, Babel Sandang Predikat 'Most Engaging' Pemprov

Bagikan Informasi Secara Efektif, Babel Sandang Predikat "Most Engaging" Pemprov

Regional
Ingatkan Bahaya Covid-19 kepada Pimpinan Ponpes, Bupati Sumedang: Vaksinnya Belum Ada

Ingatkan Bahaya Covid-19 kepada Pimpinan Ponpes, Bupati Sumedang: Vaksinnya Belum Ada

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus, Polisi Evakuasi Warga dan Gendong Lansia

Gunung Ile Lewotolok Meletus, Polisi Evakuasi Warga dan Gendong Lansia

Regional
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pemkot Pekanbaru: Masyarakat Abaikan Protokol Kesehatan

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pemkot Pekanbaru: Masyarakat Abaikan Protokol Kesehatan

Regional
Kisah Pilu Nyilat, Seberangi Sungai Sembari Bawa Sepeda Motor, Tenggelam dan Meninggal

Kisah Pilu Nyilat, Seberangi Sungai Sembari Bawa Sepeda Motor, Tenggelam dan Meninggal

Regional
Keluarga Anggota Klub Moge yang Keroyok Anggota TNI Minta Maaf, Mengaku Diteror di Medsos

Keluarga Anggota Klub Moge yang Keroyok Anggota TNI Minta Maaf, Mengaku Diteror di Medsos

Regional
Seorang Istri Bacok Suaminya Saat Tidur, Penyebabnya Diduga karena Cemburu

Seorang Istri Bacok Suaminya Saat Tidur, Penyebabnya Diduga karena Cemburu

Regional
Tak Pernah Cekcok, Istri Tiba-tiba Bacok Suami, Diduga karena Curiga Dimadu

Tak Pernah Cekcok, Istri Tiba-tiba Bacok Suami, Diduga karena Curiga Dimadu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X