Kompas.com - 18/09/2020, 06:00 WIB
Sudirman (tengah baju putih lengan hitam) di tengah keluarga besarnya di Bacukiki Pare Pare Sulsel, Sudirman merantau ke Maaysia sejak usia 13 tahun diduga menjadi korban trafficking (Samsuddin) Kompas.com/Ahmad DzulviqorSudirman (tengah baju putih lengan hitam) di tengah keluarga besarnya di Bacukiki Pare Pare Sulsel, Sudirman merantau ke Maaysia sejak usia 13 tahun diduga menjadi korban trafficking (Samsuddin)

KOMPAS.com - Sudirman (33) akhirnya dipertemukan dengan keluarganya setelah 21 tahun tidak bertemu.

Tangis sang ibu pecah melihat anak yang terakhir ditemuinya saat usia 12 tahun itu.

Sudirman selama ini merantau ke Malaysia dan dideportasi pada Juni 2020.

Sejak puluhan tahun lalu, ia hilang kontak dengan keluarganya.

Kepala Bidang Pencatatan Sipil Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Nunukan, Samsuddin, kemudian mencarikan alamat keluarga Sudirman dan mengantarkannya.

"Diantarkan ke keluarganya, tangis keluarganya pecah. Ibunya yang sering pingsan saat ingat Sudirman juga histeris menyambut kedatangan anak sulungnya yang terpisah sekitar 21 tahun lamanya," sebut Samsuddin, saat dihubungi, Rabu (16/9/2020).

Baca juga: Cerita Sudirman Bertemu dengan Ibunya Lagi Setelah Berpisah 21 Tahun

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Duga korban perdagangan manusia

Ilustrasi korban perdagangan manusia.THINKSTOCKPHOTOS Ilustrasi korban perdagangan manusia.
Setelah dideportasi, Sudirman mengurus administrasi ke dinas kependudukan setempat.

Sudirman tidak pernah memiliki KTP karena telah meninggalkan Indonesia sejak usia 12 tahun.

Mendengarkan cerita Sudirman, Samsuddin menduga mantan imigran itu adalah korban perdagangan manusia.

Sudirman tidak pernah dibayar selama bekerja di negeri orang sampai waktu yang lama.

Sudirman juga tidak bisa berkomunikasi dengan keluarga.

Padahal, tujuan awal Sudirman bekerja ke Malaysia adalah supaya bisa menghidupi adik-adiknya.

Baca juga: Kalau Mau ke Kantor Camat Harus Lewat Malaysia, Jadi Pendatang Haram untuk Sementara

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.