Mengenal Wayang Topeng Jatiduwur, Kesenian dengan Warisan Topeng Ratusan Tahun

Kompas.com - 27/09/2021, 13:11 WIB
Pementasan Wayang Topeng Jatiduwur, di Desa Jatiduwur Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (25/9/2021) malam. Pementasan di Sanggar Purwo Budoyo itu difasilitasi oleh Bappeda Kabupaten Jombang. KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍPementasan Wayang Topeng Jatiduwur, di Desa Jatiduwur Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (25/9/2021) malam. Pementasan di Sanggar Purwo Budoyo itu difasilitasi oleh Bappeda Kabupaten Jombang.

JOMBANG, KOMPAS.com - Diiringi musik gamelan, seorang penari dengan wajah ditutupi topeng memasuki arena.

Dengan sesekali menghentakkan kaki, tangan dan kepalanya bergerak mengikuti alunan musik gamelan, menyajikan tarian indah nan mempesona.

Tarian dari penari bertopeng dan berpakaian layaknya punggawa kerajaan itu dikenal sebagai tari klono.

Tari klono menjadi bagian penting dari rangkaian pementasan Wayang Topeng Jatiduwur, yang diperagakan di awal acara.

Baca juga: Temuan Struktur Bata Kuno di Belakang RS Kota Blitar Diduga Bekas Hunian Bangsawan Era Majapahit

Selepas peragaan tari klono, dalang kemudian memainkan perannya, mengendalikan seluruh proses pementasan.

Sebagai sosok sentral, dalang membawakan cerita dengan dukungan penari yang seluruhnya memakai topeng.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dialog para pemeran dalam pewayangan dilakukan dalang, sebagaimana peran dalang dalam pementasan wayang kulit.

Gerakan, dialog dan jalan cerita dalam pementasan Wayang Topeng Jatiduwur merupakan perpaduan berbagai unsur kesenian seperti tari, drama, sastra, musik, dan seni rupa.

Para penari dengan menggunakan topeng melakukan gerak sebagai ekspresi tokoh, mengikuti cerita dalang.

Tujuh generasi

Pementasan Wayang Topeng Jatiduwur, di Desa Jatiduwur Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (25/9/2021) malam. Pementasan di Sanggar Purwo Budoyo itu difasilitasi oleh Bappeda Kabupaten Jombang.KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍ Pementasan Wayang Topeng Jatiduwur, di Desa Jatiduwur Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (25/9/2021) malam. Pementasan di Sanggar Purwo Budoyo itu difasilitasi oleh Bappeda Kabupaten Jombang.

Wayang Topeng Jatiduwur merupakan kesenian tradisional berbentuk drama seni tradisional dengan dialog menggunakan bahasa Jawa.

Ciri khas utamanya, seluruh pemain dan penari selama pementasan memakai topeng, kecuali dalang dan penabuh gamelan.

Dalam pementasan Wayang Topeng Jatiduwur, ada 33 karakter topeng yang ditampilkan, mulai dari sosok tokoh pendukung hingga tokoh utama.

Setiap topeng memiliki bentuk dan warna berbeda, mewakili setiap karakter yang ditampilkan dalam cerita wayang topeng.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.