Pemerintah Rencana Impor Beras, Sultan HB X Berharap Hanya Untuk Stok

Kompas.com - 19/03/2021, 14:24 WIB
Sultan ditemui di Kantor Gubernur, Kompleks Kepatihan Jumat (19/2/2020) Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoSultan ditemui di Kantor Gubernur, Kompleks Kepatihan Jumat (19/2/2020)

YOGYAKARTA, KOMPAS. com - Pemerintah pusat berencana melakukan impor beras sebanyak 1 juta ton.

Terkait rencana tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X berharap impor beras hanya untuk kebutuhan stok.

"Jadi kalau saya satu juta itu enggak tahu persis ya, semoga saja satu juta itu untuk stok," kata Sultan ditemui di Kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: Sleman Surplus Beras, Kepala Dinas Pertanian Prihatin Rencana Impor

Sultan mengatakan, stok dibutuhkan bukan berarti produksi beras di DIY mengalami penurunan. Namun, stok beras dibutuhkan agar tidak terjadi spekulasi harga beras.

"Dalam arti bukan produksinya turun, dalam arti stok itu tidak keluar kalau tidak dibutuhkan. Untuk tidak menimbulkan spekulasi harga beras," ujar dia.

Jika impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat bertujuan untuk mempertahankan stok beras, menurut Sultan hal tersebut memang dibutuhkan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kira-kira itu, semoga satu juta berfungsi untuk stok kalau itu (sebagai stok beras) ya memang harus, kalau enggak ada stok harga pasti naik," kata dia.

Selama ini produksi beras di DIY melebihi kebutuhan, sehingga beras dari DIY dijual ke luar DIY. Namun, beras dari luar DIY juga masuk ke dalam DIY.

"Kalau DIY produknya kan melebihi kebutuhan ya kan. Jadi DIY ini terjadi transaksi, yang dari DIY keluar yang dari luar DIY masuk. Ya karena namanya perdagangan beras," tambah Sultan.

Baca juga: Lagi Panen Raya Kok Tega Impor Beras

Berita sebelumnya, pemerintah akan melakukan impor beras sebanyak sekitar 1 juta ton pada awal tahun ini. Impor terpaksa dilakukan untuk menjaga stok beras nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, impor beras sebesar 1 juta ton, yang terbagi 500.000 ton untuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan 500.000 ton sesuai kebutuhan Bulog.

"Pemerintah juga melihat bahwa komoditas pangan itu menjadi penting, sehingga salah satu yang penting adalah penyediaan beras dengan stok 1-1,5 juta ton," terang Airlangga dikutip dari Kontan, Sabtu (6/3/2021).

Ia bilang, stok beras perlu dijaga karena pemerintah perlu melakukan pengadaan beras besar-besaran untuk pasokan beras bansos selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Modus Baru Perampasan Ponsel, Korban Dituduh Pelaku Pemukulan

Modus Baru Perampasan Ponsel, Korban Dituduh Pelaku Pemukulan

Regional
Pemulung Penyandang Disabilitas Dijambret, Warga: Kami Kasihan, Ini Malah Ada yang Menjambret

Pemulung Penyandang Disabilitas Dijambret, Warga: Kami Kasihan, Ini Malah Ada yang Menjambret

Regional
Polisi Tangkap Puluhan Preman Modus Beking Proyek di Sumedang

Polisi Tangkap Puluhan Preman Modus Beking Proyek di Sumedang

Regional
Sepi Peminat, SD Negeri di Magelang Ini Baru Miliki 1 Siswa Baru

Sepi Peminat, SD Negeri di Magelang Ini Baru Miliki 1 Siswa Baru

Regional
Hasil Tes DNA Tak Sesuai Harapan, Keluarga Asep: Awalnya Yakin...

Hasil Tes DNA Tak Sesuai Harapan, Keluarga Asep: Awalnya Yakin...

Regional
Masuk Solo, Warga dari Zona Merah Covid-19 Wajib Tunjukkan Hasil Swab PCR

Masuk Solo, Warga dari Zona Merah Covid-19 Wajib Tunjukkan Hasil Swab PCR

Regional
Jumlah Pasien Covid-19 Naik Tajam, Kabupaten Bintan Tembus 65 Kasus Positif Harian

Jumlah Pasien Covid-19 Naik Tajam, Kabupaten Bintan Tembus 65 Kasus Positif Harian

Regional
Seorang Pawang Diserang Gajah hingga Tertusuk Gading

Seorang Pawang Diserang Gajah hingga Tertusuk Gading

Regional
Vaksinasi Covid-19 di Solo Mulai Sasar Warga Berusia 18 Tahun ke Atas

Vaksinasi Covid-19 di Solo Mulai Sasar Warga Berusia 18 Tahun ke Atas

Regional
Bupati Gresik Donasikan Plasma Konvalesen, Ini Ajakannya untuk Penyintas Covid-19...

Bupati Gresik Donasikan Plasma Konvalesen, Ini Ajakannya untuk Penyintas Covid-19...

Regional
Bertengkar, Pemuda Ini Sebar Video Asusila dengan Pacar

Bertengkar, Pemuda Ini Sebar Video Asusila dengan Pacar

Regional
Sekda Nias Utara Kena Kasus Narkoba, Wabup: Jabatan Langsung Dicopot

Sekda Nias Utara Kena Kasus Narkoba, Wabup: Jabatan Langsung Dicopot

Regional
Pemprov Kalsel Klaim Kasus Covid-19 Melandai 2 Bulan Terakhir

Pemprov Kalsel Klaim Kasus Covid-19 Melandai 2 Bulan Terakhir

Regional
Giliran 2 Kampung di Tasikmalaya Diisolasi akibat Virus Corona

Giliran 2 Kampung di Tasikmalaya Diisolasi akibat Virus Corona

Regional
Detik-detik Kecelakaan 2 Motor di Tikungan Tajam Sarangan, Balita 7 Bulan Tewas

Detik-detik Kecelakaan 2 Motor di Tikungan Tajam Sarangan, Balita 7 Bulan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X