Warga Sumedang yang Hilang Terseret Arus Sungai Cimanuk Ditemukan Tewas

Kompas.com - 24/01/2021, 19:38 WIB
Tim SAR melakukan pencarian korban tenggelam di Sungai Cimanuk, Tomo, Sumedang, Jawa Barat, Jumat (22/1/2021). Dok. Basarnas BandungTim SAR melakukan pencarian korban tenggelam di Sungai Cimanuk, Tomo, Sumedang, Jawa Barat, Jumat (22/1/2021).

SUMEDANG, KOMPAS.com - Korban terseret arus Sungai Cimanuk di wilayah Desa Karyamukti, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Ruhyat Dani Heryana (45) ditemukan tewas, Minggu (24/1/2021) sekitar pukul 16.15 WIB.

Ruhyat diketahui terseret arus Sungai Cimanuk saat menyeberangi sungai menggunakan jeriken, Jumat (22/1/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

Naas, setibanya di tengah aliran sungai, korban tidak dapat berenang dan terseret derasnya arus Sungai Cimanuk.

Baca juga: Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansah mengatakan, jasad Ruhyat ditemukan setelah tiga hari pencarian.

Jasad korban ditemukan 90 kilometer dari lokasi kejadian.

"Setelah operasi SAR selama tiga hari, kami menemukan jasad korban di perairan Bendungan Karet Waledan, Kecamatan Cantingi, Kabupaten Indramayu," ujar Deden kepada Kompas.com, Minggu petang.

Deden menuturkan, jasad Ruhyat langsung dievakuasi dan diserahterimakan kepada pihak keluarga di Rancakalong, Sumedang.

"Jasad korban telah kami serahkan kepada pihak keluarga. Selanjutnya, operasi SAR kami tutup," tutur Deden.

Baca juga: Polisi Selidiki Unsur Pidana Izin 2 Perumahan di Lokasi Longsor Sumedang

Deden menyebutkan, selama operasi pencarian korban Ruhyat tim SAR gabungan yang terlibat yaitu tim SAR dari Basarnas Bandung, Polsek dan Koramil Tomo, Koramil Rancakalong, BPBD Sumedang, PMI Sumedang, Faji Sumedang, Satpol PP Sumedang, Baznas Sumedang, dan Sumedang Mandiri Rescue.

Selain itu, kata Deden, operasi SAR juga melibatkan tim SAR dari Polair Indramayu, Polsek Cantigi, BPBD Indramayu, Tagana Indramayu, PMI Indramayu.

Selanjutnya dari BPBD Majalengka, IEA Majalengka, SAR Tentara Langit, dan warga sekitar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X