4 Daerah di Sumbar Buka Sekolah 13 Juli, Ombudsman: Jangan Sampai Jadi Klaster Baru...

Kompas.com - 12/07/2020, 19:34 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

PADANG, KOMPAS.com - Ombudsman Sumatera Barat meminta pemerintah daerah yang membuka kembali sekolah secara tatap muka pada Senin (13/7/2020) untuk membuat analisa kerentanan penularan Covid-19.

Analisa ini dibutuhkan untuk mengantisipasi agar sekolah tidak menjadi klaster baru penularan Covid-19 di Sumbar.

"Jangan sampai jadi klaster baru sekolah. Ini yang perlu dianalisa dan dikaji seberapa siap sekolah dan siswa kembali melaksanakan proses belajar mengajar," kata Kepala Ombudsman Sumbar Yefri Heriani yang dihubungi Kompas.com, Minggu (12/7/2020).

Baca juga: Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 12 Juli 2020

Yefri mengatakan kebijakan mulai sekolah baru tersebut harus melibatkan orangtua siswa dan mendengarkan aspirasi mereka.

"Kebijakan ini perlu disosialisasikan. Orangtua siswa ada yang mendukung dan ada juga yang masih was-was terhadap penularan Covid-19. Ini yang perlu disosialisasikan agar kebijakan bisa berjalan baik dan diterima orangtua," kata Yefri.

Yefri menilai aturan buka sekolah kembali yang dibuat Kemendikbud cukup ketat sehingga sekolah perlu melengkapi sarana dan prasarananya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Misalnya ketersediaan tempat cuci tangan, alat pengukur suhu, masker tiga lapis dan jarak duduk antar siswa.

"Ini perlu dipastikan dulu. Apakah sekolah sudah siap? Kemudian soal protokol kesehatan itu, apakah siswa dan guru sudah mengerti?" kata Yefri.

Baca juga: Kisah Dr Andani, Pahlawan Sumbar Melawan Covid-19: Jihad Melawan Wabah, Swab dan Tracing Cepat Jadi Kuncinya (2)

Yefri ingatkan agar pemerintah daerah tidak coba-coba dalam menerapkan kebijakan buka sekolah baru itu karena risikonya cukup besar.

"Analisa dulu dan pastikan semuanya siap baru dibuka. Jangan asal coba-coba, bisa bahaya," kata Yefri.

Sebelumnya diberitakan, Sebelumnya diberitakan, empat daerah di Sumatera Barat akan memulai sekolah secara tatap muka pada 13 Juli mendatang.

Empat daerah itu berada di zona hijau dari pandemi Covid-19 yaitu Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Pariaman, Kota Sawahlunto dan Kabupaten Pasaman Barat.

"Berdasarkan keputusan rapat dengan bupati dan wali kota kemarin. Ada empat daerah yang berada di zona hijau melaksanakan sekolah tatap muka kembali pada 13 Juli mendatang," kata Irwan Prayitno yang dihubungi Kompas.com, Selasa (7/7/2020).

Baca juga: Kisah Dokter Andani, Kepala Lab Unand yang Jadi Pahlawan Sumbar Kendalikan Covid-19 (1)

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X