Kompas.com - 22/07/2022, 16:55 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.com - Kasus tewasnya RF (17), narapidana anak yang dipukuli sesama tahanan mulai mencapai klimaks.

Penyidik Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Lampung sudah mengantongi identitas terduga para pelaku.

RF meninggal dunia dengan luka lebam di sekujur tubuh akibat penganiayaan dan pemukulan yang dialaminya saat ditahan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas IIA Lampung, Masgar, Pesawaran.

Baca juga: Update Kasus Napi Anak Tewas Usai Dipukuli Tahanan, Polda Lampung Gelar Perkara Hari Ini

Kepala Bidang Humas Polda Lampung Komisaris Besar Zahwani Pandra Arsyad membenarkan perkembangan terakhir dari kasus ini penyidik sudah mengantongi identitas para terduga pelaku.

Namun, terkait informasi lebih rinci, Pandra mengatakan akan mengungkapnya pada Sabtu (23/7/2022).

"Besok (Sabtu) akan ada konferensi pers resmi terkait kasus ini," kata Pandra.

Menurutnya, semua keterangan terkait penyidikan, dari hasil autopsi hingga siapa yang bertanggung jawab akan diungkap dalam ekspos tersebut.

"Jumlah tersangka atau keterangan rinci nanti akan disampaikan saat konferensi pers," kata Pandra.

Baca juga: 6 Fakta Napi Anak Tewas Dipukuli Tahanan, Kronologi hingga Hasil Autopsi

Diberitakan sebelumnya, kepolisian menemukan tanda-tanda kekerasan di jasad RF (17) narapidana anak yang tewas usai dipukuli sesama tahanan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas IIA Lampung.

Tanda kekerasan ini dipastikan setelah jasad RF diekshumasi dan otopsi selama delapan jam.

Autopsi digelar di lokasi pemakaman korban di TPU Darrusalam, Kelurahan Langkapura, Tanjung Karang Barat.

RF meninggal dunia dengan sejumlah luka lebam akibat penganiayaan dan pemukulan yang dialaminya di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas IIA Lampung, Pesawaran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Penembak Buronan di Perbatasan Timor Leste hingga Tewas Jalani Sidang Kode Etik

Polisi Penembak Buronan di Perbatasan Timor Leste hingga Tewas Jalani Sidang Kode Etik

Regional
Kali Loworegi Sikka Meluap, Camat Paga: Sudah Bertahun-tahun Diusulkan Bangun Jembatan...

Kali Loworegi Sikka Meluap, Camat Paga: Sudah Bertahun-tahun Diusulkan Bangun Jembatan...

Regional
Pencarian Korban Helikopter Polri, Kapolda Babel: Kita Harus Tetap Semangat

Pencarian Korban Helikopter Polri, Kapolda Babel: Kita Harus Tetap Semangat

Regional
Tak Kunjung Pulang Saat Mencari Ikan, Nelayan di Sikka Dilaporkan Hilang

Tak Kunjung Pulang Saat Mencari Ikan, Nelayan di Sikka Dilaporkan Hilang

Regional
UMP Gorontalo Tahun 2023 Sebesar Rp 2.989.350, Naik 6,74 Persen

UMP Gorontalo Tahun 2023 Sebesar Rp 2.989.350, Naik 6,74 Persen

Regional
Polisi Ungkap Dugaan Penjualan Sirip dan Ekor Ikan Pari di TPI Bulungan, Seorang Pedagang Diamankan

Polisi Ungkap Dugaan Penjualan Sirip dan Ekor Ikan Pari di TPI Bulungan, Seorang Pedagang Diamankan

Regional
Kronologi Kapal Berpenumpang 22 Orang yang Tenggelam di Perairan Labuan Bajo Menurut Polisi

Kronologi Kapal Berpenumpang 22 Orang yang Tenggelam di Perairan Labuan Bajo Menurut Polisi

Regional
Gagalkan Keberangkatan 9 CPMI Ilegal, Polisi Amankan 1 Orang Terduga Tekong

Gagalkan Keberangkatan 9 CPMI Ilegal, Polisi Amankan 1 Orang Terduga Tekong

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 November 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 November 2022

Regional
Tolak Pembangunan Jalan Arteri Tahap II, Warga Mamuju: Tidak Ada Keuntungannya bagi Kami

Tolak Pembangunan Jalan Arteri Tahap II, Warga Mamuju: Tidak Ada Keuntungannya bagi Kami

Regional
Masuk RI secara Ilegal, 3 WN Timor Leste Dideportasi, 1 di Antaranya Pelajar

Masuk RI secara Ilegal, 3 WN Timor Leste Dideportasi, 1 di Antaranya Pelajar

Regional
Anggota DPRD Maluku Tengah yang Ditangkap karena Narkoba Ditetapkan Jadi Tersangka

Anggota DPRD Maluku Tengah yang Ditangkap karena Narkoba Ditetapkan Jadi Tersangka

Regional
Bupati Purworejo Janji Cairkan Bantuan Pembangunan RTLH di Bulan Desember

Bupati Purworejo Janji Cairkan Bantuan Pembangunan RTLH di Bulan Desember

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 November 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 November 2022

Regional
Penghuni Lapas Kuansing Riau Terpadat Kedua di Indonesia, Napi Tidur Bergelantungan Pakai Sarung

Penghuni Lapas Kuansing Riau Terpadat Kedua di Indonesia, Napi Tidur Bergelantungan Pakai Sarung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.