Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Bripka Leonardo, Polisi yang Ubah Mobil Pribadi Jadi Ambulans Gratis

Kompas.com - 10/05/2024, 08:00 WIB
Tri Purna Jaya,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

LAMPUNG, KOMPAS.com - Seorang bhabinkamtibmas di Lampung Tengah rela merogoh kocek sendiri demi mengubah mobil pribadinya menjadi ambulans.

Ambulans itu kini digunakan untuk membantu warga setempat yang memerlukan bantuan di saat darurat secara gratis.

Aksi filantropi itu dilakukan oleh Brigadir Kepala (Bripka) Leonardo, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Bangun Rejo, Lampung Tengah.

Leo, panggilan akrabnya, sengaja mengubah mobil pribadinya menjadi ambulans gratis.

Baca juga: Tawuran 2 Kampung di Magelang, Pelaku Kabur, Polisi Amankan 5 Motor

Bersama istrinya, dia menghabiskan uang mencapai Rp 10 juta untuk mengubah mobil itu menjadi ambulans.

Leo tergerak mengubah mobilnya menjadi ambulans lantaran beberapa kali kesulitan mencari mobil mengantar pasien rujukan dari wilayahnya.

Sebagai bhabinkamtibmas, Leo kerap dimintai bantuan oleh masyarakat pada saat keadaan darurat.

Baca juga: Polisi Selidiki Kasus Keracunan Massal Balita dan Baduta di Majene Sulbar, Kadin DPPKB Diperiksa


Awal mula ide untuk membuat ambulans

Dia menjelaskan, sejak 2017, Leo sering membantu mengantarkan pasien darurat ke Rumah Sakit. 

Pada waktu itu, katanya, kendala yang ditemui yakni sulitnya mencari kendaraan pada malam hari. Sebab tidak semua kampung memiliki mobil ambulans.

"Biaya Rp 300.000-400.000 untuk menyewa kendaraan pun menjadi kendala, terutama untuk masyarakat miskin," kata Leo saat dihubungi, Kamis (9/5/2024).

Baca juga: Kecelakaan Maut Ambulans Vs Truk di Tol Batang-Semarang, 1 Penumpang Tewas

Kemudian, ada satu momen yang membuat Leonardo makin memantapkan hati mengubah mobilnya menjadi ambulans.

Pada Agustus 2023 lalu, Leo membantu mengantar seorang pasien rujukan yang mengalami kritis serangan jantung.

Leo pontang-panting menghubungi beberapa faskes untuk mendatangkan ambulans. Setelah beberapa lama, ambulans yang kebetulan dalam keadaan kosong datang.

Namun, dalam perjalanan, pasien itu meninggal dunia.

Dari momen itu, Leo lalu berdiskusi dengan istrinya untuk mengubah mobilnya menjadi ambulans.

Baca juga: Viral, Unggahan Aksi Pembegalan Tukang Pijit di Cicalengka, Polisi Tegaskan Murni Kecelakaan

Istri Leo yang juga berprofesi bidan desa Sukanegeri, Kecamatan Bangun Rejo itu pun setuju demi masyarakat.

Mereka patungan dari kantung pribadi hingga terkumpul Rp 10 juta.

Uang itu digunakan untuk mengubah bagian dalam mobil hingga membeli peralatan medis darurat.

"Alhamdulilah, sekarang sudah bisa digunakan. Nggak ada biaya apa pun, gratis," kata dia.

Baca juga: Kisah Ibu di Sikka Melahirkan Saat Jalan Kaki Menuju Puskesmas, Ambulans Terhalang Pohon Tumbang

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Presiden Jokowi Bagikan Paket Sembako untuk Warga di Tambaklorok, Semarang

Presiden Jokowi Bagikan Paket Sembako untuk Warga di Tambaklorok, Semarang

Regional
Lahan di Gunung Rinjani Terbakar

Lahan di Gunung Rinjani Terbakar

Regional
Berontak Saat Hendak Disembelih, Sapi Kurban Lepas dan Terjebak di Selokan

Berontak Saat Hendak Disembelih, Sapi Kurban Lepas dan Terjebak di Selokan

Regional
Menteri Basuki soal Upacara 17 Agustus 2024 di IKN: Prasarana Siap

Menteri Basuki soal Upacara 17 Agustus 2024 di IKN: Prasarana Siap

Regional
Tinjau Tanggul di Tambaklorok Semarang, Jokowi: Bisa Menahan Rob Minimal 30 Tahun

Tinjau Tanggul di Tambaklorok Semarang, Jokowi: Bisa Menahan Rob Minimal 30 Tahun

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Tikam Temannya di Kupang Saat Nobar Euro

Polisi Tangkap Pria yang Tikam Temannya di Kupang Saat Nobar Euro

Regional
Aparat Sita Amunisi dan Drone Saat Duduki Markas KKB Undinus Kogoya di Paniai

Aparat Sita Amunisi dan Drone Saat Duduki Markas KKB Undinus Kogoya di Paniai

Regional
Survei SMRC : Elektebilitas Hanindhito Pramana Capai 76,7 Persen, Disusul Deny Widyanarko dengan 11 Persen

Survei SMRC : Elektebilitas Hanindhito Pramana Capai 76,7 Persen, Disusul Deny Widyanarko dengan 11 Persen

Regional
Sempat Ditutup akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Bandara Maumere Kembali Dibuka Hari Ini

Sempat Ditutup akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Bandara Maumere Kembali Dibuka Hari Ini

Regional
Hendak Dikurbankan, Seekor Sapi Malah Berlarian di Jalan Raya Semarang

Hendak Dikurbankan, Seekor Sapi Malah Berlarian di Jalan Raya Semarang

Regional
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 600 Meter

Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus Lagi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 600 Meter

Regional
Melihat Sapi Jumbo yang Dikurbankan Jokowi di Semarang, Ternyata dari Daerah Ini

Melihat Sapi Jumbo yang Dikurbankan Jokowi di Semarang, Ternyata dari Daerah Ini

Regional
Gibran Sumbang Hewan Kurban ke Sejumlah Partai Poltik

Gibran Sumbang Hewan Kurban ke Sejumlah Partai Poltik

Regional
Aparat Gabungan Kuasai Markas KKB Pimpinan Undius Kogoya

Aparat Gabungan Kuasai Markas KKB Pimpinan Undius Kogoya

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Senin 17 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com