Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021

Kompas.com - 26/11/2020, 09:05 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim istimewaGubernur Banten Wahidin Halim

SERANG, KOMPAS.com - Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan akan membuka kembali sekolah untuk belajar secara tatap muka pada Januari 2021.

Namun, pembukaan tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) akan diawali dengan melakukan swab test bagi siswa ataupun tenaga pendidik.

Hal itu untuk memastikan tidak ada yang terpapar Covid-19.

Baca juga: Debat Pilkada Karawang, Adu Canggih Teknologi hingga Janji Calon Bupati

Selain itu, guna mengantisipasi adanya klaster baru penyebaran virus corona di Banten.

"Ketika membuka sekolah Januari, ada enggak pengaruhnya? Ada enggak yang terpapar? Sekolah kami buka, tapi penuh kehati-hatian. Jangan sampai nanti ada korban," ujar Wahidin kepada wartawan, Rabu (25/11/2020).

Saat ini, Dinas Pendidikan masih melakukan survei dan persiapan belajar tatap muka, seperti melihat sarana dan prasana, penerapan protokol kesehatan, dan yang lainnya.

Baca juga: Debat Pamungkas Pilkada Serang, Dua Paslon Janjikan Hal Ini

Hasilnya nanti akan dirapatkan kembali bersama Satuan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Banten.

"Nanti disampaikan ke publik dan orangtua, apakah mereka menyetujui buka tatap muka dengan pertimbangan. Misalnya, tatap muka untuk berapa murid atau seluruh murid tatap muka dengan pengawasan orangtua dan sebagainya," kata Wahidin.

Baca juga: Limbah Sungai Ciujung Jadi Topik Debat, Ini Kata 2 Paslon Pilkada Serang

Mantan Wali Kota Tangerang itu menegaskan agar setiap sekolah yang akan menerapkan belajar tatap muka harus memenuhi standar dari pemerintah pusat.

"Jadi jangan sampai lupa dari perhatian, hingga menimbulkan efek risiko yang lebih berat lagi," kata Wahidin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Regional
8 Hari Jalani Karantina Mandiri, Wagub NTT Dinyatakan Negatif Corona

8 Hari Jalani Karantina Mandiri, Wagub NTT Dinyatakan Negatif Corona

Regional
Janji Dinikahi dan Diberi Ponsel, 2 Remaja Diduga Disetubuhi Mantan Satpam Sekolah

Janji Dinikahi dan Diberi Ponsel, 2 Remaja Diduga Disetubuhi Mantan Satpam Sekolah

Regional
Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray

Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray

Regional
Jalan Menuju Balai Benih Ikan di Belitung Timur Putus Diterjang Banjir

Jalan Menuju Balai Benih Ikan di Belitung Timur Putus Diterjang Banjir

Regional
Berstatus Penyintas, Bupati Karawang Tak Masuk Daftar Disuntik Vaksin Covid-19

Berstatus Penyintas, Bupati Karawang Tak Masuk Daftar Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Bunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang, Agus Mengaku Kesal Korban Persingkat Waktu Kencan

Bunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang, Agus Mengaku Kesal Korban Persingkat Waktu Kencan

Regional
Dihadang Longsor hingga Jalan Kaki ke Desa Terisolir, Ini Perjuangan Relawan Gempa Sulbar

Dihadang Longsor hingga Jalan Kaki ke Desa Terisolir, Ini Perjuangan Relawan Gempa Sulbar

Regional
Terdampak Gempa Sulbar, 50 Perantau Minang Tinggal di Pengungsian

Terdampak Gempa Sulbar, 50 Perantau Minang Tinggal di Pengungsian

Regional
Belasan Rumah dan Mushala Terancam Bencana Tanah Bergerak di Purworejo

Belasan Rumah dan Mushala Terancam Bencana Tanah Bergerak di Purworejo

Regional
Pengungsi Banjir Banjarmasin Butuh Popok, Susu Bayi, dan Obat-obatan

Pengungsi Banjir Banjarmasin Butuh Popok, Susu Bayi, dan Obat-obatan

Regional
Berkas Perkara Kasus Penembakan Mobil Alphard Dilimpahkan ke Kejari Solo

Berkas Perkara Kasus Penembakan Mobil Alphard Dilimpahkan ke Kejari Solo

Regional
Seorang Pejabat Pemkab Jombang Meninggal karena Covid-19, Diduga Punya Penyakit Penyerta

Seorang Pejabat Pemkab Jombang Meninggal karena Covid-19, Diduga Punya Penyakit Penyerta

Regional
12 Hari Buron, Pembunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang Tertangkap

12 Hari Buron, Pembunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang Tertangkap

Regional
Unik dan Menarik, Alasan Syaiful Gunakan Tanda Tangan Berlambang Konoha di KTP

Unik dan Menarik, Alasan Syaiful Gunakan Tanda Tangan Berlambang Konoha di KTP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X