Polisi Sebut Helikopter yang Dibakar KKB dalam Kondisi Tidak Bisa Terbang

Kompas.com - 12/04/2021, 11:47 WIB
Helikopter milik PT. Ersa Air yang dibakar oleh KKB di Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (11/4/2021) Dok Humas Polres PuncakHelikopter milik PT. Ersa Air yang dibakar oleh KKB di Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (11/4/2021)

KOMPAS.com - Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan, helikopter yang dibakar kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Minggu (11/4/2021) malam dalam kondisi tidak bisa terbang.

Diketahui, helikopter itu milik PT Ersa Air.

 "Helikopter memang dalam kondisi tidak bisa terbang dan milik swasta, itu dibakar di Bandara Ilaga," ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (12/4/2021).

Baca juga: Gerebek Kampung Narkoba, Polisi: Kampung Ini Sudah Tidak Bisa Disentuh, Banyak Oknum yang Membeking Mereka

Saat KKB membakar helikopter tersebut, sempat terjadi baku tembak.

Kata Fakhiri, ulah yang dilakukan KKB itu hanya untuk mengganggu aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah pegunungan.

Terkait dengan itu, kata Fakhiri, ia sudah mengintruksikan jajarannya untuk memperhatikan bandara agar aktivitas penerbangan tidak terganggu.

"Mereka mau mengganggu aktivitas penerbangan. Tentu di titik rawan kami sudah instruksikan untuk memperhatikan betul bandara karena di beberapa titik ini aktivitas hanya bisa lewat udara, seperti Ilaga, Beoga, dan Intan Jaya," ujarnya.

Baca juga: KKB Bakar Helikopter, Kapolda: Mereka Ingin Ganggu Aktivitas Penerbangan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Ratna Tewas di Kamar Kos, Ada Tumpukan Baju Lebaran untuk Keluarga, Jadi Pemandu Lagu untuk Hidupi 7 Anak

Cerita Ratna Tewas di Kamar Kos, Ada Tumpukan Baju Lebaran untuk Keluarga, Jadi Pemandu Lagu untuk Hidupi 7 Anak

Regional
Diduga Ada Orang Tanpa Gejala Ikut Tarawih di Masjid, 56 Warga Perumahan di Pati Positif Covid-19

Diduga Ada Orang Tanpa Gejala Ikut Tarawih di Masjid, 56 Warga Perumahan di Pati Positif Covid-19

Regional
Wali Kota Tasik Larang Warga dari Daerah Lain Datang untuk Belanja Lebaran

Wali Kota Tasik Larang Warga dari Daerah Lain Datang untuk Belanja Lebaran

Regional
'Tahun Lalu Tidak Pulang. Kita Kangen Orangtua'

"Tahun Lalu Tidak Pulang. Kita Kangen Orangtua"

Regional
Surabaya Masih Zona Oranye Covid-19, Wali Kota Imbau Warga Shalat Idul Fitri di Rumah

Surabaya Masih Zona Oranye Covid-19, Wali Kota Imbau Warga Shalat Idul Fitri di Rumah

Regional
Pengakuan Calon Penumpang Pesawat yang Ditangkap karena Palsukan Surat Hasil Swab: Malu Juga Kayak Begini

Pengakuan Calon Penumpang Pesawat yang Ditangkap karena Palsukan Surat Hasil Swab: Malu Juga Kayak Begini

Regional
4 Hari Setelah Dilantik sebagai Kapolsek, Iptu Sahal Meninggal karena Covid-19

4 Hari Setelah Dilantik sebagai Kapolsek, Iptu Sahal Meninggal karena Covid-19

Regional
Terobos Hujan Deras, Pemudik Jatuh dari Motor hingga Menabrak Barier

Terobos Hujan Deras, Pemudik Jatuh dari Motor hingga Menabrak Barier

Regional
Survei: Elektabilitas Ridwan Kamil Tertinggi, Airin dan Desy Ratnasari Bisa Jadi Pemanis di Pilgub Jabar 2024

Survei: Elektabilitas Ridwan Kamil Tertinggi, Airin dan Desy Ratnasari Bisa Jadi Pemanis di Pilgub Jabar 2024

Regional
Adik Kakak Disabilitas Tertabrak Kereta Usai Antar Makanan Lebaran

Adik Kakak Disabilitas Tertabrak Kereta Usai Antar Makanan Lebaran

Regional
Perempuan di Semarang Tewas di Kamar Kos, Sempat Terdengar Bernyanyi, Kasur Terbakar dan Kamar Penuh Asap

Perempuan di Semarang Tewas di Kamar Kos, Sempat Terdengar Bernyanyi, Kasur Terbakar dan Kamar Penuh Asap

Regional
Takbir Keliling Ditiadakan di Palembang, Masjid Diizinkan Gelar Shalat Idul Fitri

Takbir Keliling Ditiadakan di Palembang, Masjid Diizinkan Gelar Shalat Idul Fitri

Regional
Gua Mahakarya, Kecantikan di Perut Bumi Timur Madura

Gua Mahakarya, Kecantikan di Perut Bumi Timur Madura

Regional
Palsukan Surat Hasil Swab, Calon Penumpang Pesawat Ini Ditangkap, Begini Kronologinya

Palsukan Surat Hasil Swab, Calon Penumpang Pesawat Ini Ditangkap, Begini Kronologinya

Regional
Pemerintah DIY Izinkan Warga Mudik Lokal, tetapi dengan Syarat

Pemerintah DIY Izinkan Warga Mudik Lokal, tetapi dengan Syarat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X