Fakta 70 Warga Serang Polisi di Rumah Sakit, 11 Pelaku Diamankan hingga 4 Petugas yang Dirawat Dipindahkan

Kompas.com - 01/08/2019, 14:48 WIB
Ipda Arsan Fajri Kanit Polsek Ulu Musi saat menjalani perawatan di rumah sakit Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang setelah mengalami luka tusuk, Rabu (31/7/2019). ISTIMEWA/POLDA SUMSELIpda Arsan Fajri Kanit Polsek Ulu Musi saat menjalani perawatan di rumah sakit Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang setelah mengalami luka tusuk, Rabu (31/7/2019).

"Dua polisi dan dua tersangka penyerangan itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Tebing Tinggi untuk menjalani perawatan," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, Rabu (31/7/2019).

Baca juga: Kronologi 70 Warga Serang Polisi di Rumah Sakit dengan Senjata Api

2. Warga serang polisi di rumah sakit

Ketika berada di rumah sakit, mendadak satu mobil truk yang berisi sekitar 50 hingga 70 warga langsung mengeluarkan senjata api rakitan serta senjata tajam untuk menyerang petugas polisi yang sedang dirawat.

Anggota polisi yang berada di sana pun akhirnya kembali mengeluarkan tembakan kepada kerumunan para pelaku yang hendak menyerang polisi. Dua pelaku pun terkena tembakan, sementara 11 pelaku lainnya langsung diamankan petugas.

"Dua anggota polisi yang berjaga di rumah sakit atas nama Bripda Teja Apriaga dan Briptu Agus mengalami luka tembak. Total ada 4 polisi yang terluka dan 4 pelaku yang terluka," jelas Supriadi.

Baca juga: Gunakan Senpi dan Sajam, 70 Warga Serang Polisi di Rumah Sakit

3. Petugas gabungan dikerahkan

Ilustrasi polisiKOMPAS.com/Achmad Faizal Ilustrasi polisi

Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menurunkan ratusan personel ke Rumah Sakit Tebing Tinggi di Kabupaten Empat Lawang, Sumsel, untuk mencegah terjadinya bentrok susulan yang menyebabkan empat polisi serta empat warga mengalami luka tembak serta sabetan senjata tajam, Rabu (31/7/2019).

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi mengatakan, personel yang diturunkan terdiri dari 56 personel dari Polres Lahat, 24 personel dari Polres Lubuklinggau, 41 personel dari Polres Musi Rawas, dan 45 Personel dari Polres Pagar Alam dan dikerahkan juga 75 personel dari Brimob Polda Sumsel.

"Situasi saat ini telah berlangsung kondusif. Namun, petugas akan tetap menjaga di sekitar rumah sakit demi keamanan. Malam ini, Kasat Brimob, Dir Intel sudah merapat ke lokasi untuk mencegah bentrok susulan," kata Supriadi, Kamis (1/8/2019).

Baca juga: 70 Warga Bersenpi Serang Polisi, Ratusan Petugas Gabungan Dikerahkan Amankan Situasi

4. Empat polisi yang dirawat dipindahkan

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi saat memberikan keterangan terkait bentrokan di Empat Lawang, Kamis (1/8/2019).KOMPAS.com/AJI YK PUTRA Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi saat memberikan keterangan terkait bentrokan di Empat Lawang, Kamis (1/8/2019).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Longsor di Garut, Jalan Bandung-Rancabuaya Putus, 15 Rumah Tertimbun

Longsor di Garut, Jalan Bandung-Rancabuaya Putus, 15 Rumah Tertimbun

Regional
Rumah dan 2 Mobil Milik Pejabat Daerah Terbakar, Sebulan Sebelumnya Diancam Akan Dicelakai

Rumah dan 2 Mobil Milik Pejabat Daerah Terbakar, Sebulan Sebelumnya Diancam Akan Dicelakai

Regional
Banjir di Purbalingga Capai 1 Meter, 250 Keluarga Bertahan di Rumah

Banjir di Purbalingga Capai 1 Meter, 250 Keluarga Bertahan di Rumah

Regional
Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Regional
Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Regional
Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Regional
Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Regional
Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Regional
'Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu'

"Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu"

Regional
Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Regional
Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Regional
Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Regional
Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X