Rel di Banyumas Tertimbun Longsor, Perjalanan 3 KA Terganggu

Kompas.com - 29/10/2020, 10:08 WIB
Petugas membersihkan sisa material longsor di jalur KA antara Stasiun Notog-Kebasen, Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (28/10/2020). KOMPAS.COM/DOK PT KAI DAOP 5 PURWOKERTOPetugas membersihkan sisa material longsor di jalur KA antara Stasiun Notog-Kebasen, Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (28/10/2020).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Hujan deras mengakibatkan tebing dekat jalur kereta api (KA) antara Stasiun Notog dan Stasiun Kebasen, Banyumas, Jawa Tengah, longsor, Rabu (27/10/2020).

Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Supriyanto mengatakan, peristiwa longsor tersebut diketahui atas laporan dari masinis KA Dwipangga sekitar 22.50 WIB.

"Kami menerima informasi bahwa di antara stasiun Notog-Kebasen, tepatnya di depan terowongan, bahwa ada tanah longsor," kata Supriyanto melalui keterangan tertulis, Kamis (29/10/2020).

Baca juga: Libur Panjang Akhir Oktober, PT KAI Daop 4 Tambah Perjalanan Kereta Api

Akibat peristiwa itu, perjalanan KA sempat terganggu.

Supriyanto mengatakan, KA Gajayana relasi Gambir - Malang terganggu 20 menit, kemudian KA Bengawan relasi Lempuyangan-Pasar Senen terganggu 20 menit, dan KA Bima relasi Malang - Gambir terganggu 15 menit.

"Setelah menerima informasi adanya gangguan perjalanan KA, petugas segera melakukan tindakan pengamanan," ujar Supriyanto.

Supriyanto mengatakan jalur hulu sudah bisa dilewati KA dengan kecepatan normal pukul 00.45 WIB.

Baca juga: Banjir dan Longsor Landa Kebumen, 1 Orang Tewas

Seluruh KA, baik arah Purwokerto - Kroya ataupun sebaliknya, dilewatkan jalur hulu yang aman.

Petugas flying gang, kata Supriyanto, segera melanjutkan pembersihan jalur hilir yang masih tertimbun tanah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update: 46 Orang Meninggal akibat Gempa Mamuju dan Majene

Update: 46 Orang Meninggal akibat Gempa Mamuju dan Majene

Regional
Ini Motif Pelaku Pembunuh Mahasiswa Telkom yang Jasadnya Ditemukan Terlilit Kasur dan Terbungkus Plastik di Karawang

Ini Motif Pelaku Pembunuh Mahasiswa Telkom yang Jasadnya Ditemukan Terlilit Kasur dan Terbungkus Plastik di Karawang

Regional
Video Bantuan Gempa Majene Diduga Dijarah Warga, Ini Penjelasan Polisi

Video Bantuan Gempa Majene Diduga Dijarah Warga, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Hendak Ambil Ponsel yang Tertinggal, Gita Tewas Tertimpa Bangunan Saat Gempa Susulan

Regional
Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Mengungkap Fakta Aksi Perampokan yang Diduga Libatkan Ibu Hamil di Kabupaten Malang

Regional
Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Banjir di Kalsel Meluas, Warga Menunggu Evakuasi dari Loteng

Regional
Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X