Jelang KBM Tatap Muka, Sekolah di Yogyakarta Diminta Lengkapi Fasilitas Protokol Kesehatan

Kompas.com - 27/11/2020, 23:30 WIB
Ilustrasi sekolah. ShutterstockIlustrasi sekolah.

KOMPAS.com - Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Budi Santoso Asrori mengatakan, pihaknya sudah meminta seluruh sekolah segera melengkapi fasilitas protokol kesehatan.

Hal tersebut untuk persiapan jelang kembali digelarnya kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka tahun depan.

"November ini kita lakukan pemasangan wastafel, kemudian menambah jumlah thermo gun di sekolah, untuk melengkapi itu, agar siap melakukan pembelajaran tatap muka sewaktu-waktu," ujar Budi, Jumat (27/11/2020).

Baca juga: Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Dikatakan Budi, Satgas Covid-19 di tiap sekolah sejauh ini sudah terbentuk.

Mereka akan ditugaskan untuk mempersiapkan fasilitas penunjang protokol kesehatan, sekaligus mengawasi jalannya KBM tatap muka.

"Sejauh ini, yang kurang mungkin alur keluar masuknya, kemudian tanda physical distancing juga harus dilengkapi. Tapi, itu akan kita lengkapi. Nanti kan kita akan sosialisasi ke sekolah ya, apa saja yang harus dilengkapi terpantau, selain wastafel dan thermo gun itu," katanya.

Menurutnya, untuk memulai kembali KBM tatap muka harus dilandasi dengan prinsip kehati-hatian.

Ia tak ingin penularan Covid-19 di lingkungan sekolah terjadi di Kota Yogyakarta.

"Setiap kegiatan, ketika siswa masuk bagaimana, proses pembelajarannya bagaimana, guru rapat bagaimana, ya itu harus ada SOP. Kita meminimalisir kemungkinan terjadinya penularan virus di sekolah," terangnya.

Baca juga: Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Sebelummya, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan, sampai saat ini, pihaknya masih menjalin kooordinasi dengan dinas pendidikan untuk menentukan skema pembelajaran tatap muka.

Sebab, lanjutnya, pelaksanannya harus diiringi protokol kesehatan ketat.

"Mudah-mudahan, dalam minggu ini buku panduan rencana pelaksanaan KBM tatap muka terbatas sudah jadi. Kita sebut terbatas karena memang terbatas jumlah peserta didiknya, terbatas jamnya dan terbatas meteri pembelajarannya," jelasnya.

 

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Jelang Dimulainya Sekolah Tatap Muka, Pemkot Yogyakarta Kebut Persiapan Fasilitas di Sekolah

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Es dan Puting Beliung Terjadi di Kabupaten Cianjur

Hujan Es dan Puting Beliung Terjadi di Kabupaten Cianjur

Regional
Iming-iming Paket Internet, Pria Ini Cabuli Anak Tetangganya yang Berusia 8 Tahun

Iming-iming Paket Internet, Pria Ini Cabuli Anak Tetangganya yang Berusia 8 Tahun

Regional
Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Regional
Kronologi Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warung, Pemilik Tertimpa Etalase

Kronologi Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warung, Pemilik Tertimpa Etalase

Regional
Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka

Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Regional
4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

Regional
Beredar Foto Bupati Pati Tak Pakai Masker Saat Kondangan, Ini Peringatan Ganjar

Beredar Foto Bupati Pati Tak Pakai Masker Saat Kondangan, Ini Peringatan Ganjar

Regional
Jika Warga Semarang Disiplin Prokes, Wali Kota Hendi akan Longgarkan PPKM

Jika Warga Semarang Disiplin Prokes, Wali Kota Hendi akan Longgarkan PPKM

Regional
Penerima Tamu Pesta Pernikahan Positif Covid-19, Satgas: Mungkin Telah Terjadi Klaster Hajatan

Penerima Tamu Pesta Pernikahan Positif Covid-19, Satgas: Mungkin Telah Terjadi Klaster Hajatan

Regional
Positif Covid-19, 8 Santri Ponpes Putri Colomadu Diisolasi di Asrama Haji Donohudan

Positif Covid-19, 8 Santri Ponpes Putri Colomadu Diisolasi di Asrama Haji Donohudan

Regional
2 Jasad Anak Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Longsor Sumedang Bertambah

2 Jasad Anak Ditemukan, Jumlah Korban Tewas Longsor Sumedang Bertambah

Regional
Tensi Tinggi, Bupati, Wabup dan Sejumlah Pejabat di Mempawah Tidak Divaksin

Tensi Tinggi, Bupati, Wabup dan Sejumlah Pejabat di Mempawah Tidak Divaksin

Regional
Taman Nasional Tanggung Biaya Pengobatan Balita yang Digigit Komodo

Taman Nasional Tanggung Biaya Pengobatan Balita yang Digigit Komodo

Regional
8 Pejuang Covid-19 di Kabupaten Bogor Gugur

8 Pejuang Covid-19 di Kabupaten Bogor Gugur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X