Kompas.com - 05/12/2020, 19:53 WIB
Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir bersama rombongan Komisi X DPRD RI dan Deputi Kemenparekraf mengunjungi kawasan wisata Kampung Buricak Burinong di pesisir Waduk Jatigede, Sumedang, Jumat (4/12/2020) siang. KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHBupati Sumedang H Dony Ahmad Munir bersama rombongan Komisi X DPRD RI dan Deputi Kemenparekraf mengunjungi kawasan wisata Kampung Buricak Burinong di pesisir Waduk Jatigede, Sumedang, Jumat (4/12/2020) siang.

 

Paket wisata sekitar Jatigede

Di lokasi ini, kata Dony, wisatawan bisa terbang (Paralayang) dari Bukti Pasir Cinta dan mendarat di pesisir Buricak Burinong yang disebut wisatawan sebagai Rajaampat-nya Sumedang karena menghamparkan bukit-bukit terapung di sekitar waduk yang terlihat eksotis.

Dony menuturkan, selain Bukit Pasir Cinta dan Kampung Buricak Burinong, masih ada Tegaljarong, Panenjoan, Pangjugjugan, dan kawasan pesisir lainnya yang akan dikembangkan menjadi satu paket wisata.

Khusus objek wisata Panenjoan, kata Dony, Pemkab Sumedang bersama Pemprov Jabar telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 50 miliar untuk membangun masjid dan menara kujang kembar.

"Di lokasi ini, bersama Pemrov Jabar, Pemkab Sumedang akan membangun masjid megah dengan menara kujang kembar. Menara ini kami bangun, merupakan ambisi bersama Pak Gubernur Jawa Barat, agar nantinya di objek wisata Jatigede ini terdapat menara yang mampu menarik wisatawan, seperti layaknya menara Eiffel (Paris, Prancis)," sebut Dony.

Dony menyebutkan, pengembangan kawasan Waduk Jatigede akan semakin pesat jika KEK Pariwisata Waduk Jatigede yang diusulkan melalui MoU dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) disetujui Presiden Joko Widodo.

"Kami berharap usulan (KEK Pariwisata Jatigede) ini dapat terealisasi sehingga pengembangan wisata Jatigede bisa makin pesat," sebut Dony.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kembangkan SDM Pariwisata

Dony mengatakan, sebagai wujud keseriusan Pemkab Sumedang, selain telah mulai melakukan penataan kawasan wisata Waduk Jatigede, saat ini juga telah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dari warga lokal menjadi para pelaku pariwisata.

"Terkait SDM, sebelumnya kami sudah menjalin MoU dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Sumedang dengan penyediaan jurusan pariwisata dan ini sudah berjalan. Di mana setengah mahasiswanya adalah orang lokal Sumedang," tutur Dony.

Ditunjang Seni Budaya dan Ekonomi Kreatif

Dony menambahkan, lokasi strategis Sumedang karena dekat dengan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Pelabuhan Patimban dan adanya 6 exit tol di sepajang jalur Tol Cileunyi, Sumedang, Dawuan (Cisumdawu) akan memudahkan wisatawan dalam mengakses Waduk Jatigede.

"Kabupaten Sumedang juga berada di dua titik pusat ekonomi Jawa Barat, yaitu kawasan Bandung Raya dan Cirebon Raya. Keberadaan Waduk Jatigede akan semakin lengkap karena kami juga memiliki kekayaan seni budaya Sunda dan ekonomi kreatif yang lengkap. Mulai dari Tahu Sumedang, Mangga Gedong Gincu, Ubi Cilembu dan kuliner khas Sumedang lainnya," ujar Dony.

Fokus mengembangkan "trigger" pariwisata

Sementara itu, praktisi pariwisata Kabupaten Sumedang Zenni Bima mengatakan, ambisi Bupati Sumedang menjadikan daerahnya sebagai kabupaten pariwisata dapat diwujudkan.

Asalkan, kata Zenni, Pemkab Sumedang fokus menjadikan Waduk Jatigede sebagai trigger atau pengungkit pariwisata.

"Jadi kan itu sudah tujuan bupati, Sumedang jadi tujuan wisata. Terus untuk konteks internasional, bupati menjual keindahan Jatigede," kata pengembang kawasan wisata Nangorak Camp ini kepada Kompas.com di Sumedang, Sabtu (5/12/2020).

Zenni menuturkan, ada dua tahapan yang yang tengah ditempuh Pemkab Sumedang untuk "menjual" Jatigede. Pada tahap awal ini adalah pengembangan kawasan desa wisata Kampung Buricak Burinong.

"Pengembangan kawasan ini saya rasa menjadi tahap awal yang tepat. Kemudian tahap akhirnya itu, nanti kan KEK Pariwisata Jatigede. Menurut saya, asal Pemkab Sumedang fokus, tidak bercabang ke sana ke mari, Sumedang bisa merealisasikan wisata kelas dunia ini," tutur Zenni.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.