Gubernur Banten Sebut Tidak Ada Klaster Covid-19 dari PTM di Sekolah

Kompas.com - 27/09/2021, 13:04 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim Dokumen Biro Adpim Pemprov BantenGubernur Banten Wahidin Halim

SERANG, KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyebutkan, sebanyak 1.303 sekolah menjadi klaster Covid-19 selama pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Dari jumlah itu, ada 44 klaster sekolah di Povinsi Banten.

Menanggapi hal itu, Gubernur Banten Wahidin Halim justru membantah dan mengklaim belum ada klaster Covid-19 di sekolah, selama tiga pekan pelaksanaan PTM terbatas.

Baca juga: Disdik Banten Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 akibat PTM di SMA di Kota Tangerang

"Saya belum tahu, memang ada? Klaster bagaimana? Ada yang terpapar? Dari mana? Saya enggak tahu itu. Setahu saya enggak ada," kata Wahidin kepada wartawan di rumah dinasnya, Senin (27/9/2021).

Menurut Wahidin, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten sudah melakukan evaluasi setiap pekan dan hasilnya masih aman.

"Terus saja PTM mah 50 persen,  kan kita evaluasi tiap minggu. Dua minggu kita evaluasi enggak ada apa-apa," ujar Wahidin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sempat Viral karena Mirip Toren Air, Tugu Pamulang Segera Direnovasi

Mantan Wali Kota Tangerang itu malah berencana menambah kapasitas siswa yang hadir di sekolah, dengan syarat protokol kesehatat diterapkan secara ketat.

"Terus saja 50 persen, kalau perlu 100 persen. Memang sudah pada jenuh masyarakat kan. Pastinya kita berharap bahwa dengan kita PTM 50 persen, dengan satu keyakinan, kesatu memenuhi apsirasi masyarakat, kedua kita evaluasi tiap minggu," kata Wahidin.

Baca juga: Ridwan Kamil Pastikan Tidak Ada Klaster Covid-19 di Sekolah

Apalagi, menurut Wahidin, Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Provinsi Banten beberapa hari lalu mengapresiasi pelaksanaan PTM dan vaksinasi untuk pelajar.

"Evaluasi kita yang dilaporkan ke Presiden kemarin tidak terjadi sesuatu hal," kata Wahidin.

Baca juga: Profil Wahidin Halim

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Level 2 di Solo Diperpanjang, Resepsi Pernikahan Boleh Dihadiri Maksimal 250 Orang

PPKM Level 2 di Solo Diperpanjang, Resepsi Pernikahan Boleh Dihadiri Maksimal 250 Orang

Regional
Kisah Salendra, YouTuber di Pekanbaru, Berawal Hobi Mancing hingga Kini Bisa Menggaji Tim

Kisah Salendra, YouTuber di Pekanbaru, Berawal Hobi Mancing hingga Kini Bisa Menggaji Tim

Regional
Seorang Polisi di Mojokerto Ditangkap Saat Pesta Narkoba di Vila

Seorang Polisi di Mojokerto Ditangkap Saat Pesta Narkoba di Vila

Regional
Kota Blitar Gelar Uji Coba Pertunjukan Seni di Makam Bung Karno, Ratusan Penonton Hadir

Kota Blitar Gelar Uji Coba Pertunjukan Seni di Makam Bung Karno, Ratusan Penonton Hadir

Regional
Cerita Korban Perkosaan Ditolak Saat Lapor Polisi karena Tak Memiliki Sertifikat Vaksin, Sempat Tertahan di Gerbang

Cerita Korban Perkosaan Ditolak Saat Lapor Polisi karena Tak Memiliki Sertifikat Vaksin, Sempat Tertahan di Gerbang

Regional
Gara-gara Api di Tungku Lupa Dimatikan, Sebuah Rumah di Ponorogo Terbakar, 1 Orang Terluka

Gara-gara Api di Tungku Lupa Dimatikan, Sebuah Rumah di Ponorogo Terbakar, 1 Orang Terluka

Regional
Kapolsek Parigi Diduga Cabuli Anak Tersangka, Keluarga Korban: Tak Ada Damai...

Kapolsek Parigi Diduga Cabuli Anak Tersangka, Keluarga Korban: Tak Ada Damai...

Regional
Yogyakarta Masuk PPKM Level 2, Satgas Covid-19: Tugas Kita Makin Berat

Yogyakarta Masuk PPKM Level 2, Satgas Covid-19: Tugas Kita Makin Berat

Regional
Pembelajaran Tatap Muka di Pekanbaru, Durasi Belajar Ditambah Jadi 4 Jam

Pembelajaran Tatap Muka di Pekanbaru, Durasi Belajar Ditambah Jadi 4 Jam

Regional
2 Orang Tewas akibat Kecelakaan Maut di Sumba Tengah, Begini Kronologinya...

2 Orang Tewas akibat Kecelakaan Maut di Sumba Tengah, Begini Kronologinya...

Regional
Viral, Video Bupati Jember Bernyanyi di Pesta Pernikahan, Satgas Covid-19 Turun Tangan

Viral, Video Bupati Jember Bernyanyi di Pesta Pernikahan, Satgas Covid-19 Turun Tangan

Regional
20 Sekolah di Gunungkidul Kemalingan dalam 5 Bulan, Ini Imbauan Dinas Pendidikan

20 Sekolah di Gunungkidul Kemalingan dalam 5 Bulan, Ini Imbauan Dinas Pendidikan

Regional
Terungkap, Bos Situs Judi Online Asal Jakarta Diduga Punya 5.000 Nomor Ponsel, Ini Kata Polisi

Terungkap, Bos Situs Judi Online Asal Jakarta Diduga Punya 5.000 Nomor Ponsel, Ini Kata Polisi

Regional
Pemkab Klaten Bakal Terapkan Aplikasi PeduliLindungi di 5 Tempat Wisata, Mana Saja?

Pemkab Klaten Bakal Terapkan Aplikasi PeduliLindungi di 5 Tempat Wisata, Mana Saja?

Regional
Melihat Ekowisata Kampung Blekok Situbondo, Upaya Melestarikan Ribuan Burung Air

Melihat Ekowisata Kampung Blekok Situbondo, Upaya Melestarikan Ribuan Burung Air

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.