Diduga Korupsi Dana Desa Rp 174 Juta, Mantan Kades di Sidoarjo Ditahan Polisi

Kompas.com - 01/10/2021, 15:12 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo menahan mantan Kades Ngaban, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur yang diduga telah menilap anggaran dana desa sebesar Rp 174 juta.

Mantan Kades berinisial IR (53) itu kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Rumah Kolektor Reptil di Sidoarjo Terbakar, 80 Ular Piton Mati Terpanggang

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengungkapkan, pihaknya menetapkan IR sebagai tersangka setelah melibatkan tim ahli dari ITS dan memadukan hasil audit Inspektorat Sidoarjo.

"Setelah dilakukan pengecekan oleh tim dari ITS ditemukanlah kejanggalan dari beberapa pembangunan fisik senilai Rp. 79.418.035, sedangkan temuan dari hasil audit Inspektorat terdapat kejanggalan sebesar Rp. 95.220.200 sehingga total terdapat kerugian negara sebesar Rp 174. 638.235," kata Kusumo, Jum'at (01/10/2021).

Baca juga: Bantu Percepatan Vaksinasi di Wilayah Aglomerasi, Eri Cahyadi Kirim 300 Nakes ke Sidoarjo

Kusumo menyebutkan bahwa tahun 2017, Desa Ngaban mendapatkan anggaran yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD), bagi hasil pajak atau retribusi dan DD dari APBN dengan total nilai sebanyak Rp. 1.978.821.121.14 (satu miliar sembilan ratus tujuh puluh delapan juta delapan ratus dua puluh satu ribu seratus dua puluh satu empat belas rupiah).

Pemerintah Desa Ngaban, di bawah Kendali IR menggunakan uang untuk belanja beberapa kegiatan, di antaranya bidang penyelenggaraan pemerintahan desa, bidang pembangunan desa, bidang pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.

"Dari 4 ploting kegiatan anggaran yang bersumber dari dana desa itu, dua di antaranya tidak dilengkapi dengan surat Pertanggungjawaban (SPJ), yaitu bidang pembangunan desa dan bidang pemberdayaan masyarakat," papar Kusomo.

Baca juga: Sepasang Kekasih Jadi Korban Begal Bersenjata Samurai di Sidoarjo, Pelaku Ditangkap Polisi

 

Modus yang dilakukan IR untuk mengeruk uang desa itu, yakni mencairkan dana sebesar 1.9 miliar itu di Bank Jatim pada 2017.

Setelah uang tersebut dicairkan oleh bendahara, IR meminta sejumlah uang yang telah ditarik dan mengambil alih pencairan dari bendahara untuk dikuasai sendiri tanpa melibatkan Tim Pelaksana Kegiatan Desa (TPKD).

Padahal, anggaran tersebut telah ditetapkan sesuai APBDesa tahun 2017.

"Motif tersangka ini dengan maksud dan tujuan memperkaya diri sendiri," kata Kusumo.

Baca juga: Kesal, Kades di Banjarnegara Cabuti Reklame Liar di Pinggir Jalan, Videonya Viral

IR saat ini telah meringkuk di balik jeruji besi Polresta Sidoarjo.

Pihak kepolisian telah mengamankan beberapa barang bukti berupa 10 berkas yang berkaitan dengan tindakan IR

Yaitu, 1 bendel Perdes Ngaban no 02 tahun 2017 tentang APBDesa tahun 2017, 1 bendel Perdes 05 tahun 2017 tentang perubahan APBdesa tahu 2017, 1 bendel Perdes 01/2018 tentan APBDesa tahun 2018.

Kemudian, 10 lembar kuitansi pembayaran honor tenaga pengajar TPQ Desa Ngaban sebesar Rp. 2.200.00/orang, 12 lembar kuitansi honor pengolah sampah Rp. 1.500.000/orang.

Lalu 11 lembar kuitansi pembayaran honor pengangkut sampah sebesar Rp. 1.500.000/orang, 12 kuitansi pembayaran honor pengangkut sampah tanpa penerima, 1 buku catatan pribadi bendahara, 1 SK pengangkatan Kepala Desa IR dan 23 lembar legalisir cek tunai yang tercantum tanda tangan kades dan bendahara.

Atas perbuatannya, kata Kusumo, tersangka akan dikenakan pasal 2 (1) UU RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Ancaman hukuman seumur hidup atau pidana 4 tahun paling lama 20 tahun," tukas Kusumo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Otak Penipuan Arisan Online Aiko Ditangkap, Pelaku Mengaku Untung hingga Rp 1 Miliar

Otak Penipuan Arisan Online Aiko Ditangkap, Pelaku Mengaku Untung hingga Rp 1 Miliar

Regional
Kapolres Sragen Bantah Penyelidikan Kasus Perkosaan Anak Terhenti 2 Tahun: 16 Saksi Sudah Diperiksa

Kapolres Sragen Bantah Penyelidikan Kasus Perkosaan Anak Terhenti 2 Tahun: 16 Saksi Sudah Diperiksa

Regional
Antre Solar Subsidi di SPBU di Kalbar, Sopir Truk Tangki Siluman Berkapasitas 200 Liter Ditangkap

Antre Solar Subsidi di SPBU di Kalbar, Sopir Truk Tangki Siluman Berkapasitas 200 Liter Ditangkap

Regional
Gagal Menanjak, Mobil di Karanganyar Berjalan Mundur lalu Masuk Jurang Sedalam 10 Meter

Gagal Menanjak, Mobil di Karanganyar Berjalan Mundur lalu Masuk Jurang Sedalam 10 Meter

Regional
Jadi Miliarder Terima Ganti Rugi 6,5 M, Wahidin Warga Wadas Tetap Jadi Pencari Rongsokan

Jadi Miliarder Terima Ganti Rugi 6,5 M, Wahidin Warga Wadas Tetap Jadi Pencari Rongsokan

Regional
PPDB Jateng 2022 Jenjang SMA dan SMK: Jadwal, Jalur, dan Persyaratan

PPDB Jateng 2022 Jenjang SMA dan SMK: Jadwal, Jalur, dan Persyaratan

Regional
Jokowi Buka Rakernas Projo: Soal Politik Ojo Kesusu meski yang Didukung Mungkin di Sini...

Jokowi Buka Rakernas Projo: Soal Politik Ojo Kesusu meski yang Didukung Mungkin di Sini...

Regional
Pantai Pasir Putih Situbondo di Situbondo, Daya Tarik dan Harga Tiket

Pantai Pasir Putih Situbondo di Situbondo, Daya Tarik dan Harga Tiket

Regional
Batas Pengembalian Tiket Calon Penumpang KM Sirimau Minggu, Kepala Pelni: Kalau Lewat, Hangus

Batas Pengembalian Tiket Calon Penumpang KM Sirimau Minggu, Kepala Pelni: Kalau Lewat, Hangus

Regional
Simak, Pendaftaran PPDB SMA/SMK di Banten via Situs Web Masing-masing Sekolah

Simak, Pendaftaran PPDB SMA/SMK di Banten via Situs Web Masing-masing Sekolah

Regional
Mengaku Iseng, Remaja Perempuan Penyebar Hoaks Bakso 21 Pontianak Mengandung Babi Minta Maaf

Mengaku Iseng, Remaja Perempuan Penyebar Hoaks Bakso 21 Pontianak Mengandung Babi Minta Maaf

Regional
Kronologi Sekretariat Mapala Kampus Bina Darma Palembang Diserang OTK hingga Mengakibatkan 3 Mahasiswa Terluka

Kronologi Sekretariat Mapala Kampus Bina Darma Palembang Diserang OTK hingga Mengakibatkan 3 Mahasiswa Terluka

Regional
Ombudsman Jateng Terima Dugaan Malapraktik Jual Beli Seragam di Sekolah

Ombudsman Jateng Terima Dugaan Malapraktik Jual Beli Seragam di Sekolah

Regional
Baru Bebas dari Penjara, Residivisi Kasus Sodomi ABG di Sumsel Kembali Berulah

Baru Bebas dari Penjara, Residivisi Kasus Sodomi ABG di Sumsel Kembali Berulah

Regional
Suami di OKU Terkejut Dapati Istri Tewas Penuh Luka akibat Senjata Tajam

Suami di OKU Terkejut Dapati Istri Tewas Penuh Luka akibat Senjata Tajam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.