Kaleidoskop 2018: Peristiwa Penting di Surabaya Sepanjang Tahun, Bangkit dari Bom hingga Mekarnya Bunga Tabebuya

Kompas.com - 29/12/2018, 10:33 WIB
Bunga Tabebuya bermekaran di kawasan Marmoyo (depan Kebun Binatang Surabaya) hingga Jl Diponegoro, Senin (26/11/2018). Tabebuya adalah jenis tanaman yang berasal dari Brasil dengan karakteristiknya sama seperti pohon sakura saat berbunga. Memasuki musim hujan di bulan November bunga bermekaran hingga berasa seperti Jepang dengan bunga sakuranya. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQBunga Tabebuya bermekaran di kawasan Marmoyo (depan Kebun Binatang Surabaya) hingga Jl Diponegoro, Senin (26/11/2018). Tabebuya adalah jenis tanaman yang berasal dari Brasil dengan karakteristiknya sama seperti pohon sakura saat berbunga. Memasuki musim hujan di bulan November bunga bermekaran hingga berasa seperti Jepang dengan bunga sakuranya.

KOMPAS.com - Di bawah kepemimpinan Tri Rismaharini, Surabaya terus bertumbuh, cantik dan memesona, sepanjang tahun 2018. 

Meski ledakan bom sempat mengguncang pada pertengahan Mei lalu, namun Surabaya segera bangkit dari duka. Risma meyakini bahwa warga Surabaya sendiri sangat menghargai keberagaman dan kedamaian. 

Baca juga: Kaleidoskop 2018: Peristiwa di Bandung Raya, dari Banjir Cicaheum, Pilkada Jabar, hingga Pembunuhan Suporter

Tak hanya Surabaya, Jawa Timur juga menjadi perhatian publik sepanjang 2018. Dinamika Pilkada Jatim menjadi salah satu barometer politik nasional.

Khofifah Indar Parawansa memenangi perhelatan politik akbar di Jawa Timur itu bersama pasangannya, Emil Elestianto Dardak. Sebelumnya, sudah dua kali Khofifah mencoba peruntungan menjadi calon gubernur, namun gagal.

Baca juga: Kaleidoskop 2018: Peristiwa di Semarang, dari Kunjungan David Beckham, Pilkada Jateng hingga Air Mancur Menari

Meski demikian, sejumlah kasus korupsi menghenyakkan publik. Setidaknya 7 kepala daerah terseret kasus korupsi, bahkan terjaring operasi tangkap tangan.

Kompas.com merangkum sejumlah peristiwa penting di Surabaya dan Jawa Timur sepanjang 2018 untuk Anda: 

 

JANUARI

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur pada Pilkada 2018, (ki-ka) Saifullah Yusuf, Puti Soekarnoputri, Khofifah Indar Parawansa, dan Emil Dardak di Studio Kompas TV, Rabu (7/3/2018).KOMPAS.com/Wisnu Nugroho Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur pada Pilkada 2018, (ki-ka) Saifullah Yusuf, Puti Soekarnoputri, Khofifah Indar Parawansa, dan Emil Dardak di Studio Kompas TV, Rabu (7/3/2018).
Khofifah-Emil dan Gus Ipul-Puti, Azwar Anas mundur 

Awal tahun 2018 diwarnai drama politik menjelang perhelatan Pilkada Jatim 2018. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang sudah lama digadang-gadang sebagai calon wakil gubernur mendampingi Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mundur dari bursa persaingan.

Anas mengembalikan mandatnya sebagai bakal calon wakil gubernur Jatim kepada PDI-P yang mengusungnya pada 6 Januari 2018.

"Saya tidak ingin menjadi beban," tutur Anas, dua hari setelah itu.

Anas digoncang isu "foto panas" yang mirip dirinya dengan seorang perempuan. Dia menilainya sebagai upaya pembunuhan karakter untuk kepentingan Pilkada Jatim. Dia mengaku kerap mendapatkan teror sejak resmi diusung mendampingi Gus Ipul. 

Nama Puti Guntur Soekarnoputri lalu resmi diumumkan PDI-P untuk menggantikan Anas mendampingi Gus Ipul pada 10 Januari 2018.

Saat pendaftaran ditutup pada 10 Januari malam, KPU Jawa Timur resmi menerima berkas dua pasangan calon, yaitu Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak serta Gus Ipul dan Puti.

Baca selengkapnya di Topik Pilihan: Pilkada Jawa Timur 2018

 

Pelecehan pasien oleh perawat di rumah sakit

Video pengakuan pasien dilecehkan oleh perawat di RS National Hospital Surabaya viral di media sosial pada 24 Januari 2018. Sehari setelah video berdurasi 52 detik itu beredar, sang pasien melaporkannya ke polisi. Dia mengaku mengalami pelecehan saat sedang tak sadarkan diri.

Pada hari yang sama, manajemen rumah sakit minta maaf di depan publik dan menyatakan sudah memecat perawat yang diduga melakukan pelecehan.

Pelaku ditangkap polisi pada 26 Januari 2018 setelah sempat menghilang. Dua pekan kemudian, istrinya melaporkan korban dan suaminya ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik.

Pelaku lalu mengajukan gugatan praperadilan terhadap status tersangka ke PN Surabaya pada 6 Maret 2018. Dalam gugatannya, dia mengaku sebelumnya mengakui tuduhan hanya agar masalah segera selesai. Kuasa hukum menilai, status hukum terhadap kliennya janggal.

Namun, gugatan praperadilannya kemudian ditolak karena sidang perkara pokok sudah digelar pekan sebelumnya.

Baca juga: Saya Minta Maaf kepada Istri, Ibu, dan Perawat Seluruh Indonesia

 

Angkutan sewa khusus di Jawa Timur

Sebanyak 113 taksi daring yang memiliki izin operasi diluncurkan pada 4 Januari 2018. Minibus dan sedan berizin itu ditempeli stiker bundar di kaca depan.

Kompas mencatat, kendaraan bertanda khusus itu tidak boleh diganggu karena sudah memenuhi syarat. Calon penumpang juga bisa memesannya melalui aplikasi daring, Uber, Go-Jek, dan Grab. Pemprov Jatim menetapkan kuota 4.445 mobil sebagai angkutan sewa khusus. 

 

Masih ada prostitusi di Dolly

Polisi membongkar praktik prostitusi di kawasan Dolly, Surabaya, pada 2 Januari 2018. Dari penggerebekan itu, dua mucikari dijadikan tersangka.

Pengungkapan ini menambah daftar kasus prostitusi yang kembali ditemukan di kawasan ini sejak ditutup oleh Pemerintah Kota Surabaya pada tahun 2014. 

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan, Pemkot akan bergandengan tangan dengan polisi untuk melakukan pengawasan. Kembali munculnya praktik prostitusi dikhawatirkan bisa mengganggu kenyamanan warga dan menjadi contoh buruk bagi anak di lingkungan tersebut. 

Baca juga: Pernah Tinggal di Sekitar Dolly, Seorang Anak Mengalami Sex Addict

 

Halaman berikutnya, FEBRUARI

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X