Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penyelidikan Dugaan Korupsi Payung Elektrik Masjid Raya Annur Riau Dihentikan

Kompas.com - 26/04/2024, 07:36 WIB
Reni Susanti

Editor

KOMPAS.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menghentikan penyelidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan payung elektrik Masjid Raya Annur.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau Bambang Heripurwanto mengatakan, penghentian penyelidikan dugaan korupsi tersebut diambil setelah tim penyelidik gelar perkara pada Februari 2024.

Hasilnya, penyidik belum menemukan peristiwa pidana dan perbuatan melawan hukum pada pekerjaan tersebut.

Baca juga: Mantan Kepala BPBD Deli Serdang Ditahan, Diduga Korupsi Rp 850 Juta

"Hasil puldata dan pulbaket tim penyelidik pidsus Kejati Riau pada proyek payung elektrik Masjid Annur tahun 2022, belum ditemukan adanya peristiwa pidana dan perbuatan melawan hukum. Maka penyelidikan dihentikan," ujar Bambang dikutip dari Antara, Jumat (26/4/2024).

Bambang menjelaskan, proyek ini bersumber dari APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2022. Berada pada Dinas pekerjaan umum dan penataan ruang Propinsi Riau dengan nilai kontrak Rp 42.915.600.000.
Pengerjaannya dimenangkan PT Bersinar Jesstive Mandir.

Baca juga: Diduga Korupsi Dana Desa Rp 376 Juta, Wali Nagari di Pesisir Selatan Sumbar Jadi Tersangka

Dalam proses pengerjaan, terjadi beberapa kali adendum (tambah kurang pekerjaan dan perpanjangan waktu). Lantaran pekerjaan tidak selesai, April 2024 dilakukan pemutusan kontrak.

Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI perwakilan Provinsi Riau, ditemukan kekurangan volume pekerjaan Rp 788.721.603.

Terdapat pula tiga item pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi kontrak tanpa persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang terdiri dari motor listrik dan Gear Box, Ball Sc dan Nut.

Selain itu, pekerjaan pemasangan sensor angin, sensor hujan, sensor cahaya diakui proses pekerjaannya, namun belum terpasang sebesar Rp 33 juta. Terhadap temuan BPK RI dengan jumlah tersebut, pada bulan Desember 2023 dilakukan pengembalian.

"Saat ini untuk pekerjaan payung elektrik sudah fungsional, namun belum bisa beroperasi secara normal karena perlu perbaikan, perapian kain payung dan lengan payung serta casing penutup. Namun ini sudah dianggarkan di tahun 2024," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Usai Dicabuli Pacarnya, Bocah SD di Banggai Dijual ke Sejumlah Pria

Usai Dicabuli Pacarnya, Bocah SD di Banggai Dijual ke Sejumlah Pria

Regional
PKB Klaim Sepakat Koalisi dengan Gerindra di Pilkada Demak

PKB Klaim Sepakat Koalisi dengan Gerindra di Pilkada Demak

Regional
Menara Syahbandar Sleko, Pengawas Jalur Perdagangan di Kota Semarang

Menara Syahbandar Sleko, Pengawas Jalur Perdagangan di Kota Semarang

Regional
Polda Jambi Tangkap Tersangka Pemalsu Dokumen Ko Apex di Tangerang

Polda Jambi Tangkap Tersangka Pemalsu Dokumen Ko Apex di Tangerang

Regional
Polwan Bakar Suami di Mojokerto Diduga Terkena 'Baby Blues Syndrome', Ini Kata Psikolog Forensik

Polwan Bakar Suami di Mojokerto Diduga Terkena "Baby Blues Syndrome", Ini Kata Psikolog Forensik

Regional
4 Kecamatan di Kota Semarang Belum Punya SMA Negeri, Ada Jalur Zonasi Khusus untuk CPD

4 Kecamatan di Kota Semarang Belum Punya SMA Negeri, Ada Jalur Zonasi Khusus untuk CPD

Regional
Duduk Perkara Kasus Hukum Penjual Nasi Goreng di Banyumas, Berawal dari Jual Beli Tanah

Duduk Perkara Kasus Hukum Penjual Nasi Goreng di Banyumas, Berawal dari Jual Beli Tanah

Regional
Permintaan Meningkat Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Solo Naik

Permintaan Meningkat Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Solo Naik

Regional
1.165 Calon Siswa Hubungi 'Call Center' PPDB Jateng, Banyak yang Minta Diajari Buat Akun

1.165 Calon Siswa Hubungi "Call Center" PPDB Jateng, Banyak yang Minta Diajari Buat Akun

Regional
6 Pelaku Pengeroyok Sesama Mahasiswa UNCP di Palopo Ditangkap

6 Pelaku Pengeroyok Sesama Mahasiswa UNCP di Palopo Ditangkap

Regional
PKB Usung Bos Swalayan Maju Pilkada Demak

PKB Usung Bos Swalayan Maju Pilkada Demak

Regional
Unsoed Tak Bisa Penuhi Tuntutan Mahasiswa yang Minta Transparansi Draf Usulan UKT

Unsoed Tak Bisa Penuhi Tuntutan Mahasiswa yang Minta Transparansi Draf Usulan UKT

Regional
Hakim PN Padang yang Dilaporkan ke KY karena Ancam Advokat Masih Bertugas

Hakim PN Padang yang Dilaporkan ke KY karena Ancam Advokat Masih Bertugas

Regional
3 PNS Diusulkan Jadi Pj Bupati Aceh Utara

3 PNS Diusulkan Jadi Pj Bupati Aceh Utara

Regional
Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pimpin Operasi Pasar Bawang Putih Jelang Idul Adha untuk Tekan Inflasi

Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pimpin Operasi Pasar Bawang Putih Jelang Idul Adha untuk Tekan Inflasi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com