Sakit Hati Diduga Istrinya Direbut, Pria di Kalsel Nekat Bakar Rumah Tetangga

Kompas.com - 08/03/2021, 14:59 WIB
Ilustrasi Kebakaran dan Petugas Pemadam Kebakaran SHUTTERSTOCK/KUSJUNIANTOIlustrasi Kebakaran dan Petugas Pemadam Kebakaran

KOTABARU, KOMPAS.com - Seorang warga Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), berinisial SY (27) nekat membakar rumah tetangganya sendiri, FPR (21).

Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Abdul Jalil mengatakan, pembakaran rumah dipicu karena FPR (21) diduga telah merebut istri SY.

"Tersangka melakukan pembakaran karena sakit hati terhadap korban telah menghancurkan rumah tangganya," ujar AKP Abdul Jalil saat di konfirmasi, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Sebelum membakar rumah korban, tersangka terlebih dahulu menenggak minuman keras.

Tersangka, kata Jalil, melakukan aksinya seorang diri saat korban tengah menonton televisi di dalam rumahnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tersangka melakukan pembakaran dalam keadaan mabuk minuman keras," jelasnya.

Jalil menambahkan, pembakaran rumah dilakukan tersangka menggunakan bom molotov.

Usai melempari rumah korban, tersangka kemudian kabur.

Korban yang saat itu nonton televisi kaget mendengar adanya suara ledakan.

Kobaran api dengan cepat membakar bagian depan rumah korban.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 RS Swasta di Yogyakarta Ini Buka Layanan Vaksin Covid-19 Gratis, Simak Syaratnya

2 RS Swasta di Yogyakarta Ini Buka Layanan Vaksin Covid-19 Gratis, Simak Syaratnya

Regional
36 Warga Positif Covid-19, 1 Meninggal dari Klaster Hajatan, TNI-Polisi Diterjunkan 24 Jam

36 Warga Positif Covid-19, 1 Meninggal dari Klaster Hajatan, TNI-Polisi Diterjunkan 24 Jam

Regional
Kemenkumham Belum Temukan Pemeran Video Mesum WNA yang Viral di Bali

Kemenkumham Belum Temukan Pemeran Video Mesum WNA yang Viral di Bali

Regional
Kejar Sekolah Tatap Muka, Vaksinasi Lansia Dialihkan untuk Guru Sumsel

Kejar Sekolah Tatap Muka, Vaksinasi Lansia Dialihkan untuk Guru Sumsel

Regional
Viral, Video Pengendara Motor Tagih Surat Hasil Swab Petugas Penyekatan Suramadu, Ini Kata Polisi

Viral, Video Pengendara Motor Tagih Surat Hasil Swab Petugas Penyekatan Suramadu, Ini Kata Polisi

Regional
Gempa Magnitudo 6,1 di Maluku Tengah, BMKG: Waspadai Gempa Susulan dan Potensi Tsunami

Gempa Magnitudo 6,1 di Maluku Tengah, BMKG: Waspadai Gempa Susulan dan Potensi Tsunami

Regional
Cincin Emas Jadi Petunjuk Baru Pembunuhan Wanita Hamil yang Ditemukan Terkubur

Cincin Emas Jadi Petunjuk Baru Pembunuhan Wanita Hamil yang Ditemukan Terkubur

Regional
Kasus Covid-19 Naik, Shelter Penampungan OTG di Kota Yogyakarta Sisa 4 Kamar

Kasus Covid-19 Naik, Shelter Penampungan OTG di Kota Yogyakarta Sisa 4 Kamar

Regional
Kronologi Pawang Diserang Gajah dan Tertusuk Gading, Berawal Saat Lepas Rantai Ikatan

Kronologi Pawang Diserang Gajah dan Tertusuk Gading, Berawal Saat Lepas Rantai Ikatan

Regional
Cerita Pembuat Sayembara 'Rp 150 Juta', Tak Berniat Cari Istri Baru, Anak-anak Rindu Ibunya

Cerita Pembuat Sayembara 'Rp 150 Juta', Tak Berniat Cari Istri Baru, Anak-anak Rindu Ibunya

Regional
3 Klaster Pemicu Lonjakan Kasus Covid-19 di Sumedang

3 Klaster Pemicu Lonjakan Kasus Covid-19 di Sumedang

Regional
Gibran Persilakan Warga Solo Gelar Hajatan dengan Prokes Ketat, Durasi Hanya 2 Jam

Gibran Persilakan Warga Solo Gelar Hajatan dengan Prokes Ketat, Durasi Hanya 2 Jam

Regional
Dua Bulan Terakhir, BPBD Evakuasi 50 Ekor Ular dari Rumah Warga, Paling Banyak Kobra dan Sanca

Dua Bulan Terakhir, BPBD Evakuasi 50 Ekor Ular dari Rumah Warga, Paling Banyak Kobra dan Sanca

Regional
Buntut 21 Napi Minum Disinfektan, Petugas Lapas Terancam Dipecat jika...

Buntut 21 Napi Minum Disinfektan, Petugas Lapas Terancam Dipecat jika...

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak di Tegal, Puluhan Nakes Positif Virus Corona, Dinkes: Kami Butuh Tenaga Kesehatan

Kasus Covid-19 Melonjak di Tegal, Puluhan Nakes Positif Virus Corona, Dinkes: Kami Butuh Tenaga Kesehatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X