Gubernur Banten Kembali Perpanjang PSBB Tangerang Raya hingga 26 Juli 2020

Kompas.com - 12/07/2020, 19:47 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim di Serang, Banten, Senin (6/7/2020). KOMPAS.com/RASYID RIDHOGubernur Banten Wahidin Halim di Serang, Banten, Senin (6/7/2020).

TANGERANG, KOMPAS.com - Pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) di wilayah Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kabupaten Tangerang kembali diperpanjang.

Ini adalah perpanjangan untuk keenam kalinya dan berlaku selama dua minggu hingga 26 Juli 2020.

Perpanjangan masa PSBB dilakukan atas kesepakatan bersama antara Gubernur Banten dan Wali Kota Tangerang, Wali Kota Tangsel dan Bupati Tangerang.

"Kita sepakat untuk memperpanjang PSBB hingga dua minggu ke depan," kata Gubernur Banten Wahidin Halim melalui keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Minggu (12/7/2020).

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Bamsoet Minta Pemerintah Memperketat PSBB Transisi

Wahidin mengatakan, PSBB kali ini diberlakukan dengan sejumlah pelonggaran pada kegiatan yang memiliki risiko penularan Covid-19 rendah.

Sementara untuk kegiatan yang berisiko sedang, agak tinggi dan tinggi akan tetap dibatasi.

Alasan PSBB masih tetap diperpanjang, kata Wahidin, adalah untuk pembiasaan menjalani hidup dengan protokol kesehatan.

Walaupun saat ini seluruh wilayah di Provinsi Banten berstatus zona kuning, tapi PSBB belum akan dicabut, lantaran khawatir masyarakat lengah dan muncul ledakan kasus positif baru.

"Kalau PSBB ini tidak kita lanjutkan saya khawatir. Karena ada tugas kita yang harus kita optimalkan. Jangan sampai kalau kita cabut PSBB akan terjadi euforia, masyarakat kembali seperti semula dan lupa," kata Wahidin.

Baca juga: PSBB Tangerang Raya Diperpanjang, Gubernur Banten: Penularan Covid-19 dari Pendatang

Berdasarkan data dari infocorona.bantenprov.go.id, hingga saat ini, teradapat 1.420 kasus positif Covid-19 dalam delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten.

Berdasarkan evaluasi dari Pemerintah pusat, Banten sudah keluar dari zona merah, dan saat ini berstatus zona kuning termasuk tiga wilayah Tangerang Raya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 5 Agustus : Bertambah 15, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Ada 597

UPDATE 5 Agustus : Bertambah 15, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Ada 597

Regional
Sehari Dirawat, Pasien Positif Corona Meninggal di RSUD Ambon

Sehari Dirawat, Pasien Positif Corona Meninggal di RSUD Ambon

Regional
Bupati Pemalang Sembuh dari Covid-19, Kuncinya Semangat dan Bahagia

Bupati Pemalang Sembuh dari Covid-19, Kuncinya Semangat dan Bahagia

Regional
Pilkada Jember, Partai Demokrat Dukung Pasangan Hendy-Gus Firjaun

Pilkada Jember, Partai Demokrat Dukung Pasangan Hendy-Gus Firjaun

Regional
Buka Pariwisata untuk Turis Domestik, Bali Fokus Bangun Kepercayaan Wisatawan

Buka Pariwisata untuk Turis Domestik, Bali Fokus Bangun Kepercayaan Wisatawan

Regional
Haru Pasangan yang Tinggal dengan Kambing Kala Rumahnya Direnovasi TNI

Haru Pasangan yang Tinggal dengan Kambing Kala Rumahnya Direnovasi TNI

Regional
Jalan Lintas Rokan Hulu-Bengkalis Rusak Parah, Warga: Kalau Panas Penuh Debu, Jika Hujan Berlumpur

Jalan Lintas Rokan Hulu-Bengkalis Rusak Parah, Warga: Kalau Panas Penuh Debu, Jika Hujan Berlumpur

Regional
Sekolah di Tangerang Raya Aktif Mulai September 2020, Ini Tahapannya

Sekolah di Tangerang Raya Aktif Mulai September 2020, Ini Tahapannya

Regional
Dokter RSUD Kota Madiun Positif Covid-19, 30 Tenaga Medis Jalani Tes Swab

Dokter RSUD Kota Madiun Positif Covid-19, 30 Tenaga Medis Jalani Tes Swab

Regional
Seminggu Karantina Mandiri, Kepala BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19

Seminggu Karantina Mandiri, Kepala BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19

Regional
Peredaran Narkoba di Jabar Naik 200 Persen Saat Pandemi Covid-19

Peredaran Narkoba di Jabar Naik 200 Persen Saat Pandemi Covid-19

Regional
Diduga Terbebani Biaya Nikah, Calon Mempelai Pria Bunuh Diri, Sempat Hubungi Calon Istri

Diduga Terbebani Biaya Nikah, Calon Mempelai Pria Bunuh Diri, Sempat Hubungi Calon Istri

Regional
Sekolah Swasta Ingin Terapkan Belajar Tatap Muka, Ini Jawaban Pemkot Ambon

Sekolah Swasta Ingin Terapkan Belajar Tatap Muka, Ini Jawaban Pemkot Ambon

Regional
Video Viral 'Aksi Dugem' Para Pendaki di Bukit Savana Rinjani, Langgar Protokol Kesehatan

Video Viral "Aksi Dugem" Para Pendaki di Bukit Savana Rinjani, Langgar Protokol Kesehatan

Regional
Jumlah Pengguna Narkoba Terbanyak di Jabar Ada di Bandung, Depok, lalu Cianjur

Jumlah Pengguna Narkoba Terbanyak di Jabar Ada di Bandung, Depok, lalu Cianjur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X