Diobrak-abrik 9 Preman, Sebuah Warung Bambu Hancur, Ini Pengakuan Pemilik

Kompas.com - 21/06/2021, 19:31 WIB
Rumah makan milik Hadi Supeno yang diduga dirusak oleh sekelompok preman, di Lampung, Kamis (16/6/2021). KOMPAS.COM/TRI PURNA JAYARumah makan milik Hadi Supeno yang diduga dirusak oleh sekelompok preman, di Lampung, Kamis (16/6/2021).

KOMPAS.com - Sembilan pria bersenjata tajam mengobrak-abrik warung milik Hadi Supeno (59) di Jalan Ir Sutami, Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Sukabumi, Lampung, Kamis (17/6/2021).

Hadi mengaku, saat itu kesembilan orang diduga preman itu memintanya untuk pindah dan tak berjualan di wilayah itu.

"Mereka minta kami pergi dari lokasi ini," kata Hadi Supeno ditemui di lokasi, Senin (21/2/2021).

Baca juga: Per 21 Juni Zona Merah di Jateng Jadi 13 Daerah, Ini Langkah Ganjar

Menurut Hadi, saat itu ada sembilan orang itu datang membawa senjata tajam dan langsung merusak warung semi permanen miliknya.

Pelaku yang merusak, kata Hadi, berjumlah enam orang dengan cara menebas dinding geribik dan kayu panyangga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu, tiga orang lainnya hanya memberi perintah kepada keenam rekannya itu.

Baca juga: Wacana Lockdown Regional, Ridwan Kamil Sebut soal Dukungan Logistik

Dari pantauan Kompas.com, warung milik Hadi berukuran 5x6 meter itu kini porak poranda.

Dinding geribik warung tampak lepas di beberapa bagian. Atap asbes warung itu juga pecah dan berserakan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X