Cerita Kaka Fajar Bocah 13 Tahun Fotografer Jalanan di Semarang, Bermodal Ponsel, Pernah Dibayar Rp 2.000

Kompas.com - 07/04/2021, 13:30 WIB
Kawasan Kota Lama Semarang atau yang biasa disebut Outstadt memiliki luas 31 hektare. Kawasan ini terpisah dengan daerah sekitar, sehingga mendapat julukan ?Little Netherland?. Kawasan Kota Lama Semarang ini merupakan saksi bisu sejarah Indonesia masa kolonial Belanda dan lokasinya berdampingan dengan kawasan ekonomi. Di tempat ini ada sekitar 50 bangunan kuno yang masih berdiri dengan kukuh dan mempunyai sejarah Kolonialisme di Semarang. Dok. Biro Komunikasi Publik KemenparekrafKawasan Kota Lama Semarang atau yang biasa disebut Outstadt memiliki luas 31 hektare. Kawasan ini terpisah dengan daerah sekitar, sehingga mendapat julukan ?Little Netherland?. Kawasan Kota Lama Semarang ini merupakan saksi bisu sejarah Indonesia masa kolonial Belanda dan lokasinya berdampingan dengan kawasan ekonomi. Di tempat ini ada sekitar 50 bangunan kuno yang masih berdiri dengan kukuh dan mempunyai sejarah Kolonialisme di Semarang.
Editor Rachmawati

"Terserah pengunjung mau kasih berapa, dulu pernah dibayar Rp 2 ribu tetap saya terima."

"Kan saya minta bayar seikhlasnya saja, ya dikasih 2 ribu ya saya ikhlas," ujar bocah yang akan masuk SMP itu.

Sebagian besar uang yang dapatkan diserahkan ke orangtuanya untuk membantu perekonomian keluarga.

Baca juga: Toko Oen, Kedai Es Krim Kuno di Sudut Kota Lama Semarang

Ayah Kaka Fajar adalah tukang becak yang nyambi sebagai driver ojek online. Mereka tinggal di Jalan Patriot 08, Kelurahan Purwosari, Semarang Utara.

Ia mengaku menjadi fotografer jalan tanpa ada paksaan dari orangtuanya.

Tak hanya menjadi fotografer, Kaka Fajar juga sering diminta menjadi guide untuk mengantarkan pengunjung menikmati wisata di Kota Semarang.

Kaka bekerja sebagai pengarah foto setiap akhir pekan Jumat hingga Minggu oukul 07.00 - 20.00. Sedangkan pada Senin - Kamis, ia tetap mengutamakan bersekolah.

Baca juga: Jelajah Kota Lama Semarang, Ikuti Itinerary 1 Hari Berikut Ini

Biasanya, ia memotret menggunakan ponsel pelanggannya. Nanti, beberapa hasil jepretannya ia minta dari ponsel pelanggannya sebagai bahan promosinya.

Hasil jepretan Kaka pun terbilang cukup bagus. Padahal, anak berusia 13 tahun tersebut hanya belajar secara otodidak drngan mengamati orang berfoto.

"Tidak ada yang ngajari. Hanya liat orang foto. Nanti saya olah sendiri. Setiap ada orang foto punya gaya baru, saya liatin," katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Mei 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Mei 2021

Regional
Fakta 4 Petani Dibunuh Kelompok MIT, Pelaku Pimpinan Qatar dan Jenazah Ditemukan di Dua Lokasi Berbeda

Fakta 4 Petani Dibunuh Kelompok MIT, Pelaku Pimpinan Qatar dan Jenazah Ditemukan di Dua Lokasi Berbeda

Regional
Parapat dan Sibaganding Dilanda Banjir dan Longsor, Lalin dari Arah Siantar Dialihkan

Parapat dan Sibaganding Dilanda Banjir dan Longsor, Lalin dari Arah Siantar Dialihkan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 13 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 13 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 13 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 13 Mei 2021

Regional
2 Anggota KKB Pimpinan Lerimayu Telenggen Tewas Saat Baku Tembak dengan Kopassus, Ini Kata Pangdam

2 Anggota KKB Pimpinan Lerimayu Telenggen Tewas Saat Baku Tembak dengan Kopassus, Ini Kata Pangdam

Regional
Tak Hanya Bunuh 4 Petani, Kelompok MIT Poso Diduga Juga Merampok Korban, Ini Penjelasan Polisi

Tak Hanya Bunuh 4 Petani, Kelompok MIT Poso Diduga Juga Merampok Korban, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Bertambah, Total Korban Meninggal Tragedi Ledakan Petasan Jadi 4 Orang

Bertambah, Total Korban Meninggal Tragedi Ledakan Petasan Jadi 4 Orang

Regional
Ada Kopassus dalam Baku Tembak yang Tewaskan 2 KKB di Papua

Ada Kopassus dalam Baku Tembak yang Tewaskan 2 KKB di Papua

Regional
Sederet Kisah Petasan Membawa Petaka Jelang Lebaran, 6 Tewas

Sederet Kisah Petasan Membawa Petaka Jelang Lebaran, 6 Tewas

Regional
Dua Anggota KKB Tewas dalam Baku Tembak dengan Kopassus

Dua Anggota KKB Tewas dalam Baku Tembak dengan Kopassus

Regional
ASN Mudik Terancam Diberhentikan, Bupati Magetan: Sanksinya Sudah Jelas

ASN Mudik Terancam Diberhentikan, Bupati Magetan: Sanksinya Sudah Jelas

Regional
Kena Ledakan Petasan, Mahasiswa Ini Tewas, Tiga Temannya Terluka

Kena Ledakan Petasan, Mahasiswa Ini Tewas, Tiga Temannya Terluka

Regional
Gara-gara Kehabisan Bensin, Pencuri Motor Ditangkap Polisi, Ini Ceritanya

Gara-gara Kehabisan Bensin, Pencuri Motor Ditangkap Polisi, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X