Data Swab PCR Penumpang Pesawat ke Kalbar Harus Terintegrasi ke Aplikasi eHAC, Ini Sebabnya

Kompas.com - 08/03/2021, 15:05 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harrison saat menggelar jumpa pers terkait kasus pasien yang mengalami gejala mirip corona di Kantor Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Senin (3/2/2020). KOMPAS.COM/HENDRA CIPTAKepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harrison saat menggelar jumpa pers terkait kasus pasien yang mengalami gejala mirip corona di Kantor Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Senin (3/2/2020).

PONTIANAK, KOMPAS.com – Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson menegaskan, data tes swab polymerase chain reaction (PCR) penumpang pesawat tujuan Bandara Internasional Supadio Pontianak harus terintegrasi ke aplikasi electronic-Health Alert Card atau kartu kewaspadaan kesehatan.

Menurut Harisson, hal tersebut untuk mengantisipasi pemalsuan surat keterangan negatif virus corona atau Covid-19.

“Persyaratan bahwa surat negatif Covid-19 berdasarkan tes PCR harus terintegrasi ke aplikasi eHAC sebenarnya untuk mengantisipasi pemalsuan surat keterangan tersebut,” kata Harisson kepada wartawan, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Tiga Terduga Teroris di Kalbar Masih Diperiksa di Mako Brimob

Selain itu, surat bebas Covid-19 yang berasal dan terintegrasi ke aplikasi eHAC untuk menghindari pemeriksaan swab PCR di laboratorium abal-abal.

“Karena di aplikasi eHAC sudah tercantum lokasi mana saja tempat pemeriksaan yang sudah direkomendasikan oleh Dinas Kesehatan setempat. Jadi laboratorium yang ada di eHAC ini adalah laboratium yang benar-benar valid bukan laboratorium yang abal-abal,” ujar Harisson.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Maka dari itu, lanjut Harisson, maskapai penerbangan harus memastikan setiap penumpang yang diberangkatkan ke Pontianak harus bisa menunjukkan surat bebas Covid-10 berdasarkan tes swab PCR yang terintegrasi di aplikasi eHAC.

“Kami harap maskapai penerbangan tidak sembarangan dalam menerbangkan penumpang pesawat,” ucap Harisson.

Harisson menegaskan, jika kemudian ditemukan penumpang pesawat yang tidak memenuhi syarat tersebut namun tetap diberangkatkan, maka maskapai penerbangan akan diberi sanksi larangan terbang.

“Kami akan stop dan beri sanksi denda bagi maskapai yang melanggar ketentuan-ketentuan tersebut,” tegas Harisson.

Diberitakan, pemberlakuan syarat swab test dengan metode polymerase chain reaction (PCR) bagi penumpang pesawat yang tiba di Bandara Internasional Supadio  Pontianak kembali resmi diperpanjang. Perpanjangan dilakukan dari 1 Maret 2021 sampai 23 Mei 2021 atau jauh usai libur hari raya Idul Fitri.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Jalani Rehabilitasi 10 Tahun Lalu, Seorang Oknum PNS di Pangkalpinang Kembali Terlibat Kasus Narkoba

Sempat Jalani Rehabilitasi 10 Tahun Lalu, Seorang Oknum PNS di Pangkalpinang Kembali Terlibat Kasus Narkoba

Regional
Soal MC Perempuan Dilarang Tampil, LBH Desak Ombudsman Panggil Gubernur Bali

Soal MC Perempuan Dilarang Tampil, LBH Desak Ombudsman Panggil Gubernur Bali

Regional
Mobil Terguling di Jalan Tol Lampung, 3 Penumpang Tewas

Mobil Terguling di Jalan Tol Lampung, 3 Penumpang Tewas

Regional
Kembali Konsumsi Sabu-sabu Usai Bebas dari Penjara, 2 Pria di Lamongan Dibekuk Polisi

Kembali Konsumsi Sabu-sabu Usai Bebas dari Penjara, 2 Pria di Lamongan Dibekuk Polisi

Regional
Tangis Iringi Pemakaman Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Tangis Iringi Pemakaman Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Regional
Destinasi Wisata Dibuka Bertahap, Sandiaga Uno: Sabar

Destinasi Wisata Dibuka Bertahap, Sandiaga Uno: Sabar

Regional
Persiapan Gelar PTM, 8.000 Guru di Magetan Jalani Rapid Test Antigen

Persiapan Gelar PTM, 8.000 Guru di Magetan Jalani Rapid Test Antigen

Regional
Ini Daerah dengan Tingkat BOR Tertinggi di Jabar

Ini Daerah dengan Tingkat BOR Tertinggi di Jabar

Regional
2 Pembobol Balai Kota Makassar Ditangkap, Pelaku merupakan Pegawai Kontrak

2 Pembobol Balai Kota Makassar Ditangkap, Pelaku merupakan Pegawai Kontrak

Regional
Pelajar SMK di Jember Dicabuli Kenalan di Facebook, Pelaku Ancam Sebar Video Korban

Pelajar SMK di Jember Dicabuli Kenalan di Facebook, Pelaku Ancam Sebar Video Korban

Regional
Jeritan Peternak Ayam di Kendal: Ibaratnya Ayam Sekarang Makannya BPKB dan Sertifikat

Jeritan Peternak Ayam di Kendal: Ibaratnya Ayam Sekarang Makannya BPKB dan Sertifikat

Regional
Capaian Vaksinasi di Maluku Baru 30 Persen, Satgas: Ada 2 Kabupaten yang Paling Lambat

Capaian Vaksinasi di Maluku Baru 30 Persen, Satgas: Ada 2 Kabupaten yang Paling Lambat

Regional
Tiba di Deli Serdang, Jokowi Langsung Datangi Permukiman Warga

Tiba di Deli Serdang, Jokowi Langsung Datangi Permukiman Warga

Regional
Kasus Penemuan Mayat Terikat Tali dan Pemberat Besi, Polisi: Kesimpulannya Meninggal Bunuh Diri

Kasus Penemuan Mayat Terikat Tali dan Pemberat Besi, Polisi: Kesimpulannya Meninggal Bunuh Diri

Regional
WHO Soroti Peningkatan Mobilitas Masyarakat di Banten, Gubernur Wahidin: Jangan Euforia

WHO Soroti Peningkatan Mobilitas Masyarakat di Banten, Gubernur Wahidin: Jangan Euforia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.