Ini Temuan dari Struktur Kuno di Blitar yang Diduga Kompleks Bangsawan Era Majapahit

Kompas.com - 27/09/2021, 14:42 WIB
Struktur batu bata kuno di belakang RSUD Mardhi Waluyo Kota Blitar diduga konstruksi pagar sebuah hunian, Jumat (24/9/2021) KOMPAS.COM/ASIP HASANIStruktur batu bata kuno di belakang RSUD Mardhi Waluyo Kota Blitar diduga konstruksi pagar sebuah hunian, Jumat (24/9/2021)

BLITAR, KOMPAS.com - Wilayah Blitar yang membentang mulai lereng Gunung Kelud di sisi utara hingga ke pesisir laut selatan diyakini menempati posisi istimewa di era peradaban Hindu-Budha di Jawa bagian timur.

Keistimewaan itu terletak pada kesuburan tanah dan kesakralan wilayah Blitar dalam jagad sistem sosial masa lalu.

Di wilayah Blitar modern, banyak ditemukan bangunan-bangunan suci peninggalan era Mataram Kuno akhir hingga Majapahit.

Setidaknya terdapat 16 candi, 16 prasasti, 32 situs serta serakan benda cagar budaya termasuk kumpulan arca-arca.

Baca juga: Temuan Struktur Bata Kuno di Belakang RS Kota Blitar Diduga Bekas Hunian Bangsawan Era Majapahit

Kebanyakan dari benda dan situs cagar budaya itu telah ditemukan sejak era pemerintahan kolonial Hindia Belanda.

Bahkan di wilayah Blitar pula, candi kenegaraan Majapahit didirikan, yaitu Candi Palah atau yang lebih dikenal sebagai Candi Penataran di sisi utara Blitar yang terletak di wilayah Kecamatan Nglegok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Candi Penataran juga merupakan kompleks percandian terbesar dan termegah di Jawa Timur.

Atas fakta itu pula, tim survei penyelamatan dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur mengaku tidak menduga atas apa yang ditemukan selama 5 hari melakukan penggalian di situs tersebut.

"Kami banyak menemukan pecahan gerabah selama menggali test pit (lubang uji) di situs ini. Dan kami tidak atau belum menemukan benda yang dapat dikaitkan dengan ritus keagamaan," ujar Nonuk Kristiana, ketua tim dari BPCB Jatim, Jumat (24/9/2021).

Nonuk menuturkan, tim survei memiliki dugaan kuat bahwa area ditemukannya struktur bata kuno itu merupakan kawasan di mana terdapat pemukiman kuno kaum bangsawan Blitar.

Temuan-temuan selama survei penyelamatan itu mengubah dugaan awal tim bahwa situs tersebut merupakan situs di mana terdapat candi atau bangunan suci seperti yang ada di wilayah Blitar selama ini.

Penggalian selama survei juga berhasil mengungkap struktur bata membentuk konstruksi yang diduga berfungsi sebagai pagar.

Penggalian lubang uji (test pit) ke-3 menemukan pilar dari struktur batu bata kuno di belakang RSUD Mardhi Waluyo Kota Blitar yang diduga sebagai konstruksi pagar sebuah hunian, Jumat (24/9/2021)KOMPAS.COM/ASIP HASANI Penggalian lubang uji (test pit) ke-3 menemukan pilar dari struktur batu bata kuno di belakang RSUD Mardhi Waluyo Kota Blitar yang diduga sebagai konstruksi pagar sebuah hunian, Jumat (24/9/2021)

Tim menduga bangunan pagar itu membentuk bidang persegi empat, meskipun baru satu sudut yang berhasil ditemukan yaitu sudut barat daya.

Dari sudut barat daya, bangunan diduga pagar membujur ke arah timur sepanjang 19,7 meter di satu sisi dan sepanjang 14,4 meter membujur ke utara di sisi lainnya. 

Bagian paling atas dari struktur bata itu ada di kedalaman sekitar 50 sentimeter hingga 60 setimeter di bawah permukaan tanah sawah.

"Sejauh ini, struktur terlindung dari aktivitas pengolahan tanah pertanian. Pisau bajak paling dalam menjangkau 30 sentimeter dari permukaan tanah," ujar Nonuk.

Dugaan bahwa situs di belakang RSUD Mardhi Waluyo Kota Blitar merupakan kawasan pemukiman kaum bangsawan dari era peradaban Hindu-Budha kuno merupakan kabar baik.

Jika benar struktur bata kuno di area persawahan di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar itu merupakan sisa bangunan kompleks hunian masa lalu, ekskavasi penyelamatan kelak diharapkan akan memberikan banyak informasi terkait upaya memotret kondisi sosial dan budaya masyarakat Jawa di masa lalu.

"Kalau kita bicara Blitar, memang belum ada situs cagar budaya yang merupakan bekas hunian kuno. Yang ada adalah bekas asrama keagamaan di sekitar kompleks percandian Candi Penataran," ujar Nonuk.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Pengeroyokan di Sekitar Alun-alun Lamongan, Seorang Pemuda Ditangkap

Video Viral Pengeroyokan di Sekitar Alun-alun Lamongan, Seorang Pemuda Ditangkap

Regional
Tiba di Batam, 225 TKI dari Luar Negeri Positif Covid-19

Tiba di Batam, 225 TKI dari Luar Negeri Positif Covid-19

Regional
Aksi Jambret di SPBU Terekam CCTV, Pelaku Pura-pura Antre Isi Bensin

Aksi Jambret di SPBU Terekam CCTV, Pelaku Pura-pura Antre Isi Bensin

Regional
Warga Blora Lakukan Penyelamatan Fosil di Tepi Sungai Kapuan, Ini Temuannya

Warga Blora Lakukan Penyelamatan Fosil di Tepi Sungai Kapuan, Ini Temuannya

Regional
Satpol PP Aceh Singkil Bantah Tuduhan Menyiksa Anjing Canon hingga Mati

Satpol PP Aceh Singkil Bantah Tuduhan Menyiksa Anjing Canon hingga Mati

Regional
Terseret Arus Banjir dan Hilang Selama 3 Hari, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas

Terseret Arus Banjir dan Hilang Selama 3 Hari, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas

Regional
Budiono Sukses, YouTuber Surabaya yang Meraup Dollar dari Konten Kuliner

Budiono Sukses, YouTuber Surabaya yang Meraup Dollar dari Konten Kuliner

Regional
Diduga Depresi, Seorang Ibu Ditemukan Tewas di Sungai Cileungsi

Diduga Depresi, Seorang Ibu Ditemukan Tewas di Sungai Cileungsi

Regional
Viral Kisah Canon, Anjing di Aceh Singkil yang Mati Usai Ditangkap Satpol PP

Viral Kisah Canon, Anjing di Aceh Singkil yang Mati Usai Ditangkap Satpol PP

Regional
Kesadaran Remaja di Sumedang untuk Vaksinasi Sangat Rendah, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Kesadaran Remaja di Sumedang untuk Vaksinasi Sangat Rendah, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Regional
Awalnya Pinjam Rp 4 Juta lalu Bengkak Jadi Rp 38 Juta, Korban Pinjol Terpaksa Jual Motor demi Bayar Utang

Awalnya Pinjam Rp 4 Juta lalu Bengkak Jadi Rp 38 Juta, Korban Pinjol Terpaksa Jual Motor demi Bayar Utang

Regional
Anjing Bernama Canon Mati Usai Ditangkap Petugas Satpol PP di Aceh, Ini Duduk Perkaranya

Anjing Bernama Canon Mati Usai Ditangkap Petugas Satpol PP di Aceh, Ini Duduk Perkaranya

Regional
Berada di Mobil, Pekerja Tambang Batu Bara Terseret Longsor ke Kolam Galian

Berada di Mobil, Pekerja Tambang Batu Bara Terseret Longsor ke Kolam Galian

Regional
Saat Para Orangtua DPO MIT Poso Buat Video Minta Anaknya Pulang: Bantu Bapakmu Berkebun...

Saat Para Orangtua DPO MIT Poso Buat Video Minta Anaknya Pulang: Bantu Bapakmu Berkebun...

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 24 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 24 Oktober 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.