Antisipasi Pemudik, Pemkab Banyumas Akan Perketat Pengawasan hingga Tingkat RT

Kompas.com - 29/03/2021, 12:25 WIB
Tim gabungan berjaga di wilayah perbatasan Banyumas-Purbalingga di Desa Silado, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (6/2/2021). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINTim gabungan berjaga di wilayah perbatasan Banyumas-Purbalingga di Desa Silado, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (6/2/2021).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi gelombang pemudik dari berbagai daerah.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Banyumas Didi Rudwianto mengatakan, pihaknya kemungkinan akan menggelar operasi di perbatasan wilayah.

Menurut dia, meski telah ada larangan mudik dari pemerintah pusat, tidak menutup kemungkinan akan terjadi gelombang kedatangan pemudik.

"Dengan keluarnya larangan mudik kami agak tenang, tapi tetap ada yang tembus, pengalaman tahun lalu pasti tetap ada. Kalau yang naik kereta api mungkin terkendali, karena ada tes cepat, tapi yang kendaraan pribadi sulit dikendalikan," kata Didi kepada wartawan di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin (29/3/2021).

Baca juga: Antisipasi Pemudik Lewati Jalan Tikus, Pemeriksaan di Pantai Selatan Tasikmalaya Diperketat

Untuk itu, rencananya pemerintah desa/kelurahan dan kabupaten juga akan menyiapkan tempat-tempat karantina.

"Kami akan menyiapkan GOR Satria sebagai tempat karantina seperti tahun lalu, untuk antisipasi kalau karantina di desa tidak mampu menampung," ujar Didi.

Pihaknya juga akan menyiapkan tempat karantina bagi pasien Covid-19 tanpa gejala di wilayah Baturraden.

"SOP-nya nanti (kami susun), kami belum ada petunjuk. Intinya dengan larangan mudik ini kami siap antisipasi hingga tingkat RT dan RW," kata Didi.

Baca juga: Banyumas Akan Jadi Lokasi Sentra Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia

Kendati demikian, Didi mengatakan, belum menerima aturan tertulis dari pemerintah pusat mengenai larangan mudik.

"Kami belum menerima aturan tertulisnya. Intinya kami akan menyiapkan, tapi kami menunggu petunjuk dari pusat," ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Operasi Ketupat Toba 2021, 8.333 Kendaraan Diputar Balik dan 2 Pemudik Ditemukan Positif Covid-19

Operasi Ketupat Toba 2021, 8.333 Kendaraan Diputar Balik dan 2 Pemudik Ditemukan Positif Covid-19

Regional
Perampok Sekap Pasutri di Muba, Perkosa Istri Korban, lalu Bawa Kabur Ponsel

Perampok Sekap Pasutri di Muba, Perkosa Istri Korban, lalu Bawa Kabur Ponsel

Regional
Pemerintah Provinsi Jambi Tambah Ruangan Isolasi Covid-19

Pemerintah Provinsi Jambi Tambah Ruangan Isolasi Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 16 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 16 Mei 2021

Regional
Penyekatan Mudik di Kabupaten Bogor, Polisi Sebut 20.112 Kendaraan Diputar Balik

Penyekatan Mudik di Kabupaten Bogor, Polisi Sebut 20.112 Kendaraan Diputar Balik

Regional
Longsor, Jalan Penghubung Gayo Lues-Aceh Tenggara Putus

Longsor, Jalan Penghubung Gayo Lues-Aceh Tenggara Putus

Regional
6 Pemudik Reaktif Berdasarkan Tes Antigen di Pos Balonggandu Karawang

6 Pemudik Reaktif Berdasarkan Tes Antigen di Pos Balonggandu Karawang

Regional
Video Viral Warga Demo di Laut, Minta Petugas Kembalikan Banana Boat yang Disita

Video Viral Warga Demo di Laut, Minta Petugas Kembalikan Banana Boat yang Disita

Regional
Modus Warga agar Lolos Penyekatan di Puncak, Pura-Pura Pingsan hingga Ketinggalan Barang di Hotel

Modus Warga agar Lolos Penyekatan di Puncak, Pura-Pura Pingsan hingga Ketinggalan Barang di Hotel

Regional
Muncul Lagi Klaster Covid-19 di Banyumas, Bupati: Terpaksa 'Micro Lockdwon'

Muncul Lagi Klaster Covid-19 di Banyumas, Bupati: Terpaksa "Micro Lockdwon"

Regional
Hendak Mencuri dan Memerkosa Seorang Remaja, Pria Ini Babak Belur Dihajar Warga

Hendak Mencuri dan Memerkosa Seorang Remaja, Pria Ini Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Gara-gara Ayam Masuk ke Kebun, 2 Keponakan Keroyok Paman hingga Tewas

Gara-gara Ayam Masuk ke Kebun, 2 Keponakan Keroyok Paman hingga Tewas

Regional
Mobil Hancur Ditabrak Kereta Api, Sopir Berusia 61 Tahun Lolos dari Maut

Mobil Hancur Ditabrak Kereta Api, Sopir Berusia 61 Tahun Lolos dari Maut

Regional
Kronologi Kaburnya Lima Tahanan BNNP Sumut: Sebelum Kabur Petugas Disiram Air Cabai dan Dianiaya

Kronologi Kaburnya Lima Tahanan BNNP Sumut: Sebelum Kabur Petugas Disiram Air Cabai dan Dianiaya

Regional
Polda Jatim: Mobilitas Masyarakat ke Malang Raya dan Surabaya Raya Jadi Perhatian Kami

Polda Jatim: Mobilitas Masyarakat ke Malang Raya dan Surabaya Raya Jadi Perhatian Kami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X