Penetapan Batas Atas Biaya Tes Swab, Wali Kota Salatiga: Masyarakat Mendapat Kepastian

Kompas.com - 11/10/2020, 11:33 WIB
Ilustrasi tes swab Covid-19 untuk mendeteksi infeksi virus corona. ShutterstockIlustrasi tes swab Covid-19 untuk mendeteksi infeksi virus corona.

SALATIGA, KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan menetapkan batas tertinggi biaya tes swab berdasarkan metode polymerase chain reaction (PCR), sebesar Rp 900.000.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengapresiasi penetapan batas tarif tertinggi itu.

Baca juga: Bawaslu Ogan Ilir Rekomendasi KPU Diskualifikasi Paslon Petahana Ilyas-Endang

Ia menilai, kepastian biaya itu membuat masyarakat tak khawatir melakukan pemeriksaan.

"Dengan adanya batas atas tarif sebesar Rp 900.000 untuk swab test, masyarakat menjadi tahu biaya yang harus dibayar, mendapat kepastian. Jadi mereka bisa melakukan pemeriksaan secara mandiri," kata Yuliyanto di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Minggu (11/10/2020).

Yuliyanto mengatakan, biaya tes swab sebesar Rp 900.000 itu berlaku bagi masyarakat yang ingin melakukan pemeriksaan mandiri.

Sedangkan, biaya tes swab yang dilakukan tim gugus tugas dalam rangka tracing pasien positif Covid-19. tetap gratis.

"Sementara untuk tindakan swab berkenaan dengan tracing bagi orang yang kontak langsung pasien yang terpapar Covid-19 gratis, ini difasilitasi pemerintah," jelasnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Siti Zuraida mengatakan, sebanyak 2.561 warga telah menjalani tes swab.

"Dari jumlah tersebut, ada 5.122 spesimen yang diambil. Meski satu orang diambil spesimen lebih dari satu kali, kita menghitungnya tetap satu orang," ungkapnya.

Sebanyak 262 kasus positif Covid-19 tercatat di Salatiga hingga Sabtu (10/10/2020). Sebanyak 22 orang dirawat, 235 pasien sembuh, dan lima meninggal.

Baca juga: Doni Monardo: Pemeriksaan Swab di Puskesmas Seharusnya Gratis

Siti mengingatkan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan karena pandemi Covid-19 belum berakhir.

"Tetap patuhi protokol kesehatan, gunakan masker saat beraktivitas, cuci tangan dengan sabun di air mengalir, jaga jarak dan jauhi kerumunan," kata Siti. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pura-pura Cari Kos, Pemuda Asal Kuningan Ini Malah Curi Laptop

Pura-pura Cari Kos, Pemuda Asal Kuningan Ini Malah Curi Laptop

Regional
Relawan PMI Gunungkidul Hampir Setiap Hari Makamkan Korban Covid-19

Relawan PMI Gunungkidul Hampir Setiap Hari Makamkan Korban Covid-19

Regional
Misteri Mayat Anak Perempuan di Subang, Ada Lelaki yang Letakkan Karung Sehari Sebelum Penemuan

Misteri Mayat Anak Perempuan di Subang, Ada Lelaki yang Letakkan Karung Sehari Sebelum Penemuan

Regional
Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan Rp 50 Juta

Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan Rp 50 Juta

Regional
Pengakuan Pelaku Usai Bunuh Wanita Teman Kencan di Hotel: Saya Takut Dipenjara

Pengakuan Pelaku Usai Bunuh Wanita Teman Kencan di Hotel: Saya Takut Dipenjara

Regional
Bupati Pati Buka Masker Saat Sesi Foto Kondangan, Ganjar: Mau Foto, Mau Enggak, Tidak Boleh

Bupati Pati Buka Masker Saat Sesi Foto Kondangan, Ganjar: Mau Foto, Mau Enggak, Tidak Boleh

Regional
Kristen Gray Bakal Diperiksa soal Twit Ajak Warga Asing ke Bali Saat Pandemi Covid-19

Kristen Gray Bakal Diperiksa soal Twit Ajak Warga Asing ke Bali Saat Pandemi Covid-19

Regional
Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Regional
Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektar, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektar, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Regional
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Krasak dan Boyong

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Krasak dan Boyong

Regional
Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Regional
Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Regional
48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

Regional
Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektar

Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektar

Regional
Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X