Kelahiran Dua Ekor Bayi Binturong Menambah Koleksi Bandung Zoo

Kompas.com - 13/07/2018, 07:33 WIB
salah satu ekor binturong koleksi Bandung zoo. KOMPAS.com/AGIEPERMADIsalah satu ekor binturong koleksi Bandung zoo.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo kini memiliki keluarga baru, yakni telah lahirnya dua ekor binturong dari seekor induk binturong berusia 20 tahunan.

Dua bayi itu masih bersembunyi di balik rimbun dedaunan di kandang binturong, sesekali ia muncul keluar namun belum berani memperlihatkan diri sepenuhnya, butuh kesabaran memang untuk melihat kedua bayi ini keluar.

Dua bayi itu lahir pada 4 juni 2018 lalu, artinya kini keduanya telah berusia lebih dari satu bulan. Petugas mengetahui kelahiran kedua bayi binturong itu saat memeriksa sekaligus memberikan makan induk binturong.

"Sekitar pukul 04.00 Wib, saat itu petugas tengah ngasih makan, di semak-semak terlihat ada dua bayi binturong," kata Kurator Bandung Zoo, Panji Ahmad, di Bandung Zoo, Kota Bandun, Kamis (12/7/2018).

Baca juga: Keluarga Akhirnya Relakan Rizky Meninggal Digigit King Kobra

Namun petugas Bandung Zoo belum dapat memastikan kelamin dari kedua bayi binturong itu lantaran saat ini keduanya masih dalam proses menyusui.

Sementara untuk melihat kelamin binturong petugas harus menangkap dan melihat langsung bayi tersebut, pasalnya sifat protektif induk binturong memang tidak menyukai ada bau tangan manusia pada buah hatinya, di khawatirkan induk binturong bisa tidak mengenali bau bayi yang sudah ditangkap itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Binturong itu kenali individunya dari penciuman," jelasnya..

Untuk itu, petugas harus menunggu tiga hingga enam bulan untuk mengetahui kelamin kedua bayi itu. "Nanti kalau sudah mandiri (bayi binturong) sekitar enam bulan baru bisa diketahui (kelaminnya)," terangnya.

Baca juga: Polisi Terus Kejar Pembunuh dan Pencuri Gading Gajah Bunta

Menurut Panji, ini merupakan kelahiran ketiga induk yang sudah berusia 20an tahun itu. Sebelumnya kelahiran pertama terjadi pada bulan Juli 2017 sebanyak dua ekor, kemudian Desember 2017 induk itu pun melahirkan tiga ekor bayi, dan terakhir ini si induk melahirkan dua ekor bayi binturong tersebut.

"Binturong ini hamil tiga bulan sekali, memang mereka ini binatang yang subur," jelasnya.

Hewan ini pun sehari-harinya memakan buah, namun mereka pun termasuk dua ekor bayi binturong nantinya akan diperkenalkan dengan kuning telur rebus untuk menambah kebutuhan proteinnya.

Total keseluruhan koleksi binturong di Bandung Zoo sendiri kini ada sekira 31 ekor, yang ditampung di tiga kandang.

"Mereka tidak dalam satu keluarga, ada sumbangan, ada yang titipan, ada juga dari BKSDA," katanya.

Baca juga: BBKSDA Riau Selidiki Temuan Jejak Harimau Sumatera di Kebun Karet Warga

Seperti diketahui, Binturong merupakan jenis musang paling besar yang dilindungi berdasarkan undang-undang.

Keistimewaanya, ekor binturong bisa memegang dahan, hal ini tak bisa dilakukan oleh jenis musang lainnya, selain itu Binturong juga dapat mengeluarkan gas berbau pandan yang menandakan keberadaan mereka.

"Ini satwa khas Indonesia bagian barat, ada di Jawa, Kalimantan, Sumatera. Di Asia Selatan juga ada cuman keberadaan mereka enggak banyak. Perkiraan populasi sedunia ada sekitar 10.000 binturong dewasa," paparnya.

Kompas TV Seekor bayi unta punuk menambah koleksi Kebun Binatang Surabaya, Jawa Timur.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.