Korupsi Pembangunan Jalan di Lampung Diungkap, Negara Diduga Rugi Rp 65 Miliar

Kompas.com - 12/04/2021, 13:37 WIB
Ekspos ungkap kasus dugaan korupsi pembangunan jalan nasional di Mapolda Lampung, Senin (12/4/2021). KOMPAS.COM/TRI PURNA JAYAEkspos ungkap kasus dugaan korupsi pembangunan jalan nasional di Mapolda Lampung, Senin (12/4/2021).

LAMPUNG, KOMPAS.com - Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Lampung mengungkap kasus dugaan korupsi pembangunan jalan yang merugikan negara mencapai Rp 65 miliar.

Direktur Ditkrimsus Polda Lampung, Komisaris Besar Mestron Siboro mengatakan, kasus dugaan korupsi itu melibatkan PT Usaha Remaja Mandiri (PT URM).

"Dugaan korupsi ini pada kegiatan pekerjaan konstruksi preservasi Jalan Ir Sutami sampai ke Simpang Sribhawono tahun 2018 - 2019," kata Mestron di Mapolda Lampung, Senin (12/4/2021).

Baca juga: 5 Orang Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Bedah Rumah di Karangasem Bali

Mestron menambahkan, berdasarkan estimasi sementara dari hasil penyidikan, diketahui kerugian negara mencapai Rp 65 miliar.

"Ini baru estimasi dari penyidik. Untuk jumlah yang real masih dalam penghitungan BPK RI," kata Mestron.

Menurut Mestron, korupsi dalam pekerjaan konstruksi jalan negara itu diduga terjadi karena dilakukan tidak sesuai kontrak kerja.

"Penyelidikan kita mulai sejak tanggal 6 Oktober 2020. Penyelidikan memakan waktu sekitar 4 bulan, kita temukan indikator kuat pekerjaan tidak sesuai ketentuan. Selanjutnya, dilakukan penyidik dengan diterbitkan 4 laporan polisi (LP) hingga Maret 2021," kata Mestron.

Baca juga: Kasus Masjid Sriwijaya Mangkrak, Penyidik Panggil Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie

Sejauh ini belum ada yang ditetapkan dalam dugaan korupsi tersebut. Namun Mestron menyebutkan, ada empat orang yang diduga kuat menyebabkan korupsi pada proyek itu terjadi.

"Tersangka bisa lebih dari empat orang, tergantung sejauh mana peranannya dalam aksi Tipikor, berdasarkan fakta dan bukti yang ditemukan," kata Mestron.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Puluhan Pedagang Hampir Bentrok dengan Satgas Covid-19 Bandar Lampung

Video Viral Puluhan Pedagang Hampir Bentrok dengan Satgas Covid-19 Bandar Lampung

Regional
[POPULER NUSANTARA] Video Pemuda Pungli Penjual Bakso Bakar | 'Otak Saya Bukan Pejabat, Saya Pelayan Rakyat'

[POPULER NUSANTARA] Video Pemuda Pungli Penjual Bakso Bakar | "Otak Saya Bukan Pejabat, Saya Pelayan Rakyat"

Regional
Penghuni Tertidur Saat Masak Ketupat Lebaran, Sebuah Rumah Terbakar

Penghuni Tertidur Saat Masak Ketupat Lebaran, Sebuah Rumah Terbakar

Regional
Incar Calon Penumpang Pesawat dan Travel, Komplotan Pemalsu Surat Rapid Test Ditangkap, Ini Faktanya

Incar Calon Penumpang Pesawat dan Travel, Komplotan Pemalsu Surat Rapid Test Ditangkap, Ini Faktanya

Regional
Anak Beli Vocher Game Rp 800.000, Seorang Ayah Marahi Kasir Indomaret: Ini Masih di Bawah Umur

Anak Beli Vocher Game Rp 800.000, Seorang Ayah Marahi Kasir Indomaret: Ini Masih di Bawah Umur

Regional
Pilih Mudik Lewat Sungai karena Takut Disuruh Putar Balik, Perahunya Malah Terbalik, 3 Tenggelam

Pilih Mudik Lewat Sungai karena Takut Disuruh Putar Balik, Perahunya Malah Terbalik, 3 Tenggelam

Regional
Dikira Bangkai Kucing, Warga di Magelang Gempar Temukan Jasad Bayi di Selokan

Dikira Bangkai Kucing, Warga di Magelang Gempar Temukan Jasad Bayi di Selokan

Regional
Detik-detik Ledakan Petasan yang Tewaskan 3 Orang, Tubuh Bergelimpangan, Wajah Korban Tak Bisa Dikenali

Detik-detik Ledakan Petasan yang Tewaskan 3 Orang, Tubuh Bergelimpangan, Wajah Korban Tak Bisa Dikenali

Regional
Habis Bersetubuh, Perempuan Ini Dijerat Pakai Kabel Cas, Pembunuhnya Coba Hilangkan Jejak

Habis Bersetubuh, Perempuan Ini Dijerat Pakai Kabel Cas, Pembunuhnya Coba Hilangkan Jejak

Regional
Ini Pengakuan Siswi SMK yang Buang Bayinya di Selokan, Beli Obat Aborsi Rp 2 Juta Pakai Uang Arisan

Ini Pengakuan Siswi SMK yang Buang Bayinya di Selokan, Beli Obat Aborsi Rp 2 Juta Pakai Uang Arisan

Regional
Wanita di Kamar Kos Berasap Tewas Dibunuh, Habis Bersetubuh Dijerat Kabel Cas

Wanita di Kamar Kos Berasap Tewas Dibunuh, Habis Bersetubuh Dijerat Kabel Cas

Regional
Petasan yang Dibuat Tiba-tiba Meledak, Nadhif Tewas

Petasan yang Dibuat Tiba-tiba Meledak, Nadhif Tewas

Regional
Pantau Kesiapan Shalat Idul Fitri, Eri Cahyadi: Kalau Sudah Penuh, Pintu Gerbang Ditutup

Pantau Kesiapan Shalat Idul Fitri, Eri Cahyadi: Kalau Sudah Penuh, Pintu Gerbang Ditutup

Regional
Takut Disuruh Putar Balik, 4 Pemudik Ini Lewati Sungai, Nahas Perahunya Malah Terbalik

Takut Disuruh Putar Balik, 4 Pemudik Ini Lewati Sungai, Nahas Perahunya Malah Terbalik

Regional
Rumah Peracik Petasan Meledak, 3 Orang Tewas, 5 Luka-luka

Rumah Peracik Petasan Meledak, 3 Orang Tewas, 5 Luka-luka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X