YouTuber Berulah, Demi Konten Bagikan Daging Berisi Sampah

Kompas.com - 04/08/2020, 08:38 WIB
YouTuber Edo Dwi Putra (24) bersama rekannya Diky Firdaus (20) saat dihadirkan dalam gelar perkara video prank pembagian daging kurban berisi sampah yang heboh di YouTube, Senin (3/8/2020). KOMPAS.COM/AJI YK PUTRAYouTuber Edo Dwi Putra (24) bersama rekannya Diky Firdaus (20) saat dihadirkan dalam gelar perkara video prank pembagian daging kurban berisi sampah yang heboh di YouTube, Senin (3/8/2020).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Edo Dwi Putra (24) seorang YouTuber asal Palembang, Sumatera Selatan ditangkap polisi karena membuat video prank pembagian daging berisi sampah yang diunggah di kanal Youtube pribadinya, Edo Putra Official.

Edo dan satu temannya, Dicky Firdaus (20)diamankan dari rumahnya masing-masing pada Sabtu (1/8/2020) malam.

Video yang berjudul "PRANK BAGI BAGI DAGING KE EMAK-EMAK ISINYA SAMPAH" diunggah diakun YouTube pada Jumat (31/7/2020).

Baca juga: Ini Motif YouTuber Edi Putra Buat Video Prank Daging Kurban Isi Sampah

Di video berdurasi 11 menit 56 detik tersebut, terlihat Edo dan dua temannya membagikan kantong plastik kepada dua perempuan.

Edo menyebut plastik tersebut berisi daging kurbang. Dua perempuan tersebut terlihat bergembira dan mengucapkan terimakasih kepada Edo.

Namun Edo meminta agar bingkisan tersebut dibuka setelah dia pergi.

Baca juga: Duduk Perkara Youtuber Edo Putra, Berawal dari Konten Berita Beralih ke Prank Sampah

Sesaat setelah Edo pergi, dua perempuan tersebut membuka bungkusan yang disebut berisi daging. Betapa terkejutnya mereka saat mengetahui jika bingkisan tersebut berisi sampah.

Edo kemudian terlihat menghampiri dua perempuan tersebut dan meminta maaf. Ia kemudian memberikan uang Rp 500.000 untuk masing-masing perempuan tersebut.

"Maaf ya, Bu, cuma prank. Ini uang Rp 500.000 untuk beli daging ya, Bu," ujar Edo.

Video tersebut dikecam oleh banyak warganet Hingga Minggu (2/4/2020) sore video prank tersebut ditonton lebih dari 610.000 kali, di-like 3.700, dan dislike sebanyak 128.000.

Baca juga: Setahun Jadi YouTuber, Pelaku Prank Daging Sampah Edo Putra Mengaku Raih Rp 5 Juta Per Bulan

Demi konten, ibu dijadikan korban

YouTuber asal Palembang, Sumatera Selatan, bernama Edo Putra ditangkap pihak kepolisian lantaran telah membuat prank daging berisi sampah.Tangkapan layar YouTuber asal Palembang, Sumatera Selatan, bernama Edo Putra ditangkap pihak kepolisian lantaran telah membuat prank daging berisi sampah.
Paman YouTuber Edo Putra, Makmun angkat suara setelah keponakannya ditahan gara-gara prank daging isi sampah.

Ia mengatakan video tersebut sudah disetting untuk keentingan konten. Bahkan ia menyebut korban perempuan dalam video tersebut adalah ibu dari Edo.

Menurut Makmun, tindakan yang dilakukan oleh Edo hanya kenakalan remaja untuk mencari sensasi.

Untuk itu keluarga meminta agar Edo dibebaskan.

Baca juga: Kasus Prank Daging Isi Sampah, Kenapa Masih Ada yang Membuat Konten seperti Ini?

"Ini hanya kenakalan remaja, kalau harapan kami bisa dibebaskan," kata Makmun.

Sebelum menjadi YouTuber, Edo sempat bercerita kepada sang paman untuk membuat konten di kanal YouTube.

"Pernah cerita buat-buat video begitu, saya kurang paham jadi tidak terlalu dihiraukan," ujarnya.

Prank yang dilakukan Edo bukanlah yang pertama. Pada Iadul Fitri 2020 lalu, menurut Makmun, keponakannya juga pernah membuat prank serupa yakni membagikan THR dalam amplop yang ternyata kosong.

Baca juga: Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Kamerawan YouTuber Edo Putra Masuk DPO

Saat itu keluarga sempat menasihati Edo. Namun ternyata ia mengulang kesalahan yang sama.

"Saya baru tahu dia bikin video ini saat diamankan polisi malam kemarin. Yang diamankan ada dua orang, satu itu temannya saya kurang tahu tapi," jelasnya.

Dua kamerawan jadi DPO

Ilustrasi YouTubecnet.com Ilustrasi YouTube
Sementara itu Kapolrestabes Palembang Kombes Anom Setiyadji menyebut perbuatan Edo dan Diky yang membuat video prank sampah itu telah membuat kegaduhan di masyarakat.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Mabuk Dihajar hingga Pingsan gara-gara Pegang Kemaluan Seorang Nenek di Jalan

Pria Mabuk Dihajar hingga Pingsan gara-gara Pegang Kemaluan Seorang Nenek di Jalan

Regional
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Sultra Capai 2.675 Orang

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Sultra Capai 2.675 Orang

Regional
Wakil Bupati Dompu Arifuddin Dinyatakan Positif Covid-19

Wakil Bupati Dompu Arifuddin Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
7 Daerah di Jateng Masih Zona Merah, Ganjar Terjunkan Tim Pendampingan

7 Daerah di Jateng Masih Zona Merah, Ganjar Terjunkan Tim Pendampingan

Regional
Wali Kota Jadi Tersangka karena Arahkan Warga Pilih Paslon Tertentu di Pilkada Jambi

Wali Kota Jadi Tersangka karena Arahkan Warga Pilih Paslon Tertentu di Pilkada Jambi

Regional
Santri Jember Laporkan Gus Nur karena Dianggap Menghina NU

Santri Jember Laporkan Gus Nur karena Dianggap Menghina NU

Regional
Zona Merah Covid-19 di Jabar Tinggal 2 Daerah

Zona Merah Covid-19 di Jabar Tinggal 2 Daerah

Regional
Ganjar Sebut Klaster Pesantren Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi di Jateng

Ganjar Sebut Klaster Pesantren Penyumbang Kasus Covid-19 Tertinggi di Jateng

Regional
Gubernur Banten Sesalkan Penyaluran Bantuan Presiden Tanpa Protokol Kesehatan

Gubernur Banten Sesalkan Penyaluran Bantuan Presiden Tanpa Protokol Kesehatan

Regional
Masyarakat DIY Diminta Waspadai Penularan Covid-19 di Lingkungan Keluarga

Masyarakat DIY Diminta Waspadai Penularan Covid-19 di Lingkungan Keluarga

Regional
Meski Pandemi Corona, Produksi Padi di Jatim Meningkat, Naik Dibanding Tahun Lalu

Meski Pandemi Corona, Produksi Padi di Jatim Meningkat, Naik Dibanding Tahun Lalu

Regional
Mobil Ambulans Disalahgunakan untuk Antarkan Pengantin, Dinkes Turun Tangan

Mobil Ambulans Disalahgunakan untuk Antarkan Pengantin, Dinkes Turun Tangan

Regional
Konsumen Bayar Tunai Diberi Motor Kredit, Oknum Sales Ditangkap Polisi

Konsumen Bayar Tunai Diberi Motor Kredit, Oknum Sales Ditangkap Polisi

Regional
Viral Video Calon Wali Kota Semarang Petahana Nyanyi Tanpa Masker, Ganjar: Sudah Minta Maaf

Viral Video Calon Wali Kota Semarang Petahana Nyanyi Tanpa Masker, Ganjar: Sudah Minta Maaf

Regional
Ada Lima Warga Bernama “Tuhan” Dalam DPT Pilkada Jember 2020

Ada Lima Warga Bernama “Tuhan” Dalam DPT Pilkada Jember 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X