Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Fakta Bencana Karhutla di Dumai, Status Siaga Darurat hingga Kendala Petugas

Kompas.com - 19/02/2019, 13:29 WIB
Michael Hangga Wismabrata,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

"Selain di Kelurahan Bangsal Aceh, ada beberapa titik api (karhutla) di Kelurahan Lubuk Gaung. Tapi semalam api sudah padam diguyur hujan," katanya.

Sebelumnya, tambah Aditya, pemadaman karhutla juga sudah dilakukan di Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai. Saat ini masih tinggal beberapa titik sisa api.

Sementara itu, dari pantauan Kompas.com di lokasi, karhutla di Kelurahan Bangsal Aceh sangat parah.

Api membakar semak belukar dan perkebunan sawit, yang berumur sekitar tiga sampai empat tahun atau mulai berbuah. Sisa kebakaran menyisakan asap, karena api masih ada di dalam gambut, sehingga membuat kota minyak ini berkabut asap tipis.

Baca Juga: Kota Dumai Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla

4. Kendala petugas padamkan kebakaran di Dumai

Petugas gabungan dari Manggala Agni, TNI/Polri, berupaya memadamkan hutan dan lahan yang terbakar di Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Riau, Senin (18/2/2019).

Petugas terlihat cukup kesulitan memadamkan api, sebab lahan yang terbakar merupakan tanah gambut dan semak belukar yang memang sulit dipadamkan.

Wakil Komandan Regu I Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Dumai Joko Susanto mengatakan, ada lebih kurang 8 hektar lahan yang terbakar yang merupakan lahan milik masyarakat.

Menurut dia, kendala yang dihadapi dalam pemadaman api, yakni karena lahan tersebut merupakan lahan gambut.

"Gambut kedalamannya sekitar dua meter. Meskipun api sudah disiram di bagian atas, tapi di bawahnya masih ada api yang mengeluarkan asap. Sehingga kita harus melakukan pendinginan dan api benar-benar sudah padam," kata Joko.

Baca Juga: Petugas Kesulitan Padamkan Lahan Gambut yang Terbakar di Dumai

5. Warga Dumai mulai kenakan masker 

Sejumlah pengendara sepeda motor di Jalan Sultan Hasanuddin, Kota Dumai mengenakan masker akibat dampak kabut asap karhutla, Senin (18/2/2019).KOMPAS.com/IDON TANJUNG Sejumlah pengendara sepeda motor di Jalan Sultan Hasanuddin, Kota Dumai mengenakan masker akibat dampak kabut asap karhutla, Senin (18/2/2019).

Karhutla mengakibatkan wilayah Kota Dumai, Riau, diselimuti kabut asap tipis. Sejumlah warga kota minyak ini, kini sudah menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Seperti pantauan Kompas.com di kawasan Jalan Sultan Hasanuddin pusat Kota Dumai, Senin (18/2/2019), sejumlah warga sudah mengenakan masker baik pengendara sepeda motor maupun pejalan kaki, untuk mengantisipasi dampak kabut asap tersebut.

"Saya pakai masker karena kabut asap. Kabut asapnya tebal udah beberapa hari di Dumai. Jadi akan timbul sesak nafas kalau gak pakai masker," kata Ika (42) salah satu warga Dumai.

Dia mengatakan, kabut asap melanda Kota Dumai sudah hampir sepekan. Sejak itu pula Ika mengaku mengenakan masker saat keluar rumah.

"Kalau tidak salah sejak Kamis tanggal 14 Februari 2019 lalu. Asap sudah tebal. Untuk dampak seperti sesak nafas belum ada, tapi kita antisipasi dulu dengan pakai masker," katanya.

Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Dumai, Warga Pakai Masker Keluar Rumah

Sumber: KOMPAS.com (Idon Tanjung)

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com