KILAS DAERAH

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Kompas.com - 06/05/2021, 20:36 WIB
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo saat memberikan arahan pada Musrenbang RPJMD Kabupaten Wonogiri Tahun 2021-2026, Kamis (6/5/2021). 
DOK. Humas Pemkab WonogiriBupati Wonogiri, Joko Sutopo saat memberikan arahan pada Musrenbang RPJMD Kabupaten Wonogiri Tahun 2021-2026, Kamis (6/5/2021).

KOMPAS.com – Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, pihaknya memiliki program besar pada 2021-2026, yakni membangun sumber daya manusia (SDM) yang memiliki pola pikir maju.

“SDM yang maju untuk mengembangkan sumber daya alam atau potensi daerah yang sangat beragam untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Wonogiri,” ujarnya.

Dia mengatakan itu saat memberikan arahan pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Murenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Wonogiri Tahun 2021-2026, Kamis (6/5/2021).

Bupati yang akrab disapa Jekek ini menjelaskan, program besar dalam lima tahun ke depan adalah memperkuat bidang pendidikan, seperti melanjutkan sekolah dan seragam gratis.

Program ini juga akan meningkatkan kesejahteraan guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) dengan memberikan dukungan dana Bantuan Operasional Sekolah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

Baca juga: 6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, untuk meningkatkan rasio sarjana dengan jumlah penduduk, bantuan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi tetap dilanjutkan.

“Untuk bidang kesehatan, tetap melanjutkan pengelolaan jaminan kesehatan masyarakat baik melalui penerima bantuan iuran dan berobat gratis,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Tak hanya itu, Jekek menyatakan, pihaknya akan memprioritaskan untuk menambah fasilitas kesehatan dengan membangun rumah sakit.

Terkait bidang penyelenggaran jalan, dia mengungkapkan, perlu mempertahankan kualitas dan kuantitas jalan dalam kondisi kondisi baik melalui peningkatan dan pemeliharaan rutin maupun berkala.

Kemudian, di bidang pengelolaan sumber daya air juga perlu mengoptimalkan sumber air dalam maupun permukaan seperti waduk, embung, irigasi, dan pengeboran sumur. Hal ini sebagai upaya mencukupi kebutuhan air bersih 60 liter per keluarga.

Baca juga: Lebaran, Pemkab Wonogiri Tutup Semua Obyek Wisata

“Untuk mempercepat pelaksanaan reformasi birokrasi, diperlukan tata kelola pemerintahan yang terpadu. Untuk itu selama lima tahun kedepan akan dibangun sarana prasarana kantor pemerintah terpadu, dimana master plan sudah disusun pada 2019,” terangnya.

Pada kesempatan ini, Jekek menjelaskan pula empat misi besar dirinya dan Wakil Bupati Wonogiri Setyo Sukarno untuk mewujudkan visi Kabupaten Wonogiri yang maju, mandiri dan sejahtera selama lima tahun ke depan.

“Menuju lima tahun ke depan kami Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri terpilih, diberi amanat oleh masyarakat Wonogiri membawa visi mewujudkan Wonogiri yang maju, mandiri dan sejahtera dengan semangat Go Nyawiji Sesarengan Mbangun Wonogiri. Visi ini kami jabarkan dalam 4 misi besar,” katanya.

Empat misi besar itu yakni, pertama menjadikan rakyat Wonogiri yang lebih pintar, lebih sehat dan lebih berbudaya. Kedua, percepatan pelaksanaan reformasi birokrasi di Pemerintah Kabupaten Wonogiri.

Baca juga: Larangan Mudik Diubah, Bupati Wonogiri: Kami Fokus Cegah Penularan

Ketiga penguatan kapasitas ekonomi kerakyatan dan membuka lapangan kerja baru untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran.

Keempat, membangun pemenuhan sarana dan prasarana dasar yang berkualitas dan berwawasan lingkungan guna menunjang pengembangan wilayah di Kabupaten Wonogiri.

Jekek mengatakan visi dan misi kepala daerah tahun 2021-2026 dirancang khusus sebagai keberlanjutan visi dan misi tahun 2016-2021.

Dengan demikian pembangunan berkesinambungan dan dapat menyejahterakan masyarakat Wonogiri.

Jekek menyebut, visi dan misi tahun 2016-2021 sudah diwujudkan diantaranya dalam bentuk pembangunan infrastruktur baik jalan, jembatan, irigasi dan air baku maupun air minum dengan posisi yang baik.

Untuk itu, dalam lima tahun ke depan, pihaknya akan fokus pada pembangunan SDM.

Baca juga: Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Atasi Pandemi dan Pemulihan Ekonomi

Lebih lanjut, Jekek mengatakan, RPJMD tahun 2021-2026 disusun dalam situasi pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

Untuk itu, perumusan kebijakan dan program pembangunan daerah Kabupaten Wonogiri selama lima tahun ke depan mewadahi beberapa program dan kegiatan dalam mengatasi pandemi wabah Covid-19.

Tak hanya itu, Pemkab Wonogiri juga memprioritaskan program pemulihan (recovery) baik ekonomi, pendidikan dan kesehatan pasca wabah covid-19.

“Meski di tengah pandemi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri memiliki komitmen untuk mengoptimalkan pemulihan perekonomian dengan tetap fokus terhadap isu strategis daerah,” terangnya.

Baca juga: Tak Ditemukan Penularan Covid-19, Dua Sekolah di Wonogiri Kembali Belajar Tatap Muka

Komitmen tersebut, di antaranya program dan kegiatan yang berorientasi produktif, inovatif, dan memiliki manfaat, sehingga diharapkan akan cepat mendorong pertumbuhan ekonomi, inflasi tetap terjaga, dan bisa mengurangi kemiskinan serta pengangguran.

“Apabila ketiga variabel indikator makro tersebut dapat tumbuh dengan baik maka menuju pembangunan sektor-sektor lainnya akan berjalan dengan lancar,” katanya.

Jekek mengatakan, pembangunan daerah saat ini sangat tergantung dengan pendapatan dan pembiayaan daerah yang sebagian besar masih didominasi dana transfer baik dari pemerintah maupun pemerintah provinsi.

Untuk itu, lanjutnya, agar tidak terjebak dalam memproyeksikan belanja, proyeksi pendapatan selama lima tahun ke depan harus dihitung dengan cermat dan hati-hati.

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Pemkab Wonogiri Larang Bukber dan Halal Bihalal

Pariwisata dan Smart City

Jekek menambahkan, sektor pariwisata menjadi salah satu andalan untuk mewujudkan kemandirian dengan mengoptimalkan sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Wonogiri.

Untuk itu, mulai tahun ini Pemkab Wonogiri menyiapkan dokumen perencanaan dan penyiapan lahan pembangunan infrastruktur kawasan Waduk Gajah Mungkur yang dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Momentum ini perlu ditindaklanjuti dengan menata obyek wisata lainnya baik di sekitar Waduk Gajah Mungkur maupun obyek wisata kawasan karst dan sepanjang pantai selatan,” ujarnya.

Bagi Jekek, pembangunan besar kawasan wisata di Kabupaten Wonogiri harus didukung dengan pembangunan kota pintar atau smart city untuk menarik wisatawan baik mancanegara dan domestik.

Baca juga: Bupati Wonogiri Harapkan Revitalisasi Waduk Gajah Mungkur Datangkan Kesejahteraan Masyarakat

Dengan demikian, dibutuhkan pula pembangunan pelayanan publik berbasis elektronik dengan didukung dari sisi kulturnya.

“Sisi kultur itu berupa kebiasaan menciptakan budaya bersih, memiliki kapasitas SDM yang unggul sebagai tuan rumah,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga akan menyiapkan kondisi daerah yang kondusif serta nyaman dengan menata kembali pengelolaan ruang terbuka hijau baik penataan tanaman dan pedestrian kota.

Terhadap visi, misi dan program itu, Jekek meminta dukungan dari seluruh pihak. Dengan demikian, di masa kepemimpinannya lima tahun ke depan dapat mewujudkan masyarakat Wonogiri yang sejahtera, adil, dan makmur.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Wonogiri Sriyono memberikan apresiasi terkait rancangan program yang tertuang dalam RPJMD 2021-2026.

Baca juga: Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

“Saya secara pribadi dan lembaga kami mengapresiasi bila pemerintah bisa mendapatkan capaian-capaian program yang sudah direncanakan,” katanya.

Untuk mengetahui keberhasilan program yang sudah direncanakan, kata Sriyono, DPRD Kabupaten Wonogiri akan memonitoring dari indikator kerja utama Pemkab Wonogiri.

Tak hanya itu, DPRD Kabupaten Wonogiri mempelajari pula RPJMD dengan meminta tim Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) memaparkan dokumen itu ke seluruh komisi.

Setelah mendapatkan pemaparan dari Bappeda, DPRD akan melakukan pendalaman internal yang poin-poin tersebut akan disampaikan kepada Pemkab Wonogiri untuk penyempurnaan RPJMD.

Baca juga: Cerita Petani Milenial Wonogiri Bina 1.500 Petani, Mampu Ekspor Beras ke AS, Eropa, dan Asia

 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X