Kasus Covid-19 di Sumut Naik 238 Persen dalam Sepekan, Nomor 2 Tertinggi Setelah Banten

Kompas.com - 23/07/2021, 15:24 WIB
Ilustrasi penyebaran virus corona ShutterstockIlustrasi penyebaran virus corona

MEDAN, KOMPAS.com - Penambahan angka kasus Covid-19 di Indonesia, dalam beberapa pekan terakhir terus menunjukkan grafik meningkat. Bahkan, dalam sepekan terakhir, penambahan kasus terjadi secara luar biasa di sejumlah provinsi, termasuk di Sumatera Utara (Sumut).

Badan Kesehatan Dunia (WHO) melalui Situation Report-64 yang dirilis pada Rabu (21/7/2021) lalu menyebutkan, sebagian besar provinsi di Indonesia mengalami lonjakan kasus, bahkan ada yang lebih dari 50 persen.

Laporan itu juga menyebutkan, lonjakan kasus Covid-19 di Sumut dalam sepekan, pada rentang waktu 12 Juli hingga 18 Juli, melonjak 238 persen. Ini merupakan lonjakan tertinggi sejak awal pandemi. Sumut hanya kalah dari Provinsi Banten yang melonjak 540 persen.

Baca juga: Kata Gubernur Edy Soal Bansos Beras Sumut: Harus Tepat Sasaran, Jangan Buat Gaduh...

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Aris Yudhariansyah mengakui, dalam beberapa hari terakhir, angka kasus Covid-19 di Sumut melonjak signifikan.

Dia mengatakan, kondisi itu terjadi karena Pemprov Sumut tengah menggalakkan testing di masyarakat.

“Ya, kan jumlah testing kita meningkat. Sehingga hasil yang didapat banyak,” kata Aris saat dijumpai di rumah dinas gubernur di Medan, Jumat (23/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Lantik 2 Pasangan Kepala Daerah, Gubernur Sumut: Bupati dan Wakil Biasanya Akur Hanya 3 Bulan

Dia mengatakan, kondisi itu masih dalam posisi yang wajar di tengah banyaknya testing yang dilakukan. Hasil yang didapat banyak itu juga bisa memperbaiki positivity rate Covid-19 di Sumut.

Aris juga mengklaim, hasil yang diperoleh itu juga menguntungkan untuk Sumut karena akan sangat membantu pemerintah dalam upaya menangani Covid-19.

“Testing kita antara empat ribu sampai lima ribu sampel dalam sehari,” kata Aris.

Meski lonjakan kasus yang signifikan itu, Aris mengatakan tak terlalu mengkhawatirkan karena kondisi keterisian rumah sakit di Sumut masih aman.

Bed occupancy rate (BOR) rumah sakit di Sumut saat ini masih di level aman, yakni 50 persen.

“Enggak gawatlah. BOR Sumut masih 50 persen. Tenaga kesehatan kita juga masih mumpuni,” pungkas Aris.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencari Suaka Asal Afghanistan Kembali Datangi Kantor DPRD Batam

Pencari Suaka Asal Afghanistan Kembali Datangi Kantor DPRD Batam

Regional
Kasus Covid-19 di Surabaya Menurun, 2 Pekan Nol Pemakaman Prokes

Kasus Covid-19 di Surabaya Menurun, 2 Pekan Nol Pemakaman Prokes

Regional
Viral, Awan Berbentuk Cincin di Atas Gunung Ile Lewotolok, Begini Penjelasannya

Viral, Awan Berbentuk Cincin di Atas Gunung Ile Lewotolok, Begini Penjelasannya

Regional
Brigadir NP, Polisi Pembanting Mahasiswa, Disanksi Penurunan Jabatan, Penjara 21 Hari, dan Penundaan Kenaikan Pangkat

Brigadir NP, Polisi Pembanting Mahasiswa, Disanksi Penurunan Jabatan, Penjara 21 Hari, dan Penundaan Kenaikan Pangkat

Regional
Siswi SMK Ditemukan Tewas Gantung Diri Menggunakan Handuk

Siswi SMK Ditemukan Tewas Gantung Diri Menggunakan Handuk

Regional
Aktivitas Fisik dan Jenis Olahraga Ini Bantu Mencegah Penyakit Stroke

Aktivitas Fisik dan Jenis Olahraga Ini Bantu Mencegah Penyakit Stroke

Regional
Anaknya Diejek Tidur dengan Kambing, Guru Sri Hartuti: Kelak Mereka Ingat Rasanya Jadi Orang Tak Punya

Anaknya Diejek Tidur dengan Kambing, Guru Sri Hartuti: Kelak Mereka Ingat Rasanya Jadi Orang Tak Punya

Regional
11 Anggota Polisi Tanjungbalai Kompak Jual Narkoba Hasil Tangkapan, Berawal dari 76 Kg Sabu Dalam Kapal

11 Anggota Polisi Tanjungbalai Kompak Jual Narkoba Hasil Tangkapan, Berawal dari 76 Kg Sabu Dalam Kapal

Regional
Universitas Brawijaya Malang Tetap Kuliah Daring Sampai Semester Ganjil Berakhir, Ini Alasannya

Universitas Brawijaya Malang Tetap Kuliah Daring Sampai Semester Ganjil Berakhir, Ini Alasannya

Regional
Pelni Ambon Bolehkan Anak Usia 12 Tahun Naik Kapal Tanpa Surat Vaksin

Pelni Ambon Bolehkan Anak Usia 12 Tahun Naik Kapal Tanpa Surat Vaksin

Regional
Ayah di Gunungkidul yang Hamili Anak Tiri Usia 16 Tahun Jadi Tersangka, Pelaku Belum Ditahan

Ayah di Gunungkidul yang Hamili Anak Tiri Usia 16 Tahun Jadi Tersangka, Pelaku Belum Ditahan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 Oktober 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Oktober 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Oktober 2021

Regional
Rampok Uang Ratusan Juta Rupiah di Kantor Jasa Pengiriman, 4 Orang Ditangkap

Rampok Uang Ratusan Juta Rupiah di Kantor Jasa Pengiriman, 4 Orang Ditangkap

Regional
7 Atlet yang Perkuat Kontigen Jatim Sumbang 9 Medali, KONI Blitar: Lompatan Prestasi...

7 Atlet yang Perkuat Kontigen Jatim Sumbang 9 Medali, KONI Blitar: Lompatan Prestasi...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.