Tes Cepat Antigen untuk Warga yang Nekat Mudik di Banyumas Berbayar

Kompas.com - 07/04/2021, 13:16 WIB
Ilustrasi rapid test antigen SHUTTERSTOCKIlustrasi rapid test antigen

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, Jawa Tengah, akan menerapkan tes cepat antigen berbayar bagi warga yang nekat mudik pada saat libur Idul Fitri 2021

"Tadi sudah saya sampaikan (saat rapat Forkompimda), nanti akan dibikin aturannya," kata Bupati Banyumas Achmad Husein seusai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Banyumas, Rabu (7/4/2011).

Husein menjelaskan, terdapat tiga alternatif penerapan biaya tes cepat antigen. Pertama warga yang mampu, diminta membayar penuh biaya tes cepat antigen.

Baca juga: Antisipasi Warga Nekat Mudik, Pemkab Banyumas Siapkan 23.000 Tes Cepat Antigen

Kedua Pemkab juga berencana akan memberikan subsidi biaya bagi warga yang tidak mampu.

"Bisa saja gratis kalau ada surat keterangan dari desa," ujar Husein.

Untuk biayanya sendiri, kata Husein, akan dibahas lebih lanjut.

Sebagai gambaran, biayayang akan dikenakan diperkirakan di bawah Rp 100.000.

"Belum ditentukan. Untuk beli alatnya sekitar Rp 50.000 sampai Rp 55.000, kemudian untuk tenaga kesehatan, untuk transportasi dan lain-lain, sekitar Rp 70.000 mungkin (biayanya)," ujar Husein.

Baca juga: Antisipasi Pemudik, Pemkab Banyumas Akan Perketat Pengawasan hingga Tingkat RT

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Banyumas akan menyiapkan 23.000 tes cepat antigen untuk mengantisipasi warga yang mudik pada saat libur Idul Fitri 2021.

Berdasarkan pengalaman tahun lalu, banyak warga yang tetap mudik ke kampung halaman meski telah ada larangan dari pemerintah.

Husein mengatakan, tes cepat antigen sebagai alternatif kedua apabila warga yang nekat mudik tidak mau menjalani karantina yang disiapkan pemerintah desa maupun Pemkab.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X