Cerita Medsos Bupati Banyumas, Awalnya untuk Kampanye hingga Jadi Media Interaksi dengan Warga

Kompas.com - 25/08/2020, 12:11 WIB
Bupati Banyumas Achmad Husein di kompleks Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (2/7/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINBupati Banyumas Achmad Husein di kompleks Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (2/7/2020).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Media sosial kini menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara kepala daerah dengan masyarakat.

Di tengah arus informasi yang begitu deras dan cenderung tidak terkendali, akun media sosial (medsos) milik pejabat publik menjadi "jaminan mutu" sebuah informasi yang disampaikan tersebut valid.

Seperti halnya yang dilakukan Bupati Banyumas, Achmad Husein. Dia rutin membagikan informasi dalam bentuk video, gambar dan grafik di akun Instagram dan Facebook pribadinya.

Baca juga: Gaya Bermedia Sosial Bupati Karawang, Hapus Komentar Tak Pantas hingga Bantu Warga yang Kena PHK

Unggahan tersebut sekaligus untuk menjawab berbagai macam permasalahan atau isu-isu kekinian di tengah masyarakat.

Akun medsos milik Husein pun kini banjir pengikut. Akun Instagram pribadinya @ir_achmadhusein misalnya, kini diikuti 102.000 pengikut, sedangkan halaman Facebook-nya disukai lebih dari 52.000 akun.

Husein mengaku, awalnya kedua akun medsos tersebut dibuat untuk kepentingan kampanye saat maju dalam Pilkada Banyumas 2018.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Inisiasi pembuatan akun tersebut juga terlontar dari anak pertamanya.

"Awalnya sebetulnya tidak begitu tertarik, karena sibuk turun ke bawah. Tapi waktu itu anak pertama ngomong 'Pak kampanye kok anak muda tidak pernah diikutsertakan?' terus gimana caranya? pakai medos katanya, terus anak saya yang instal IG (Instagram) dan FB (Facebook)," kata Husein saat berbincang, baru-baru ini.

Husein mengungkapkan, dua tahun penambahan pengikut di akun medsosnya tidak terlalu signifikan.

Baca juga: Bertambah Satu, Total Ada 3 Anggota DPRD Banyumas yang Terinfeksi Corona

Namun sejak adanya pandemi Covid-19, jumlah pengikutnya, terutama di akun Instagram meningkat pesat.

"Sampai akhir 2019 jumlah pengikut hanya 7.000-an, rata-rata penambahan 20 per hari. Setelah ada Covid-19 saya lihat kalau masukkin (informasi) ke IG kok yang komen banyak, makanya waktu ada kasus pertama yang positif saya masukkin, ternyata banyak yang komen, setiap hari (pengikutnya) bisa tambah 1.000 akun," ungkap Husein.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.