Polisi Terus Kejar Pembunuh dan Pencuri Gading Gajah Bunta

Kompas.com - 23/06/2018, 16:38 WIB
Polisi memperlihatkan bangkai gajah di Kompleks Conservation Respon Unit (CRU) Desa Bunin, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (9/6/2018). Kompas.com/MasriadiPolisi memperlihatkan bangkai gajah di Kompleks Conservation Respon Unit (CRU) Desa Bunin, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (9/6/2018).

ACEH TIMUR, KOMPAS.com – Penyidik Polres Aceh Timur hingga Sabtu (23/6/2018) terus menyelidiki kasus gajah Bunta yang dibunuh di kompleks Conservation Respon Unit (CRU) Desa Bunin, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur.

Gajah milik Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh itu dibunuh pada 8 Juni 2018 dengan kondisi sebelah gadingnya hilang dicuri pelaku.

“Penyidikan kita sudah mengarah ke pelaku. Masih kami telusuri pelakunya dan kami cari terus hingga terungkap semua,” sebut Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Erwin Satrio Wilogo.

Dia menyebutkan, polisi telah meminta keterangan saksi dari petugas CRU dan sejumlah pihak yang mengetahui informasi tersebut. Selain itu, sampel organ tubuh gajah telah dibawa ke laboratorium forensik Polri di Medan, Sumatera Utara.

Baca juga: Siti Nurbaya: Ditemukan Buah Kuini Beracun dalam Perut Gajah Bunta

“Kami cari terus sampai ketemu. Tentu, kami imbau juga masyarakat yang mengetahui informasi itu bisa membantu polisi. Informasi sekecil apa pun sangat kami butuhkan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala BKSDA Provinsi Aceh Sapto Aji mengatkan, sejak dibuka sayembara dengan hadiah uang tunai Rp 10 juta bagi pemberi informasi tentang pembunuhan gajah itu, baru satu orang yang menghubungi BKSDA.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Itu pun kami duga yang menghubungi BKSDA itu rencananya menipu. Karena dia minta ditransfer uang hadiahnya dulu baru diberi informasi. Padahal kita pastikan kerahasiaan pemberi informasi terjamin,” sebutnya.

Baca juga: BKSDA: Si Bunta Banyak Membantu Masyarakat Aceh Timur...

Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, lewat akun twitternya @Infoirwandi menyebutkan dirinya menyediakan hadiah Rp 100 juta bagi pemberi informasi soal pembunuhan Si Bunta. “Silakan dikirim informasi itu ke email saya albiruny@gmail.com, kerahasiaan terjamin oleh gubernur,” twit Irwandi.

Dia berharap pelaku menyerahkan diri.

Gajah Bunta dibunuh dan dicuri gadingnya dengan cara diracun. Kasus ini menjadi perhatian banyak pihak di tanah air. Ini merupakan kasus pertama gajah jinak dibutuh di kompleks CRU di Indonesia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X