Angkutan Umum di Salatiga Hanya Boleh Angkut 50 Persen Penumpang

Kompas.com - 14/10/2020, 16:44 WIB
Angkutan umum di Kota Salatiga yang memenuhi protokol kesehatan ditempeli stiker. KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAAngkutan umum di Kota Salatiga yang memenuhi protokol kesehatan ditempeli stiker.

SALATIGA, KOMPAS.com - Seluruh angkutan umum yang melintas di Kota Salatiga wajib mematuhi protokol kesehatan untuk menekan penyebaran Covid-19.

Jika ada awak angkutan yang kedapatan melanggar protokol kesehatan, maka kendaraannya akan dilarang beroperasi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Salatiga Sidqon Effendi mengatakan, pengawasan terhadap kepatuhan angkutan umum tersebut akan dilakukan petugas.

"Kita tempatkan petugas khusus di pintu keluar masuk terminal dan juga di titik-titik pemberhentian," jelasnya usai penempelan stiker patuh protokol kesehatan angkutan umum di Terminal Tingkir Kota Salatiga, Rabu (14/10/2020).

Baca juga: Penetapan Batas Atas Biaya Tes Swab, Wali Kota Salatiga: Masyarakat Mendapat Kepastian

Menurut Sidqon, pengawasan ini bertujuan mencegah terjadinya klaster angkutan umum penyebaran Covid-19.

"Masih banyak masyarakat yang menggunakan angkutan umum sehingga kami wajibkan untuk kapasitas yang diisi hanya maksimal 50 persen untuk jaga jarak, ada hand sanitizer, dan awak angkutan wajib masker," tegasnya.

Selain itu, kata dia, adanya pemasangan stiker patuh protokol kesehatan di angkutan umum.

Baca juga: Muncul Klaster Pengajian dan Pasien Anosmia di Kota Salatiga

Hal tersebut bertujuan untuk memberikan jaminan kepada masyarakat selaku pengguna jasa terhindar dari penularan Covid-19 pada area dan transportasi publik.

"Dan kita juga mengharapkan agar masyarakat bisa memilih untuk menggunakan angkutan umum yang sudah berstiker karena telah memenuhi protokol kesehatan tersebut," ungkap Sidqon.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

Regional
4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

Regional
Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Regional
Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Regional
Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Regional
Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar 'Open House' dan Syukuran Usai Dilantik

Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar "Open House" dan Syukuran Usai Dilantik

Regional
Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Regional
Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Regional
Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Regional
Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Regional
Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Regional
Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Regional
Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X