Berkat Mie Kering Rumput Laut, Ibu-ibu di Sarawondori Papua Mampu Kuliahkan Anak

Kompas.com - 27/08/2018, 12:07 WIB
Kompas TV Tim Liputan Kompas TV mencari tahu bagaimana budidaya yang dilakukan dan juga proses pengolahan rumput laut menjadi dodol.

"Istri saya, Novalina Wahana juga ikut tergabung dalam kelompok tersebut dan sangat terasa sekali hasilnya. Mereka buatnya juga di rumah sini. Tidak jauh-jauh keluar rumah jadi bisa mengawasi anak-anak,” jelas bapak enam orang anak tersebut.

Isak sempat berhenti menanam rumput laut karena tidak ada pembelinya. Namun sejak lima tahun terakhir dia tetap menanam rumput laut walaupun tidak sebanyak dulu.

Baca juga: Kampung Bandeng, Kawasan Mengolah Sajian Bandeng ala Semarang...

Saat ini, dua anak Isak kuliah di luar kota, sementara adik-adiknya masih duduk di bangku sekolah SD, SMP dan SMA.

“Saya mau anak-anak saya menjadi anak pintar. Jadi sarjana semuanya. Untuk biaya kuliah dan sekolah dari pekerjaan saya sebagai nelayan dan ibunya yang ikut kelompok membuat mie dan stik. Kadang jika tidak melaut, saya juga membantu mereka menyiapkan bahan utama rumput laut. Saya tidak masalah walaupun laki-laki tapi membantu para ibu,” jelas Isak sambil tertawa.

Sementara itu Rosmina Karobaba (41), ketua kelompok Rawing Mairori mengaku jika dirinya sempat kuliah pada tahun 2010 dari hasilnya berjualan makanan olahan rumput laut.

Saat itu dia berpikir, sebagai single parent ingin menjadi pegawai negeri sehingga bisa memenuhi kebutuhan perekonomian keluarganya.

Ros lulus jadi sarjana pendidikan agama Kristen tahun 2014 namun dia memillih untuk menggeluti bisnis makanan tersebut karena hasilnya lumayan.

"Ilmu saya sebagai sarjana bisa saya tularkan ke anak-anak sekitar sini tanpa harus menjadi guru. Saya sudah menabung agar anak saya satu-satunya yang saat ini masih SMA bisa melanjutkan kuliah setinggi-tingginya. Saya ingin mematahkan pikiran bahwa orang sukses di Papua harus jadi pegawai. Tuhan penuh kasih telah memberikan berkah kepada kami dari rumput laut yang berasal dari kampung kami,” pungkasnya. 


Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X