TNI dan Polisi Padamkan Api Karhutla dengan Kayu karena Sulit Air

Kompas.com - 04/03/2021, 08:17 WIB
Petugas TNI dan Polri memadamkan api karhutla dengan menggunakan kayu karena tidak ada air di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, Rabu (3/3/2021). Dok. Koramil 15/Kuala KamparPetugas TNI dan Polri memadamkan api karhutla dengan menggunakan kayu karena tidak ada air di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, Rabu (3/3/2021).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Tim gabungan TNI dan Polri melakukan pemadaman titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Rabu (3/3/2021).

Petugas mengalami kesulitan dalam memadamkan api, karena minimnya sumber air. Akibatnya, petugas terpaksa memadamkan api dengan menggunakan kayu.

"Sumber air di lokasi sangat terbatas. Kami sudah mencoba menggali tanah sedalam dua meter, tapi air masih sulit didapat," kata Babinsa Koramil 15/Kuala Kampar, Kodim 0313/KPR, Serda Swiyanto kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApps, Rabu.

Baca juga: BPBD Sebut Karhutla Belum Timbulkan Kabut Asap di Riau

Dia mengatakan, pemadaman terpaksa dilakukan dengan menggunakan kayu untuk melibas api yang menyala sangat besar.

Namun, upaya tersebut tidak bisa maksimal karena petugas kepanasan ketika berada di dekat api.

"Kami berusaha memutus penjalaran api. Tapi, kita tidak bisa lama-lama karena panas," ujar Swiyanto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengatakan, sebelumnya kebakaran di lokasi ini sudah bisa diatasi dan tinggal pendinginan sisa api di dalam gambut.

Namun, cuaca yang panas dan angin kencang, api muncul lagi ke permukaan dan semakin membesar serta mengeluarkan asap.

"Lokasi yang terbakar ini semak belukar dan gambutnya kering yang sangat mudah terbakar. Jadi kita hari ini pemadaman dibantu warga dan dari perusahaan," kata Swiyanto.

Baca juga: Polisi Tangani 7 Kasus Karhutla di Kalbar, 8 Orang Ditetapkan Tersangka

Selain memadamkan api secara manual, tambah dia, tim juga membuat sekat untuk mencegah meluasnya kebakaran.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Tolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Covid-19, Kades: Mereka Takut Tertular karena...

Warga Tolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Covid-19, Kades: Mereka Takut Tertular karena...

Regional
PPKM Level 4 Diperpanjang, PKL di Kota Magelang Sudah Boleh Sediakan Meja dan Kursi

PPKM Level 4 Diperpanjang, PKL di Kota Magelang Sudah Boleh Sediakan Meja dan Kursi

Regional
Perusahaan di Banten Ini Beri Hadiah Voucher Belanja hingga iPhone agar Ribuan Karyawannya Tertarik Ikut Vaksinasi Covid-19

Perusahaan di Banten Ini Beri Hadiah Voucher Belanja hingga iPhone agar Ribuan Karyawannya Tertarik Ikut Vaksinasi Covid-19

Regional
Sosok Akidi Tio, Dermawan Asal Aceh yang Sumbang Rp 2 T Bagi Korban Pandemi Covid-19

Sosok Akidi Tio, Dermawan Asal Aceh yang Sumbang Rp 2 T Bagi Korban Pandemi Covid-19

Regional
Lapak Bekas Pasar yang Disewanya Digusur, Eda Langsung Lemas: Entah Akan Tidur di Mana Malam Ini...

Lapak Bekas Pasar yang Disewanya Digusur, Eda Langsung Lemas: Entah Akan Tidur di Mana Malam Ini...

Regional
Terdampak PPKM Darurat, Pengelola Wisata di Banyuwangi: Jangankan Bantuan, Ditanya Saja Enggak

Terdampak PPKM Darurat, Pengelola Wisata di Banyuwangi: Jangankan Bantuan, Ditanya Saja Enggak

Regional
Anggaran Belanja Tak Terduga Solo Naik Jadi Rp 110 M, Ini Penjelasan Gibran

Anggaran Belanja Tak Terduga Solo Naik Jadi Rp 110 M, Ini Penjelasan Gibran

Regional
Terkejut Lapaknya Didobrak dan Digusur Petugas Saat Kupas Bawang, Pedagang Pasar Ini Meninggal

Terkejut Lapaknya Didobrak dan Digusur Petugas Saat Kupas Bawang, Pedagang Pasar Ini Meninggal

Regional
Modus Bansos, Pria Ini Gasak Harta Kakek 85 Tahun

Modus Bansos, Pria Ini Gasak Harta Kakek 85 Tahun

Regional
Tak Ada Peringatan, Pelaku Usaha di Solo yang Langgar PPKM Level 4 Langsung Ditutup

Tak Ada Peringatan, Pelaku Usaha di Solo yang Langgar PPKM Level 4 Langsung Ditutup

Regional
Telat Bayar Angsuran Setahun, Pria di Bali Tewas Dianiaya Gerombolan Debt Collector

Telat Bayar Angsuran Setahun, Pria di Bali Tewas Dianiaya Gerombolan Debt Collector

Regional
Bahagianya Tukang Becak Dapat BST Rp 600.000: Biasanya Enggak Pernah

Bahagianya Tukang Becak Dapat BST Rp 600.000: Biasanya Enggak Pernah

Regional
Fotonya Menghadiri Acara Pernikahan Saat PPKM Darurat Viral, Ini Penjelasan Bupati Ponorogo

Fotonya Menghadiri Acara Pernikahan Saat PPKM Darurat Viral, Ini Penjelasan Bupati Ponorogo

Regional
Curi Etalase Rokok karena Impitan Ekonomi, Driver Ojol Ini Malah Dihadiahi Sembako

Curi Etalase Rokok karena Impitan Ekonomi, Driver Ojol Ini Malah Dihadiahi Sembako

Regional
Keluhan Pelaku Wisata di Banyuwangi: Tak Bisa Apa-apa, Tak Dapat Apa-apa

Keluhan Pelaku Wisata di Banyuwangi: Tak Bisa Apa-apa, Tak Dapat Apa-apa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X