Setahun Jadi YouTuber, Pelaku Prank Daging Sampah Edo Putra Mengaku Raih Rp 5 Juta Per Bulan

Kompas.com - 03/08/2020, 13:38 WIB
YouTuber asal Palembang, Sumatera Selatan, bernama Edo Putra ditangkap pihak kepolisian lantaran telah membuat prank daging berisi sampah. Tangkapan layarYouTuber asal Palembang, Sumatera Selatan, bernama Edo Putra ditangkap pihak kepolisian lantaran telah membuat prank daging berisi sampah.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Edo Dwi Putra (24) yang merupakan pemilik channel YouTube Edo Putra Official mengaku telah menjadi seorang konten kreator sejak 2019 lalu.

Dikatakan Edo, akun Youtube yang dikelolanya itu awalnya merupakan teaser video berita.

Dalam satu bulan, channel Youtube tersebut diakui Edo mendapatkan penghasilan Rp 5 juta.

Namun, seiring berjalan waktu, Edo memiliki ambisi untuk meningkatkan subscriber dengan membuat konten sampah.

"Dari THR sampai daging isi sampah itu korbannya saya kenal semua. Karena orang terdekat saya," kata Edo saat di Polrestabes Palembang, Senin (3/8/2020).

Baca juga: Kasus Prank Daging Isi Sampah, Kenapa Masih Ada yang Membuat Konten seperti Ini?

Untuk meningkatkan jumlah pengikut, Edo bahkan mengeluarkan pernyataan kotor dengan memakan bulu bagian tubuhnya jika telah menembus 10.000 subscriber.

"Saya menyesal telah membuat konten ini.Mulanya ini channel teaser berita tapi karena saya ingin subscriber nya naik kami buat channel begitu.konten ini ide saya sendiri, "jelasnya.

Sedangkan tersangka Diky Firdaus (20), mengaku belum mendapatkan hasil apapun sejak mengikuti Edo sebagai YouTuber.

"Saya tidak bekerja, jadi hanya bantu-bantu Edo saja. Kalau uang belum dikasih," ungkapnya.

Baca juga: Video Prank Daging Kurban Isi Sampah, 2 Kamerawan YouTuber Edo Putra Masuk DPO



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

AirNav Bertukar Data Penerbangan dengan Filipina, Apa Manfaatnya?

Regional
4 Hal Penting Soal 179 Siswa di Jateng Positif Covid-19, Tatap Muka Dihentikan, Berawal Gejala Demam dan Batuk

4 Hal Penting Soal 179 Siswa di Jateng Positif Covid-19, Tatap Muka Dihentikan, Berawal Gejala Demam dan Batuk

Regional
15 Orang Positif Corona, PN Bandung Ditutup

15 Orang Positif Corona, PN Bandung Ditutup

Regional
Bintara Polisi Ini 2 Kali Terlibat Kasus Narkoba

Bintara Polisi Ini 2 Kali Terlibat Kasus Narkoba

Regional
Kisah 4 Nelayan Terombang-ambing 12 Jam di Laut Usai Kapal Karam Dihantam Ombak

Kisah 4 Nelayan Terombang-ambing 12 Jam di Laut Usai Kapal Karam Dihantam Ombak

Regional
Melihat Kapasitas dan Ketersediaan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Riau

Melihat Kapasitas dan Ketersediaan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Riau

Regional
Sederet Fakta Penembakan Mobil Alphard di Solo, Pelaku dan Korban Punya Hubungan Keluarga hingga Dijerat Pasal Pembunuhan

Sederet Fakta Penembakan Mobil Alphard di Solo, Pelaku dan Korban Punya Hubungan Keluarga hingga Dijerat Pasal Pembunuhan

Regional
Bertemu Moeldoko, Ini Permintaan Ridwan Kamil soal Covid-19

Bertemu Moeldoko, Ini Permintaan Ridwan Kamil soal Covid-19

Regional
Ini Mayoritas Usia Pasien Covid-19 yang Meninggal di Kulon Progo

Ini Mayoritas Usia Pasien Covid-19 yang Meninggal di Kulon Progo

Regional
179 Siswa SMK di Jateng Positif Covid-19, Ini Komentar Ganjar

179 Siswa SMK di Jateng Positif Covid-19, Ini Komentar Ganjar

Regional
Hasil Survei Indikator Politika Indonesia Menunjukkan Zairullah-Rusli Unggul, Ini Tanggapan Relawan

Hasil Survei Indikator Politika Indonesia Menunjukkan Zairullah-Rusli Unggul, Ini Tanggapan Relawan

Regional
Pengakuan Sahrul, Kapten Kapal Karam: Kami Terkatung-katung 12 Jam di Laut

Pengakuan Sahrul, Kapten Kapal Karam: Kami Terkatung-katung 12 Jam di Laut

Regional
5 Tenaga Pendidik SMA di Cianjur Terpapar Virus Corona

5 Tenaga Pendidik SMA di Cianjur Terpapar Virus Corona

Regional
Parahnya Banjir di Medan, Mobil Terbawa Air dan Tersangkut di Pagar

Parahnya Banjir di Medan, Mobil Terbawa Air dan Tersangkut di Pagar

Regional
Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X