Kompas.com - 01/10/2021, 08:56 WIB
Loji VOC yang kini masih eksis sebagai kantor pos di Jalan Basuki Rahmat, Gresik. KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHLoji VOC yang kini masih eksis sebagai kantor pos di Jalan Basuki Rahmat, Gresik.

 

Kepala loji saat itu adalah Dirck van Leuwen, seorang ahli permata termasyhur yang akrab dengan orang Jawa.

Keberadaan loji sangat menunjang aktivitas di Pelabuhan Gresik pada saat itu, yang menjadikan kapal-kapal kompeni sering berlabuh di Pelabuhan Gresik.

"Setelah benteng di Jalan Basuki Rakhmat hancur, Belanda kemudian membangun Benteng Lodewijk di Mengare (Kecamatan Bungah)," ucap Krisadji.

Sementara loji yang sekarang ditempati sebagai kantor pos di Jalan Basuki Rakhmat, diduga terkoneksi dengan beberapa bangunan lain dalam menunjang aktivitas bongkar muat di Pelabuhan.

Termasuk, Desa Bedilan yang sebelumnya terdapat pabrik senjata api. Nama Bedilan diambil dari kata bedil yang dalam Bahasa Jawa berarti senjata api.

Baca juga: Viral, Video Ibu di Gresik Jambak Anaknya karena Tak Mau Makan, Polisi Turun Tangan

Pandangan disparbud

Senada, Kepala Seksi Sejarah dan Purbakala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Gresik Khairil Anwar mengamini, bila kantor pos Jalan Basuki Rakhmat tersebut dulunya merupakan loji VOC.

Khairil mengaku, sudah melihat secara langsung bangunan tersebut bersama staf Disparbud Gresik.

"Dasar saya di antaranya, ada tatanan ruang layanan, juga brankas tanam yang saya lihat masih orisinil. Sebagai bangunan pada zaman VOC, itu sudah memenuhi syarat. Difungsikan sebagai gudang penyimpanan dan kantor pos juga waktu itu," tutur Khairil.

Baca juga: Cerita Mantan Nakhoda Kapal Jadi Kades di Gresik, Pernah Ditentang Warga, Kini Ubah Kawasan Kumuh Jadi Desa Miliarder

Selain itu, keberadaan loji VOC tersebut sebenarnya terkoneksi dengan bangunan serta area lain yang letaknya tidak berjauhan.

Koneksi tersebut dihubungkan dengan akses, yang saat ini menjadi Jalan Kyai Ageng Pinatih.

Di mana sekitar loji, juga masih terdapat bangunan maupun rumah kuno khas zaman VOC.

"Nah, kalau bentengnya sudah tidak ada dan sekarang menjadi pemukiman warga. Sementara di markas Polsek Gresik kota, itu merupakan asrama pasukannya, tapi sama juga sudah tidak ada," kata dia.

Khairil mengatakan, kendati dirinya percaya bangunan tersebut merupakan peninggalan zaman VOC, namun memang tidak ditemukan tahun pembuatan bangunan tercantum, seperti layaknya yang biasa dijumpai di bagian depan atau ruang tamu bangunan.

Baca juga: Mengenal Reti Iyang, Kuburan Batu Megalitikum dengan Relief Ikan di Sumba Timur dan Kisah Umbu Mehanguru Mehataku

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasok Ganja ke Mahasiswa USU, Mahasiswi Asal Aceh Ini Divonis 11 Tahun Penjara

Pasok Ganja ke Mahasiswa USU, Mahasiswi Asal Aceh Ini Divonis 11 Tahun Penjara

Regional
Muncul Semburan Lumpur Campur Gas Setinggi 6 Meter di Seram Timur, Warga Diimbau Tak Mendekat

Muncul Semburan Lumpur Campur Gas Setinggi 6 Meter di Seram Timur, Warga Diimbau Tak Mendekat

Regional
Lagu Bubuy Bulan Asal Jawa Barat, Lirik dan Chord

Lagu Bubuy Bulan Asal Jawa Barat, Lirik dan Chord

Regional
Orangtua Jadi Pekerja Migran di Malaysia, Siswi SD di Kupang Diperkosa Paman hingga Hamil

Orangtua Jadi Pekerja Migran di Malaysia, Siswi SD di Kupang Diperkosa Paman hingga Hamil

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 Mei 2022

Regional
4 Polisi dan 2 Satpam Diperiksa Terkait Tewasnya Kakek di Kompleks Smelter Nikel Bantaeng

4 Polisi dan 2 Satpam Diperiksa Terkait Tewasnya Kakek di Kompleks Smelter Nikel Bantaeng

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 Mei 2022

Regional
Insentif Jaspel Kesehatan Rp 900 Juta Diduga Bermasalah, Direktur RSUD dan Kadinkes Bengkayang Diperiksa

Insentif Jaspel Kesehatan Rp 900 Juta Diduga Bermasalah, Direktur RSUD dan Kadinkes Bengkayang Diperiksa

Regional
Ladang Ganja di Perbatasan Keerom Papua Diduga Sengaja Ditanam Warga

Ladang Ganja di Perbatasan Keerom Papua Diduga Sengaja Ditanam Warga

Regional
Gara-gara Saling Olok, 4 Pemuda di Prabumulih Berkelahi, 1 Orang Tewas

Gara-gara Saling Olok, 4 Pemuda di Prabumulih Berkelahi, 1 Orang Tewas

Regional
Catatan IDI soal Relaksasi Penggunaan Masker: Tetap Waspada

Catatan IDI soal Relaksasi Penggunaan Masker: Tetap Waspada

Regional
Pembatalan Konser 'Tegal Bahari' Tak Jelas, Penonton Harap Uang Kembali, EO Tak Bisa Dihubungi

Pembatalan Konser "Tegal Bahari" Tak Jelas, Penonton Harap Uang Kembali, EO Tak Bisa Dihubungi

Regional
35 Kilogram Mi Formalin di Magelang Diamankan, Penjual Jadi Tersangka

35 Kilogram Mi Formalin di Magelang Diamankan, Penjual Jadi Tersangka

Regional
Warga Serang Edarkan Obat Keras Ilegal, Ribuan Pil Diamankan

Warga Serang Edarkan Obat Keras Ilegal, Ribuan Pil Diamankan

Regional
10 Pahlawan Nasional Asal Sumatera Barat, Salah Satunya Mohammad Hatta

10 Pahlawan Nasional Asal Sumatera Barat, Salah Satunya Mohammad Hatta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.