Bupati Sragen Sebut Usulan Eks Keresidenan Surakarta Jadi Provinsi Baru Hanya Buang-buang Duit

Kompas.com - 09/10/2019, 09:12 WIB
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat diwawancarai di Sragen, Jawa Tengah, Selasa (8/10/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIBupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat diwawancarai di Sragen, Jawa Tengah, Selasa (8/10/2019).

SRAGEN, KOMPAS.com - Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati tidak setuju dengan usulan Bupati Karanganyar Juliyatmono membentuk eks Keresidenan Surakarta menjadi provinsi baru di Indonesia.

Perempuan yang akrab disapa Yuni ini menilai pembentukan provinsi baru tidak efisien.

"Saya tidak setuju, tidak efisien dan belum ada urgensinya," kata Yuni saat ditemui di Sragen, Jawa Tengah, Selasa (8/10/2019).

Baca juga: Ini Alasan Bupati Karanganyar Usulkan Eks Keresidenan Surakarta Jadi Provinsi Baru

Selain itu, pembentukan provinsi baru eks Keresidenan Surakarta justru membuat pemborosan anggaran negara.

"Bikin provinsi baru berarti bikin budget baru, anggaran baru. Bukan hanya di pemerintahan saja, tetapi di lintas vertikal juga sama. Semuanya harus disediakan komplet dan itu pemborosan uang negara," ujar dia.

Yuni mencontohkan daerah di Indonesia yang mengalami pemekaran dengan jumlah penduduk 1.200 hingga 2.500 orang, banyak yang tidak mandiri.

Dia menyarankan agar anggaran besar yang dikeluarkan untuk membentuk provinsi baru itu  justru dialihkan untuk kesejahteraan warga di daerah lain di Jateng.

"Kalau memang di Jateng misalnya Solo Raya sudah mendominasi dengan prestasi, ya mulai difokuskan di daerah lain. Misalnya di Pantura. Sekarang kalau semuanya sudah WTP, ternyata ada yang belum ini yang harus dikejar. Karena Jateng harus menjadi leader di mana aja," ungkap Yuni.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswi di Bone Tewas Usai Melahirkan, Bayinya Selamat

Mahasiswi di Bone Tewas Usai Melahirkan, Bayinya Selamat

Regional
Polisi Temukan Luka Lebam pada Mayat Perempuan Terbungkus Seprai di Makassar

Polisi Temukan Luka Lebam pada Mayat Perempuan Terbungkus Seprai di Makassar

Regional
Polemik Pembubaran Upacara Piodalan Berawal dari Kesalahpahaman

Polemik Pembubaran Upacara Piodalan Berawal dari Kesalahpahaman

Regional
Edarkan Uang Palsu Senilai Rp 20,8 Juta, Pria Lansia Ditangkap

Edarkan Uang Palsu Senilai Rp 20,8 Juta, Pria Lansia Ditangkap

Regional
Tersangka Teroris di Medan Tak Hafal Indonesia Raya dan Pancasila

Tersangka Teroris di Medan Tak Hafal Indonesia Raya dan Pancasila

Regional
Ini Cerita Pria yang Kabur Telanjang Bulat Sejauh 2 Kilometer Setelah Gagal Memperkosa Korbannya

Ini Cerita Pria yang Kabur Telanjang Bulat Sejauh 2 Kilometer Setelah Gagal Memperkosa Korbannya

Regional
Paksa Penumpang Oral Seks, Seorang Sopir Travel Ditangkap

Paksa Penumpang Oral Seks, Seorang Sopir Travel Ditangkap

Regional
Tersambar Petir, 1 Warga Ampek Nagari Tewas, 2 Orang Terluka

Tersambar Petir, 1 Warga Ampek Nagari Tewas, 2 Orang Terluka

Regional
Anak Keduanya Langsung Dapat Akta Kelahiran, Gibran Puji Layanan Publik di Solo

Anak Keduanya Langsung Dapat Akta Kelahiran, Gibran Puji Layanan Publik di Solo

Regional
Dedi Mulyadi: Pilkada Langsung Rawan Politik Uang, Memang Pilkada oleh DPRD Tidak?

Dedi Mulyadi: Pilkada Langsung Rawan Politik Uang, Memang Pilkada oleh DPRD Tidak?

Regional
Kekeringan, Warga Berjuang Mengais Air dari Lubang Tanah

Kekeringan, Warga Berjuang Mengais Air dari Lubang Tanah

Regional
Polisi Bekuk Bendahara dan 2 Perakit Bom Kelompok Teroris di Medan

Polisi Bekuk Bendahara dan 2 Perakit Bom Kelompok Teroris di Medan

Regional
Gagal Memperkosa, Pria Ini Kabur Telanjang Bulat Sejauh 2 Kilometer

Gagal Memperkosa, Pria Ini Kabur Telanjang Bulat Sejauh 2 Kilometer

Regional
Bangun Jalur Khusus Tambang di Parung Panjang, Ridwan Kamil Cari Pemodal

Bangun Jalur Khusus Tambang di Parung Panjang, Ridwan Kamil Cari Pemodal

Regional
Kapolda Maluku: Kalau Mau Tergiur Suap di Gunung Botak, Kapolda Bisa Kaya

Kapolda Maluku: Kalau Mau Tergiur Suap di Gunung Botak, Kapolda Bisa Kaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X