Dedi Mulyadi: Posting Jalan Rusak ke Medsos Itu Biasa, Tak Usah Marah

Kompas.com - 13/03/2021, 20:43 WIB
Wakil Ketua Komisi IV Dedi Mulyadi saat memimpin rapat dengar pendapat dengan Gubernur Bangka Belitung terkait kerusakan lingkungan, di ruang rapat Komisi IV Gedung DPR, Jakarta, Kamis (3/12/2020). handoutWakil Ketua Komisi IV Dedi Mulyadi saat memimpin rapat dengar pendapat dengan Gubernur Bangka Belitung terkait kerusakan lingkungan, di ruang rapat Komisi IV Gedung DPR, Jakarta, Kamis (3/12/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi mengaku prihatin atas sikap aparat desa yang meluapkan kemarahan kepada Eko, seorang guru di Sukabumi yang memposting jalan rusak.

Eko sebelumnya memposting video jalan rusak di akun Facebook miliknya.

"Saya prihatin," kata Dedi kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Sabtu (13/3/2021).

Sikap tersebut, lanjut Dedi, tidak mencerminkan sebagai pemimpin atau aparat pelayanan publik yang semestinya menerima setiap otokritik dengan lapang dan terbuka.

Apabila mendapati kritik jalan rusak, kata Dedi, seorang pemimpin cukup menjelaskan apakah anggarannya tidak ada atau bukan kewajiban pemerintahan desa.

"Karena ada jalan nasional, jalan provinsi, kabupaten dan desa," jelas Dedi yang juga wakil ketua Komisi IV ini.

Baca juga: Guru SMP Dimarahi Perangkat Desa Gegara Unggah Video Jalan Rusak, Ini Ceritanya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika jalan itu merupakan jalan desa, kata Dedi, aparat hanya cukup menjelaskan kapan jalan akan segera diperbaiki dengan Dana Desa.

Selain itu, lanjut dia, dijelaskan pula pada tahun 2020 dan 2021, dana desa teralokasikan untuk Covid-19 sehingga tidak bisa digunakan untuk pembangunan jalan.

"Karena fokus anggaran adalah untuk menyelesaikan bantuan sosial, masker dan penanganan Covid-19. Tidak usah melakukan tindakan intimidatif yang mengekang kebebasan orang untuk berekspresi," tegas dia.

Memposting jalan rusak, menurut Dedi, saat ini menjadi hal lumrah dilakukan siapa pun. Bahkan saat ini, sudah banyak yang memposting jalan ditanami pohon pisang, dipasangi kloset, serta dijadikan arena memancing, sebagai bentuk kritik kepada pemerintah atas tak kunjung diperbaikinya jalan rusak tersebut.

"Posting jalan rusak itu biasa, tak usah marah," kata Dedi.

Ketika awal menjabat sebagai Bupati Purwakarta, Dedi mengatakan infrastruktur jalan di daerah itu buruk.

Saat itu, bahkan ada warga yang memasang kloset di tengah jalan.

"Tapi itu tak membuat kita harus jadi marah," kata Dedi.

Mendapati kritik seperti itu, tambah dia, pemerintah cukup mengubah rencana anggaran.

Baca juga: Unggah Video Jalan Rusak ke Facebook, Guru Eko Dimarahi dan Ditunjuk-tunjuk Perangkat Desa

 

Jika anggaran tidak mampu, maka cukup dijelaskan bahwa pemerintah tidak mungkin melaksanakan perbaikan jalan untuk saat ini.

"Ketika jalan (rusak) di-posting ya cukup dibangun, bukan diintimidasi. Cukup dibangun atau dijelaskan (soal ketersediaan anggaran kepada warga)," kata Dedi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dengar Suara Jeritan, Pria Ini Terkejut yang Ditembaknya Ternyata Bukan Babi, Begini Kronologinya

Dengar Suara Jeritan, Pria Ini Terkejut yang Ditembaknya Ternyata Bukan Babi, Begini Kronologinya

Regional
Perkosa Tetangga yang Masih SMA, Pemuda Ini Terancam 15 Tahun Penjara

Perkosa Tetangga yang Masih SMA, Pemuda Ini Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Hiu Paus Mati Terdampar di Cianjur, Akhirnya Dikonsumsi Warga

Hiu Paus Mati Terdampar di Cianjur, Akhirnya Dikonsumsi Warga

Regional
Kronologi Perahu Nelayan Ditabrak Kapal Kargo, 1 Selamat, 2 Hilang

Kronologi Perahu Nelayan Ditabrak Kapal Kargo, 1 Selamat, 2 Hilang

Regional
Temuan Struktur Bata Kuno di Belakang RS Kota Blitar Diduga Bekas Hunian Bangsawan Era Majapahit

Temuan Struktur Bata Kuno di Belakang RS Kota Blitar Diduga Bekas Hunian Bangsawan Era Majapahit

Regional
Tak Kunjung Pulang Usai Mengecek Air, Pria di Sigi Ditemukan Tewas Mengenaskan

Tak Kunjung Pulang Usai Mengecek Air, Pria di Sigi Ditemukan Tewas Mengenaskan

Regional
Cerita Sarjana Fisika Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah Per Bulan dari Konfeksi Tas

Cerita Sarjana Fisika Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah Per Bulan dari Konfeksi Tas

Regional
Rangkaian Teror KKB di Kiwirok Papua, Nakes hingga Anggota Brimob Jadi Korban

Rangkaian Teror KKB di Kiwirok Papua, Nakes hingga Anggota Brimob Jadi Korban

Regional
Jatuh Bangun Perajin Manisan Legendaris Cianjur di Tengah Pandemi

Jatuh Bangun Perajin Manisan Legendaris Cianjur di Tengah Pandemi

Regional
Bentrokan 2 Ormas di Cianjur, Satu Orang Tewas

Bentrokan 2 Ormas di Cianjur, Satu Orang Tewas

Regional
Sosok Agus, Pensiunan Polisi yang Mengemis Jadi Manusia Silver, Dulu Dinas di Poslantas dan Berpangkat Aipda

Sosok Agus, Pensiunan Polisi yang Mengemis Jadi Manusia Silver, Dulu Dinas di Poslantas dan Berpangkat Aipda

Regional
[POPULER NUSANTARA] Motor yang Hilang Tiba-tiba Muncul di Rumah Tetangga | Pensiunan Polisi Jadi Manusia Silver

[POPULER NUSANTARA] Motor yang Hilang Tiba-tiba Muncul di Rumah Tetangga | Pensiunan Polisi Jadi Manusia Silver

Regional
Remaja Berikan Jamu Beracun kepada Pacarnya hingga Tewas, Pelaku Bingung Saat Korban Mengaku Hamil

Remaja Berikan Jamu Beracun kepada Pacarnya hingga Tewas, Pelaku Bingung Saat Korban Mengaku Hamil

Regional
'Mau Buat Tembok Pagar sampai ke Langit Silakan, tapi Jangan di Atas Jalan Masyarakat'

"Mau Buat Tembok Pagar sampai ke Langit Silakan, tapi Jangan di Atas Jalan Masyarakat"

Regional
2 Hari Sebelum Gugur di Papua, Bharada Muhammad Kurniadi Telepon Ayah Minta Doa

2 Hari Sebelum Gugur di Papua, Bharada Muhammad Kurniadi Telepon Ayah Minta Doa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.